Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

“Setelah Mundur Serentak, Opsi Perang Kembali Juga Pilihan…”

Admin1 by Admin1
06/04/2021
in Lintas Barat Selatan
0
Al-Farlaky: Pemerintah Harus Dorong Industri Produktif

TAPAKTUAN – Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Lhok Tapaktuan, Teungku Mukhlis alias Nek Rayek, meminta agar pemerintah pusat menghargai setiap kekhususan yang sudah disepakati dalam MoU Helsinki yang kemudian terjabarkan kedalam UUPA.

Dirinya mengaku sangat kecewa dengan kebijakan Pemerintah Pusat yang sering mengebiri kekhususan Aceh, termasuk soal pilkada di 2022.

“Aceh itu harus diberlakukan khusus. Kalau seperti sekarang, kami sangat kecewa,” kata Nek Rayek.

“Kalau terus terusan dihilangkan kekhususan Aceh, lebih baik seperti dulu. Kita Perang saja, Tidak mungkin terus-terusan seperti ini.”

Nek Rayek mengaku sepakat dengan usulan yang disampaikan para mualimin eks Tripoli dalam rapat di Pase.

“Semua bupati yang diusung PA dan GAM, mari kita letakan jabatan. DPRK dan DPR Aceh juga. Tidak mungkin kita berdamai dengan RI yang menganggap damai ini sebagai taktik politik semata,” ujar Nek Rayek.

“Setelah mundur serentak, baru kita pikirkan langkah selanjutnya, opsi perang kembali juga pilihan, karena memang mereka (RI-red) tak Ikhlas dengan damai, dengan apa yang sudah terjadi membuat rekan rekan KPA ban sigom Aceh terus kecewa berulang kali,” katanya lagi.

Previous Post

Dona Paru Siap Menuju Posisi Ketua KNPI Pidie Jaya

Next Post

Asisten Lantik 297 Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Aceh

Next Post
Asisten Lantik 297 Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Aceh

Asisten Lantik 297 Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua DPRK Dukung Forkom KDMP Banda Aceh Jadi Motor Penggerak Kemandirian Gampong

Ketua DPRK Dukung Forkom KDMP Banda Aceh Jadi Motor Penggerak Kemandirian Gampong

21/04/2026
Mendagri Ingatkan Pentingnya Tata Kota Terarah di Aceh

Mendagri Ingatkan Pentingnya Tata Kota Terarah di Aceh

21/04/2026
Aceh Rebut Delapan Medali di Kejurnas Angkat Besi Senior

Aceh Rebut Delapan Medali di Kejurnas Angkat Besi Senior

21/04/2026
Nyan, Petani Sawit Aceh Masih Berjuang Pulihkan Kebun

Nyan, Petani Sawit Aceh Masih Berjuang Pulihkan Kebun

21/04/2026
Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

21/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

“Setelah Mundur Serentak, Opsi Perang Kembali Juga Pilihan…”

Apel Senin di Disdikbud, Plt Sekda Abdya Minta Tempat Meusuraya Lemang Dibersihkan

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com