Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Menkeu Ungkap Produktivitas RI Tak Pernah Pulih Sejak Krisis

Admin1 by Admin1
01/06/2021
in Ekonomi
0
Sri Mulyani: Pasien Positif Covid-19 Tembus 95 Ribu di Bulan Mei

Menteri Keuangan Sri Mulyani/Net

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut kontribusi produktivitas terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak pernah pulih sejak terjadi krisis keuangan Asia pada 1997-1998 silam.

“Pemulihan ekonomi terjadi tapi produktivitas kontribusinya tidak pernah recover (pulih) seperti sebelum terjadi krisis Asia,” katanya pada rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Senin (31/5).

Bendahara Negara menyebut pada periode 1994-1996 atau sebelum terjadinya krisis, tingkat produktivitas mencapai 3,1 persen. Kemudian anjlok menjadi minus 5,2 persen pada pada periode 1997-1999, membuat pertumbuhan ekonomi minus 2,5 persen.

Kemudian, pada periode 2000-2008, meski terjadi perbaikan namun produktivitas hanya sebesar rata-rata 2,8 persen terhadap pertumbuhan ekonomi periode itu yang sebesar 5,2 persen. Lalu, saat Global Financial Crisis melanda pada 2009, produktivitas lagi-lagi terjun menjadi 1 persen dari rata-rata pertumbuhan 4,6 persen.

Selama satu dekade selanjutnya, produktivitas RI tercatat relatif rendah dengan rata-rata hanya 1,6 persen dengan pertumbuhan ekonomi 5,5 persen. Belum berhasil bangkit, Indonesia kembali dihantam krisis pandemi covid-19. Pada 2020, produktivitas menjadi minus 5 persen saat pertumbuhan negatif 2,1 persen.

Bahkan, dari proyeksi Ani, akrab sapaannya, hingga 2025 pun produktivitas belum pulih betul dan hanya berkisar di angka 2,4 persen dengan pertumbuhan 6 persen.

Oleh karena itu, untuk menggenjot pertumbuhan, ia menilai akan lebih baik menggenjot komponen lain di luar produktivitas, seperti investasi atau modal dan tenaga kerja. “Ini lah kenapa reformasi struktural menjadi sangat penting,” katanya.

Dengan reformasi struktural lewat UU Cipta Kerja, ia optimis komponen investasi dan ekspor bakal menjadi sumbangsih utama pertumbuhan ekonomi, melebihi konsumsi rumah tangga.

Pada 2022 misalnya, ia memproyeksikan investasi bakal bertumbuh 6,9 persen dan ekspor sebesar 6,8 persen, sedangkan konsumsi RT hanya 5,3 persen.

Tren serupa juga berlanjut hingga 2025 dengan rentang pertumbuhan investasi sebesar 7,1 persen-7,8 persen dan ekspor direntang 6,9 persen-7,5 persen. Sementara konsumsi RT stagnan di level 5,2 persen.

“Apabila kita melakukan reformasi dan berhasil dan efektif, kontribusi dari pertumbuhan ekonomi yang berhasil dari investasi dan ekspor menggambarkan pertumbuhan lebih tinggi,” bebernya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Ratusan Bhayangkari Aceh Utara Divaksin Covid-19

Next Post

Rizieq Ajukan Banding Vonis Hakim di Perkara Kerumunan

Next Post

Rizieq Ajukan Banding Vonis Hakim di Perkara Kerumunan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kepala SDN 1 Percontohan Karang Baru Kembali Nakhodai PGRI Aceh Tamiang

Kepala SDN 1 Percontohan Karang Baru Kembali Nakhodai PGRI Aceh Tamiang

25/04/2026
Banda Aceh Raih National Governance Award 2026

Banda Aceh Raih National Governance Award 2026

25/04/2026
Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

25/04/2026
Murid SMAN 1 Kluet Selatan Raih Berbagai Juara di Ajang SOB XIII Tahun 2026

Murid SMAN 1 Kluet Selatan Raih Berbagai Juara di Ajang SOB XIII Tahun 2026

25/04/2026
MUQ Aceh Selatan Kembali Juara Umum SOB ke – XIII 2026 se-Barat Selatan

MUQ Aceh Selatan Kembali Juara Umum SOB ke – XIII 2026 se-Barat Selatan

25/04/2026

Terpopuler

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

22/04/2026

Pecahkan Sejarah! Abdya Raih 2 Rekor MURI Sekaligus: Bakar Lemang dan Sajian Tapai Terbanyak

Jawa Tengah dan Aceh Teken Kerja Sama Senilai Rp1,06 Triliun

Mukim di Abdya Siap Sukseskan Meusuraya “Teut Lumang”

MUQ Aceh Selatan Kembali Juara Umum SOB ke – XIII 2026 se-Barat Selatan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com