Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Dyah Erti Bersama Pengurus PKK Aceh ‘Sterilkan’ Pesisir Syiah Kuala

Admin1 by Admin1
21/03/2021
in Nanggroe
0
Dyah Erti Bersama Pengurus PKK Aceh ‘Sterilkan’ Pesisir Syiah Kuala

BANDA ACEH – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Aceh, Dyah Erti Idawati, bersama puluhan anggotanya serta sejumlah unsur lainnya, Minggu (21/03/2021), mensterilkan pesisir Pantai Syiah Kuala dari sampah. Bakti bersih lingkungan para kaum ibu itu berlangsung di kawasan pantai Gampong Deah Raya Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.

Kegiatan bersih-bersih pesisir pantai yang digelar dalam rangka perayaan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-49 PKK itu juga dirangkai dengan pembagian santunan dan bingkisan untuk anak yatim, lansia dan bantuan gampong.

Pembersihan pantai tersebut juga melibatkan pengurus organisasi Aceh Australia Alumni, Peers Lighter Asosiation, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Dinas Lingkungan Hidup Kota Banda Aceh dan Tim Penggerak PKK Kota Banda Aceh.

Ikut hadir, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin, Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banda Aceh, Ny Fauziah. Aksi itu seakan menjawab bahwa bukan masanya lagi, kaum ibu hanya beraktifitas sebatas kasur, sumur dan dapur. Namun jauh dari itu juga peduli dengan lingkungan dan komunitas sekitarnya.

Mereka menyisir dan mengumpulkan segala jenis sampah, baik yang ada di bibir pantai maupun di jalanan menuju ke Pantai Syiah Kuala. “Kegiatan ini merupakan salah satu program PKK Aceh di bidang peduli lingkungan hidup,”kata Dyah Erti Idawati, Ketua Tim Penggerak PKK Aceh.

Dyah mengatakan, Pantai Syiah Kuala merupakan aset daerah yang perlu dijaga. Bahkan pantai tersebut memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat gampong sekitarnya, karena menjadi salah satu spot wisata di Kota Banda Aceh. Karena itu, ia sangat menyayangkan jika kondisi pantai dibiarkan kumuh tanpa dijaga kebersihannya.

“Harapan saya baik masyarakat gampong maupun pengunjung pantai, harus meningkatkan kesadarannya untuk tidak membuang sampah sembarangan,”kata Dyah.

Dyah menjelaskan, keberadaan sampah plastik di lautan sangatlah berbahaya. Selain membuat pemandangan kumuh, sampah tersebut bahkan dapat menjadi racun bagi ekosistem kehidupan di dalam laut. Pasalnya, sampah plastik itu tidak dapat terurai hingga 250 tahun dan akan berbahaya jika dikonsumsi ikan dan makhluk laut lainnya. Sampah harus dibuang pada tempat yang seharusnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dyah juga berpesan kepada Keuchik Gampong Deah Raya, Samsul Bahri agar mengadakan kegiatan gotong royong masyarakat membersihkan Pantai Syiah Kuala secara rutin. Selain itu, ia juga menyarankan agar setiap akhir pekan Tim PKK Gampong Deah Raya melakukan patroli sepanjang pesisir pantai untuk mengingatkan pengunjung tidak membuang sampah sembarangan.

Sementara itu, Keuchik Gampong Deah Raya menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan Tim Penggerak PKK Aceh dan sejumlah unsur lainnya yang telah membersihkan Pantai Syiah Kuala yang berada di gampong yang ia pimpin.

Menurut Samsul, sampah di pantai tersebut acap kali membludak jika hujan turun deras. Biasanya pada saat itu, aliran sungai akan penuh dan tumpukan sampah dari dataran tinggi dibawa arus sungai hingga terdampar di pesisir Pantai Syiah Kuala.

“Biasanya sebulan dua kali kami masyarakat bergotong royong untuk membersihkan sampah,”kata Samsul.

Selain itu, Samsul juga mengucapkan terimakasih kepada Ketua Tim Penggerak PKK Aceh dan tim yang juga membagikan bantuan kepada Gampong Deah Raya serta menyerahkan santunan dan bingkisan untuk anak-anak yatim dan lansia di gampong tersebut.

“Terimakasih atas atensi dan perhatian untuk gampong dan warga kami, semoga ibu ibu senantiasa dalam lindungan dan rahmat Allah,” tutup Keuchik Samsul.[]

Previous Post

Giliran 329 ASN Aceh Tengah Terima Langsung SK dari Sekda

Next Post

PKK Hijaukan Lingkungan Kantor UPTD BPSR di Blang Bintang

Next Post
PKK Hijaukan Lingkungan Kantor UPTD BPSR di Blang Bintang

PKK Hijaukan Lingkungan Kantor UPTD BPSR di Blang Bintang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bedah Rumah Warnai Hari Bhayangkara ke-80, Bantuan Polres Pidie Jaya Sentuh Persoalan RTLH yang Masih Membayangi Warga

Bedah Rumah Warnai Hari Bhayangkara ke-80, Bantuan Polres Pidie Jaya Sentuh Persoalan RTLH yang Masih Membayangi Warga

03/07/2026
Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

03/07/2026
Visiting Professor UTM di Departemen Matematika FKIP USK, Dorong Publikasi Internasional

Visiting Professor UTM di Departemen Matematika FKIP USK, Dorong Publikasi Internasional

03/07/2026
IDeAS Desak Audit Forensik Tiga BUMD Aceh, Soroti Anjloknya Bank Aceh Syariah dan Tertutupnya Laporan PT PEMA

IDeAS Desak Audit Forensik Tiga BUMD Aceh, Soroti Anjloknya Bank Aceh Syariah dan Tertutupnya Laporan PT PEMA

03/07/2026
Keubitbit Guncang Kanada, Bawa Marwah Aceh ke Panggung Jazz  Dunia

Keubitbit Guncang Kanada, Bawa Marwah Aceh ke Panggung Jazz Dunia

03/07/2026

Terpopuler

Dyah Erti Bersama Pengurus PKK Aceh ‘Sterilkan’ Pesisir Syiah Kuala

Dyah Erti Bersama Pengurus PKK Aceh ‘Sterilkan’ Pesisir Syiah Kuala

21/03/2021

Warga Minta Jalan Lintas Desa Abdya Segera di Hotmix, PUPR: Tahun ini Dikerjakan

Ohku, Kas Ada Tapi Gaji Belum Cair: Tunggakan Aparatur Gampong Pidie Jaya Capai Rp14,4 Miliar

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com