Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Puluhan Ayam Senilai Miliaran Dimusnahkan di Banda Aceh

Admin1 by Admin1
10/02/2021
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Puluhan ekor ayam dimusnahkan petugas dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh bersama Stasiun Pertanian Kelas I Banda Aceh. Ayam tersebut diduga berasal dari Thailand dengan nilai mencapai Rp2 miliar.

Pemusnahan ayam dilakukan di Instalasi Karantina Pertanian Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Banda Aceh di Blangbintang, Aceh Besar, Selasa (9/2/2021). Puluhan ekor ayam disuntik mati lalu dibakar.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh, Safuadi mengatakan ayam yang dimusnahkan sebanyak 89 ekor. Harga ayam-ayam ini berkisar Rp20 juta hingga Rp50 juta.

“Ayam-ayam ini dimusnahkan karena positif virus flu burung,” katanya.

Pemusnahan puluhan ekor ayam tersebut untuk menyelamatkan ancaman kesehatan masyarakat. Sebab, ayam-ayam selundupkan tersebut terjangkit virus flu burung yang bisa menular kepada manusia.

“Kalau ayam-ayam ini tidak dimusnahkan, bahayanya untuk kesehatan manusia. Jika menular, biaya penanganannya lebih mahal. Karena itu, menjadi tugas bea cukai sebagai protektor,” kata Safuadi.

Dia menambahkan, puluhan ekor ayam ini merupakan hasil penindakan penyelundupan di perairan ujung Kabupaten Aceh Tamiang. Puluhan ekor ayam tersebut dibawa kapal tanpa nama.

Dari penindakan tersebut turut diamankan tiga tersangka. Seorang di antara residivis dan pernah melakukan perbuatan serupa.

“Ketiga tersangka ditahan penyidik bea cukai,” kata Safuadi.

Dia menambahkan, pemusnahan ini juga menjadi edukasi kepada masyarakat untuk tidak memelihara binatang yang terjangkit penyakit. Apalagi, dari luar negeri tanpa melalui pemeriksaan kantor karantina.

Selain puluhan ekor ayam, ada juga tiga ekor kura-kura kuning. Kura-kura tersebut tidak dimusnahkan karena hasil pemeriksaan tidak membawa virus.

Nantinya, kura-kura tersebut diserahkan kepada lembaga khusus menangani satwa seperti BKSDA atau Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala. Sebab, kura-kura tersebut bukan hewan asli Aceh. “Kura-kura ini sifatnya invasif yang bisa merusak ekosistem di Aceh,” kata Safuadi.

Sementara itu, Kepala Stasiun Karantina Kelas I Banda Aceh Ibrahim menegaskan, puluhan ekor ayam tersebut harus dimusnahkan karena terjangkit virus. Jika tidak dimusnahkan, maka bisa menulari ayam yang ada di Aceh.

“Ada dua ayam yang selama di instalasi kami mati setelah tertular virus dari ayam tersebut,” kata Ibrahim.

Sumber: Okezone.com

Previous Post

Viral Aisha Weddings Anjurkan Nikah Usia 12 Tahun hingga Siri

Next Post

Hari Ini, DPR Aceh Datangi Mendagri Terkait Pilkada 2022

Next Post
Politisi Muda di Tampuk Pimpinan DPR Aceh

Hari Ini, DPR Aceh Datangi Mendagri Terkait Pilkada 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bedah Rumah Warnai Hari Bhayangkara ke-80, Bantuan Polres Pidie Jaya Sentuh Persoalan RTLH yang Masih Membayangi Warga

Bedah Rumah Warnai Hari Bhayangkara ke-80, Bantuan Polres Pidie Jaya Sentuh Persoalan RTLH yang Masih Membayangi Warga

03/07/2026
Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

03/07/2026
Visiting Professor UTM di Departemen Matematika FKIP USK, Dorong Publikasi Internasional

Visiting Professor UTM di Departemen Matematika FKIP USK, Dorong Publikasi Internasional

03/07/2026
IDeAS Desak Audit Forensik Tiga BUMD Aceh, Soroti Anjloknya Bank Aceh Syariah dan Tertutupnya Laporan PT PEMA

IDeAS Desak Audit Forensik Tiga BUMD Aceh, Soroti Anjloknya Bank Aceh Syariah dan Tertutupnya Laporan PT PEMA

03/07/2026
Keubitbit Guncang Kanada, Bawa Marwah Aceh ke Panggung Jazz  Dunia

Keubitbit Guncang Kanada, Bawa Marwah Aceh ke Panggung Jazz Dunia

03/07/2026

Terpopuler

Puluhan Ayam Senilai Miliaran Dimusnahkan di Banda Aceh

10/02/2021

Warga Minta Jalan Lintas Desa Abdya Segera di Hotmix, PUPR: Tahun ini Dikerjakan

Ohku, Kas Ada Tapi Gaji Belum Cair: Tunggakan Aparatur Gampong Pidie Jaya Capai Rp14,4 Miliar

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com