Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Ahli Ungkap Titik Potensi Emas di Sumatra, Jawa hingga Timur

Admin1 by Admin1
26/03/2021
in Nasional
0
Ahli Ungkap Titik Potensi Emas di Sumatra, Jawa hingga Timur

Warga memburu emas di pantai Maluku. (CNN Indonesia/ Said)

Jakarta – Peneliti Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI, Iwan Setiawan menyatakan sepanjang wilayah Sumatera hingga Maluku memiliki potensi endapan emas. Namun, dia menegaskan penemuan emas di pesisir pantai Maluku Tengah hanya kebetulan.

“Kalau dilihat secara geologi, di sepanjang Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus ke arah Maluku itu memiliki potensi endapan emas, dan itu sudah terbukti,” ujar Iwan kepada CNNIndonesia.com, Kamis (25/3).

Iwan mengatakan penambangan di sepanjang wilayah itu sudah dilakukan sejak zaman penjajahan Belanda. Misalnya, di Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, hingga Banyuwangi.

Adanya kegiatan pertambangan di beberapa wilayah itu juga terkait dengan proses magmatik. Dia berkata kegiatan magmatik sudah terjadi sejak lama dan masih terus berlangsung.

“Jadi jutaan atau ratusan juta tahun yang lalu, sepanjang Sumatera, Jawa, dan ke arah timur itu ada kegiatan magmatik yang berhubungan dengan pembentukan emas. Itu terjadi sejak lampau dan berlanjut sampai sekarang,” ujarnya.

Terkait dengan pesisir pantai lain yang berpotensi mengandung emas, Iwan berkata sulit dipastikan. Dia menilai emas di pesisir pantai Maluku Tengah itu berhubungan dengan bekas atau jejak gunung api purba.

“Dan di daerah sekitar gunung api purba itu menunjukkan gejala-gejala ubahan mineral dan hadirnya asosiasi mineral emas. Jadi jangan menganggap seluruh pesisir mengandung emas. Yang kemarin kebetulan saja,” ujar Iwan.

Iwan menambahkan aktivitas magmatik biasanya terjadi di tengah daratan. Hanya sebagian aktivitas magmatik yang terjadi di pinggir daratan dan tidak menghasilkan endapan emas.

Lebih dari itu, dia menyampaikan emas di pesisir pantai Maluku Tengah diduga akibat endapan emas yang terbentuk secara primer yang tererosi atau tersedimentasi menjadi endapan sekunder.

Dia juga berharap otoritas terkait ikut memberikan edukasi agar tidak terjadi kerusakan lingkungan akibat ketidaktahuan masyarakat.

Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah menarik perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir. Penemuan itu dikaitkan dengan tambang emas baru.

Peneliti Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Iwan Setiawan menyatakan penemuan emas di pesisir pantai tidak ada kaitan dengan fenomena alam tertentu. Dia mengatakan emas memang bisa ditemukan di pesisir pantai karena proses alam.

“Tidak ada hubungan fenomena tertentu akibat karena penemuan emas di pantai,” ujar Iwan kepada CNNIndonesia.com.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Jumlah Lansia di Banda Aceh yang Divaksin Covid Baru 398 Orang

Next Post

Wali Kota Sambut Baik Rencana Gelaran Festival Belanja Banda Aceh

Next Post
Wali Kota Sambut Baik Rencana Gelaran Festival Belanja Banda Aceh

Wali Kota Sambut Baik Rencana Gelaran Festival Belanja Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bedah Rumah Warnai Hari Bhayangkara ke-80, Bantuan Polres Pidie Jaya Sentuh Persoalan RTLH yang Masih Membayangi Warga

Bedah Rumah Warnai Hari Bhayangkara ke-80, Bantuan Polres Pidie Jaya Sentuh Persoalan RTLH yang Masih Membayangi Warga

03/07/2026
Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

03/07/2026
Visiting Professor UTM di Departemen Matematika FKIP USK, Dorong Publikasi Internasional

Visiting Professor UTM di Departemen Matematika FKIP USK, Dorong Publikasi Internasional

03/07/2026
IDeAS Desak Audit Forensik Tiga BUMD Aceh, Soroti Anjloknya Bank Aceh Syariah dan Tertutupnya Laporan PT PEMA

IDeAS Desak Audit Forensik Tiga BUMD Aceh, Soroti Anjloknya Bank Aceh Syariah dan Tertutupnya Laporan PT PEMA

03/07/2026
Keubitbit Guncang Kanada, Bawa Marwah Aceh ke Panggung Jazz  Dunia

Keubitbit Guncang Kanada, Bawa Marwah Aceh ke Panggung Jazz Dunia

03/07/2026

Terpopuler

Ahli Ungkap Titik Potensi Emas di Sumatra, Jawa hingga Timur

Ahli Ungkap Titik Potensi Emas di Sumatra, Jawa hingga Timur

26/03/2021

Warga Minta Jalan Lintas Desa Abdya Segera di Hotmix, PUPR: Tahun ini Dikerjakan

Ohku, Kas Ada Tapi Gaji Belum Cair: Tunggakan Aparatur Gampong Pidie Jaya Capai Rp14,4 Miliar

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com