Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

JMA Minta Pemerintah Beri Perlindungan untuk Jurnalis

Admin1 by Admin1
20/06/2021
in Nanggroe
0

IDI – Pasca pembunuhan terhadap seorang jurnalis di Pematang Siantar, Sumatera Utara, ditembak orang tak dikenal (OTK) di hutan 7 Pasar 3 Nagori Karang Anyer Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, menguris hati para jurnalis.

Hal tersebut membuat Jurnalis Muda Aceh (JMA) mengutuk keras tindakan keji pelaki yang menghabisi korban dengan keji, Sabtu 19 Juni 2021.

Korban bernama Mara salem Harahap alias Marsal, merupakan pimpinan redaksi salah satu media massa online lokal di Sumut.

Terkait hal itu, organisasi Jurnalis Muda Aceh mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya sahabat seprofesi,dan mendoakan kepada Keluarga Almarhum Marsal diberikan ketabahan dan kesabaran terhadap peristiwa yang menimpa sang pejuang Tinta Emas.

“Innalilahi wainnailaihi Raji’un, kita turut berduka cita atas meninggalnya Marsal yang merupakan teman se-profesi dan meminta agar keluarga korban tabah dan sabar,” ujar Ilham Zulfikar ketua JMA.

“Saat ini kita selaku teman seprofesi menyayangkan hal tersebut terjadi kepada awak media yang menjalankan tugas sebagai mata dan telinga masyarakat. Apalagi pekerjaan yang dilakukan seorang jurnalis telah dilindungi oleh UU pers No.40 tahun 1999.”

“Kami meminta kepada penegak hukum dapat mengusut tuntas kasus penembakan terhadap Almarhum Marsal dan menindak tegas pelaku pembunuhan tersebut,” ujar Ilham

Dirinya juga mengharapkan agar diskriminasi pers yang serupa tidak kembali terulang, sampai saat ini kekerasan pers sudah seperti tak tersebendungkan, pada hal pekerjaan seprang pers merupakan pekerjaan yang mulia.

“Jangan sampai kebenaran penyampaian kepada pulik bias menghilangkan nyawa kami sebagai jurnalis, disini kami jga perlu perlindungan, karena kami juga warga Negara yang memiliki hak yang sama di mata hukum,” ujar Ilham.

“Kami berharap agar pemeritah dapat memberi perlindungan keamanan terhadap pekerjaan pers di seluruh pelosok di Indonesia.”

Previous Post

Mega Tsunami dan Pendulum Matinya Bioskop di Aceh

Next Post

Lintas Blangkejeren-Tongra Terdapat Empat Patahan

Next Post
Lintas Blangkejeren-Tongra Terdapat Empat Patahan

Lintas Blangkejeren-Tongra Terdapat Empat Patahan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

18/06/2026
Datang ke Aceh, Sekjen Demokrat tekankan pentingnya Soliditas

Datang ke Aceh, Sekjen Demokrat tekankan pentingnya Soliditas

18/06/2026
Ketua Baitul Mal Banda Aceh: Banyak Pengusaha Bangkrut Karena Abai Zakat

Ketua Baitul Mal Banda Aceh: Banyak Pengusaha Bangkrut Karena Abai Zakat

18/06/2026
Pemprov Aceh dan Forbes Sepakat Kawal Penguatan Kewenangan dan Fiskal dalam Revisi UUPA

Pemprov Aceh dan Forbes Sepakat Kawal Penguatan Kewenangan dan Fiskal dalam Revisi UUPA

18/06/2026
Pemkab Aceh Jaya Imbau Para Ayah Ambil Rapor dan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Pemkab Aceh Jaya Imbau Para Ayah Ambil Rapor dan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

18/06/2026

Terpopuler

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

18/06/2026

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Pesisir Pantai Lambadeuk Ditanami 200 Batang Mangrove

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com