Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Kadisdik Aceh: Lulusan SMK Harus Fokus Menjadi Tenaga Kerja Terampil

Admin1 by Admin1
31/03/2021
in Nanggroe
0

Banda Aceh – Pendidikan kejuruan harus fokus untuk mempersiapkan lulusan menjadi tenaga kerja terampil yang dapat bersaing di dunia industri dan dunia kerja (IDUKA), sehingga dapat mengisi berbagai bidang di industri nasional dan internasional. Selain dapat berwirausaha dan membuka usaha baru sehingga dapat menghidupkan industri kecil dan menengah yang ada di Aceh.

Hal demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri, MM, Selasa (30/03/2021) malam saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun 2021 yang berlangsung sejak 30 Maret hingga 2 April 2021 bertempat di Oasis Hotel Banda Aceh.

“Selain penerapan kurikulum yang tepat, Bursa Kerja Khusus (BKK) juga memiliki peran yang besar untuk memastikan setiap lulusan mendapat akses terhadap industri dan menjalin hubungan yang dapat merespon dan mendukung peningkatan mutu pembelajaran di SMK,” ujarnya.

Alhudri mengatakan pihaknya mendukung program yang telah dilaksanakan oleh SMK yang langsung menempa kemampuan peserta didik. Untuk melatih kemampuan siswa, pihaknya bertekad untuk menambah jumlah mobil praktik siswa atau yang dikenal dengan Program Mobile Training Unit (MTU) yang akan mengunjungi seluruh SMK di Aceh.

“Pada masa pandemi Covid -19 tantangan pembelajaran di SMK semakin berat, sehingga membutuhkan kreatifitas kepala sekolah untuk beradaptasi sesuai kebutuhan IDUKA. Oleh karena itu kurikulum SMK Aceh disamping mendekatkan kebutuhan dunia usaha dan industri dengan dengan lulusan, juga mendorong peserta didik menjadi wirausahawan yang mampu bersaing diera digital,”jelasnya.

Menurut Alhudri, MKKS SMK merupakan wadah bagi kepala sekolah dalam memberikan pemikiran-pemikiran strategis untuk pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan kejuruan. Selain juga untuk menyebarluaskan informasi kebijakan Dinas Pendidikan Aceh kepada warga sekolah lainnya.

”Kurikulum SMK Aceh telah hadir dengan kurikulum K-13 yang berstandar nasional dan Kurikulum Edu Techno Preneur Islami yaitu pendidikan berbasis teknologi dan kewirausahaan yang islami, telah dijalankan selama ini agar dapat dievaluasi letak kelemahannya sehingga dapat diperbaharui dan mempercepat proses revitalisasi SMK menuju SMK pusat keunggulan (centre of excellence),”terangnya.

Sementara Kabid Pembinaan SMK, Azizah, M.Pd mengatakan tujuan dilaksanakan kegiatan ini, yaitu untuk menyelesaikan permasalahan sertifikasi profesi guru dan guru non pns, merencanakan penganggaran dan program kegiatan, menyelesaikan masalah perizinan pembukaan kompetensi keahlian, mendiskusikan peran Bursa Kerja Khusus (BKK) sebagai wadah bagi penempatan kerja lulusan SMK.

“Pada gelombang yang pertama ini jumlah pesertanya 30 orang, yang merupakan perwakilan MKKS SMK Provinsi Aceh dan perwakilan MKKS SMK kabupaten/kota se-Aceh. Sehingga dalam kegiatan ini dapat melahirkan rekomendasi-rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi lulusan SMK Aceh,” demikian tutup Kabid Pembinaan SMK, Azizah, M.Pd.

Previous Post

Bupati Akmal Buka Musrenbang Kabupaten, Ini Prioritas Pembangunan Abdya ke Depan

Next Post

Fraksi Gerindra DPRA Pertanyakan Kasus Penggranatan Rumah Anggota DPRK Aceh Barat

Next Post

Fraksi Gerindra DPRA Pertanyakan Kasus Penggranatan Rumah Anggota DPRK Aceh Barat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Listrik Padam, Warga Banda Aceh dan Aceh Besar ‘Serbu’ Warkop untuk Charger Handphone dan Wifi

Listrik Padam, Warga Banda Aceh dan Aceh Besar ‘Serbu’ Warkop untuk Charger Handphone dan Wifi

22/05/2026
Ohku, Listrik Padam Total di Aceh dan Sumatera Utara

Ohku, Listrik Padam Total di Aceh dan Sumatera Utara

22/05/2026
Sumur Bor di Aceh Utara Semburkan Api Gas hingga 75 Meter

Sumur Bor di Aceh Utara Semburkan Api Gas hingga 75 Meter

22/05/2026
Bea Cukai Aceh Sikat Penyelundupan Emas 527 Gram Rp1,45 M ke Malaysia

Bea Cukai Aceh Sikat Penyelundupan Emas 527 Gram Rp1,45 M ke Malaysia

22/05/2026
Wamenkes RI Soroti Rendahnya Cakupan Imunisasi di Aceh

Wamenkes RI Soroti Rendahnya Cakupan Imunisasi di Aceh

22/05/2026

Terpopuler

Ohku, Listrik Padam Total di Aceh dan Sumatera Utara

Ohku, Listrik Padam Total di Aceh dan Sumatera Utara

22/05/2026

Disdikbud Abdya Launching TKN Teungku Peukan, Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini

Darwati Serap Aspirasi Guru PAUD Aceh, Soroti Rendahnya Kesejahteraan Pendidik Nonformal

Warga Ceurih Ulee Kareng Keluhkan Sampah Tak Diangkut Hingga 10 Hari

Listrik Padam, Warga Banda Aceh dan Aceh Besar ‘Serbu’ Warkop untuk Charger Handphone dan Wifi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com