Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Gajah Liar di Aceh Timur Dipantau Via Satelit

Admin1 by Admin1
14/09/2020
in Lintas Timur
0

Banda Aceh – Sebanyak tiga Gajah Sumatera liar di Kabupaten Aceh Timur dipasangi alat pelacak posisi atau GPS Collar. Tujuannya, untuk mengetahui posisi kawanan atau kelompok masing-masing dari ketiga gajah liar itu secara berkala melalui satelit.

“Sehingga mempermudah proses mitigasi konflik satwa liar dengan manusia yang kerap terjadi terutama di Kabupaten Aceh Timur,” kata Kepala Pusat Latihan Gajah (PLG) Aceh Saree Andi Aswinsyah, di Idi, Minggu 13 September 2020. Andi memberi keterangan mewakili Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Agus Arianto.

Andi menerangkan, BKSDA bekerja sama dengan Forum Konservasi Leuser (FKL) untuk pemasangan GPS Collar itu. Tim gabungan berjumlah 20 orang, termasuk tenaga medis, pawang gajah atau mahot, dan penembak, menyusur mencari kawanan gajah liar di hutan dan perkebunan sawit sejak Selasa 8 September lalu.

Pemasangan pertama dilakukan pada gajah betina dengan berat hampir empat ton. Gajah ini ditemui di dalam kawasan hak guna usaha (HGU) PT Atakana Company di Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur.

“Gajah yang berhasil dipasangi GPS Collar tersebut kemudian diberi nama Nadia mengingat GPS Collar itu merupakan sumbangan dari Nadia Hutagalung, seorang model dan presenter yang peduli konservasi,” kata Andi.

Pemasangan GPS Collar kedua dilakukan pada kelompok gajah yang ditemukan oleh tim gabungan di Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur. Gajah ini juga berjenis kelamin betina.

“Gajah yang diperkirakan berumur sekitar 20 tahun dengan berat lebih dari dua ton ini ditemukan setelah tim gabungan melakukan pencarian seharian pada Rabu 9 September,” katanya.

Terakhir, tim BKSDA dan FKL memasang GPS Collar pada satu di antara anggota kawanan gajah liar, juga berjenis kelamin betina, dengan bobot 3,6 ton, pada Jumat 11 September. Kawanan gajah ini juga ditemukan di kawasan HGU PT Atakana Company.

“HGU perusahaan yang telah ditumbuhi semak belukar memang membuat gajah menyukai tempat seperti ini. Kotoran gajah terlihat berserakan di beberapa lokasi, bahkan ada yang berada di jalanan,” kata Edi Syahputra, tim supervisor proteksi gajah FKL.

Di hari keempat, Edi menerangkan, tim gabungan menemukan kawanan gajah itu sedang beristirahat. Setelah dilumpuhkan dengan bius, gajah betina tersebut dipasangi GPS Collar.

“Gajah dipasangi GPS Collar tersebut diperkirakan baru melahirkan. Ini terlihat dari susu yang penuh. Setelah alat dipasang, gajah betina itu dilepaskan kembali,” kata Edi.

Sumber: Tempo

Previous Post

Hari Ini, 576 Peserta Tes CPNS Kemenag Aceh Ikut SKB

Next Post

Negosiator Perempuan Afghanistan Hadapi Taliban Garis Keras

Next Post
Negosiator Perempuan Afghanistan Hadapi Taliban Garis Keras

Negosiator Perempuan Afghanistan Hadapi Taliban Garis Keras

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

LBH dan Pengurus Kecamatan Ikatan Sarjana Al Washliyah Se-Kota Langsa Resmi Terbentuk

LBH dan Pengurus Kecamatan Ikatan Sarjana Al Washliyah Se-Kota Langsa Resmi Terbentuk

26/07/2026
Kerjasama Bidang Pendidikan, Dayah Ruhul Qur’ani Meulaboh Tandatangani MoU dengan Universitas Al-Wasathiyah Yaman

Kerjasama Bidang Pendidikan, Dayah Ruhul Qur’ani Meulaboh Tandatangani MoU dengan Universitas Al-Wasathiyah Yaman

26/07/2026
Usai Dilantik di Jakarta, HRD Titip Misi Besar ke Bang Oja: Perkuat PKB Pidie Jaya hingga Desa, Rangkul Ulama dan Rakyat

Usai Dilantik di Jakarta, HRD Titip Misi Besar ke Bang Oja: Perkuat PKB Pidie Jaya hingga Desa, Rangkul Ulama dan Rakyat

26/07/2026
Kepala SMAN 9 Banda Aceh Deklarasi Hijaukan Sekolah dan Lestarikan Lingkungan

Kepala SMAN 9 Banda Aceh Deklarasi Hijaukan Sekolah dan Lestarikan Lingkungan

26/07/2026
Tim Pembina UKS Bireuen Kunjungi Al Zahrah, Tekankan 3 Program Pokok UKS

Tim Pembina UKS Bireuen Kunjungi Al Zahrah, Tekankan 3 Program Pokok UKS

26/07/2026

Terpopuler

Gajah Liar di Aceh Timur Dipantau Via Satelit

14/09/2020

Tarina Seulanga Ubah Cerpen Apa Kaoy “Malelang dan Madiyon” Menjadi Tarian Penuh Makna

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

Aceh Barat Siagakan Rakit Darurat untuk Warga Pedalaman KAT Sikundo

TA Khalid Apresiasi Langkah Cepat KKP, Refocusing Anggaran Selamatkan Tambak Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com