Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Aceh dan Sumut Diguncang 31 Kali Gempa dalam Sepekan Terakhir

Admin1 by Admin1
17/01/2021
in Nanggroe
0
Gempa 5.0 Magnitudo Getarkan Meulaboh

Ilustrasi gempa bumi. Foto: Ist.

MEDAN – Sumatera Utara dan Aceh diguncang gempa bumi sebanyak 31 kali selama periode 8-14 Januari 2021. Gempa-gempa tersebut memiliki magnitudo bervariasi, terkecil 2,1 dan terbesar 4,6.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Deliserdang, Teguh Rahayu mengatakan, kedalaman gempa bumi berkisar antara 3-129 km. Pusat gempa bumi berada di darat dan laut.

“Ada 19 kejadian berpusat di darat dan di laut berjumlah 12 kejadian,” katanya, sabtu (16/1/2021).

Dia juga menambahkan, dari 31 gempa bumi yang terjadi tersebut, dua di antaranta tektonik yang getarannya dapat dirasakan oleh sebagian masyarakat.

Gempa bumi pertama terjadi pada 9 Januari 2021 pukul 06:17:15 WIB. Magnitudo 4,1 dan episenter terletak di koordinat 5.14 LU dan 95.02 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 66 km barat daya Jantho, Aceh Besar, Aceh pada kedalaman 16 km.

Gempa bumi itu dirasakan di Banda Aceh dengan intensitas III MMI. Gempa bumi kedua, terjadi pada 14 Januari 2021 pukul 23:50:59 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 4,6. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1.31 LU dan 97.05 BT. Tepatnya berlokasi pada jarak 37 km Barat Daya Nias Utara, Sumatera Utara pada kedalaman 20 km.

“Gempa bumi di Nias Utara itu juga dirasakan di daerah Gunungsitoli II MMI, Nias Barat I – II MMI dan Nias Utara I – II MMI,” kata Teguh Rahayu.

Sumber: inews.com

Previous Post

Banjir Bandang di Bener Meriah Rusak Tujuh Rumah Warga

Next Post

 “OKP Jangan Mati Suri Karena Dana Hibah”

Next Post

 “OKP Jangan Mati Suri Karena Dana Hibah”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Imigrasi Banda Aceh Deportasi Warga Negara Kanada

Imigrasi Banda Aceh Deportasi Warga Negara Kanada

11/06/2026
BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Langit Aceh Barat

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Langit Aceh Barat

11/06/2026
Riyaldi Dinilai Tepat Pimpin KNPI Aceh Selatan, Dinilai Mampu Hadirkan Semangat Baru Organisasi Kepemudaan

Riyaldi Dinilai Tepat Pimpin KNPI Aceh Selatan, Dinilai Mampu Hadirkan Semangat Baru Organisasi Kepemudaan

11/06/2026
Empat Rumah di Permata Hangus ‘Dilalap’ Sijago Merah

Empat Rumah di Permata Hangus ‘Dilalap’ Sijago Merah

11/06/2026
Atap Sebuah Ruko di Kuta Cot Glie Rusak Diterjang Angin Kencang

Atap Sebuah Ruko di Kuta Cot Glie Rusak Diterjang Angin Kencang

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com