Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Dyah Erti Idawati Perkenalkan Batik Aceh di Jakarta

Admin1 by Admin1
09/09/2020
in Nanggroe
0
Dyah Erti Idawati Perkenalkan Batik Aceh di Jakarta

Jakarta – Pelaksana Tugas Ketua Dekranasda Aceh, Dyah Erti Idawati, mengharapkan batik Aceh bisa dikenal lebih luas lagi di Indonesia. Hal itu disampaikan Dyah saat mengunjungi Pameran dan Penjualan Batik Aceh, Papua dan Minang di Rumah Yayasan Batik Indonesia, Kemayoran Baru, Jakarta, Rabu 9/9.

Dyah mengatakan, dengan menghadirkan batik Aceh, Minang dan Papua, yang digelar 9-19 September 2020 itu, dalam satu pameran yang bersamaan, diharapkan ada penguatan dari ketiga motif daerah-daerah tersebut.

“Nanti diharapkan juga ada pengenalan perbedaan secara langsung, misalnya di Sumatera, antara Aceh dengan Minang Sumatera Barat. Nah, itu ada tidak kesamaannya atau berbeda sama sekali, karena masing-masing ada keunikannya,” kata Isteri Plt Gubernur Aceh itu.

Dengan pameran batik dari tiga daerah ini, Dyah berharap masing-masing daerah bisa mempelajari keunikan dan keindahan batik sehingga bisa menjadi tukar ilmu dalam membuat batik baik dari sisi desain gambar dan keruwetan pembuatannya.

“Ini juga bisa membuka kesempatan bagi pengurus Yayasan Batik Indonesia untuk memberi saran-saran kepada kami di Aceh yaitu Dekranasda maupun pengusaha batik yang ada di Aceh dari segi motif, bahan, warna,” kata Dyah.

Dengan demikian katanya, batik Aceh nantinya bisa lebih digemari secara general. Tidak hanya di Aceh, tapi juga masyarakat di Jakarta, serta masyarakat Indonesia secara lebih besar lagi.

Dalam hal ini, Dyah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua maupun pengurus Yayasan Batik Indonesia yang telah memberi kesempatan kepada Aceh dan kepada seluruh daerah lain untuk bisa memperlihatkan kebolehannya.

“Karena bisa membuka kesempatan kami untuk dikritisi supaya bisa lebih baik lagi. Semoga dengan adanya acara ini batik Aceh bisa lebih digemari masyarakat dan lebih dikenal,” ujarnya. []

Previous Post

Usulan Interpelasi Diserahkan ke Pimpinan DPR Aceh

Next Post

Aksi Donor Darah ASN Pemerintah Aceh Bertambah Jadi 4.481 Kantong

Next Post

Aksi Donor Darah ASN Pemerintah Aceh Bertambah Jadi 4.481 Kantong

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

ALAMP AKSI Aceh Desak Pemda Evaluasi Kinerja Kadis Dukcapil Aceh Singkil

ALAMP AKSI Aceh Desak Pemda Evaluasi Kinerja Kadis Dukcapil Aceh Singkil

05/08/2026
PII Aceh Desak Gubernur Aceh Evaluasi Total Kinerja Buruk Baitul Mal Aceh

PII Aceh Desak Gubernur Aceh Evaluasi Total Kinerja Buruk Baitul Mal Aceh

05/08/2026
Bupati Abdya Minta Dapur MBG di Abdya Konsisten Utamakan Bahan Lokal

Bupati Abdya Minta Dapur MBG di Abdya Konsisten Utamakan Bahan Lokal

05/08/2026
Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

05/08/2026
Musda Demokrat Aceh Resmi Dibuka, Perebutan Kursi Ketua DPD Dimulai

Musda Demokrat Aceh Resmi Dibuka, Perebutan Kursi Ketua DPD Dimulai

05/08/2026

Terpopuler

Dyah Erti Idawati Perkenalkan Batik Aceh di Jakarta

Dyah Erti Idawati Perkenalkan Batik Aceh di Jakarta

09/09/2020

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

Kejari Pidie Jaya Lelang 1.296 Liter Solar dan iPhone Rampasan Negara, Eksekusi Aset Hasil Putusan Berkekuatan Hukum Tetap

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com