BLANGPIDIE – Seluruh Camat dalam Kabupaten Aceh Barat Daya ikut bergabung bersama Gerakan Relawan Rumah Dhuafa (Garda) Indonesia Kabupaten Abdya, sikap para camat ini berlangsung di sela-sela ucapara peringatan Milad Kabupaten Abdya ke-19 di depan kantor Bupati setempat, Sabtu (10/04/2021).
Muslizar MT Wakil Bupati Abdya yang merupakan salah satu penggerak Garda Indonesia di wilayah kabupaten tersebut mengatakan bahwa ia akan bertekat menjadi penggerak Garda Indonesia, karena di Abdya masih banyak terdapat rumah yang tidak layak huni tetapi sipemilik masih bertahan hidup di rumah itu, sehingga dibutuhkan bantuan donasi dari para Dermawan.
Mengingat kebutuhan dana untuk biaya membangun sebuah rumah layak huni yang lumayan besar dan sistem donasi di Garda Indonesia hanya Rp. 10.000 per bulan setiap donatur, maka dibutuhkan banyak donatur yang bersedia menyumbang untuk membangun rumah para Dhuafa.
Saat ini, Garda Indonesia Kabupaten Abdya memiliki satu rumah Dhuafa tidak layak huni di Kecamatan Manggeng harus segera dibangun, dalam waktu dekat akan dilaksanakan pekerjaan pembangunannya.
Wabup Abdya Muslizar MT, disela suafoto bersama sembilan Camat sambil pegang uang 10.000 berlebel Garda Indonesia mengatakan, pembangunan rumah Hajidah HS (40) adalah warga Gampong Sejahtera Kecamatan Manggeng akan segera dikerjakan.
“Insya Allah setelah lebaran nanti kita mulai kerjakan rumah tidak layak huni di Gampong Sejahtera Kecamatan Manggeng,” ungkap Muslizar MT.
Pekerjaan rumah Dhuafa Hajidah kedepan, Garda Indonesia Kabupaten Abdya akan bekerja sama dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Abdya untuk membantu pekerjaan konstruksi.
“Garda Indonesia akan bekerja sama dengan Tagana Abdya, Insya Allah Tagana akan melaksanakan bhakti sosialnya nanti di rumah itu,” ungkap Muslizar.
Reporter: Rusman











