Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Dayah

Wisata Islami Berbasis Dayah di Aceh

Admin1 by Admin1
28/06/2021
in Dayah
0

Dayah di Aceh kini bukan cuma tempat belajar pendidikan agama. Tapi juga tempat melahirkan para entrepreneur muda.

Para santri tak hanya dididik untuk belajar ilmu agama tapi juga sukses meniti karier dalam kehidupan bermasyarakat nantinya.

Setidaknya ada enam dayah atau pesantren di Aceh yang sedang digodok untuk menjadi pilot project nasional.

Masyarakat bisa berkunjung ke dayah dayah ini untuk berwisata rohani dan reliji sekaligus melihat hasil karya santri santri entrepreneur. Menarik bukan?

Nah, Kementerian Agama RI saat ini sedang fokus melahirkan santri dan pondok pesantren yang mandiri. Ikhtiar ini ingin diwujudkan Kemenag melalui program kemandirian pondok pesantren.

Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Aceh Drs H Maiyusri menjelaskan, Kemenag RI telah menetapkan enam pondok pesantren di Aceh sebagai piloting project dan contoh untuk pondok pesantren lainnya di Indonesia.

Keenam pesantren tersebut tersebar di Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie, dan Aceh Besar.

Menurut Maiyusri, di samping memantapkan kualitas pembelajaran, program ini juga dalam rangka mewujudkan peningkatan keterampilan santri dan juga penguatan ekonomi santri dan pondok pesantren. Sehingga ke depan akan lahir santri yang siap secara keilmuan dan juga ekonomi.

“Sehingga akan terwujudnya santri mandiri, pondok pesantren yang mandiri. Jadi santri tidak bergantung kepada pemerintah, tapi pondok pesantren akan berkontribusi penuh membantu pemerintah daerah diutamakan dan membantu pemerintah pusat dalam mengatasi masalah yang dihadapi selama ini,” kata Maiyusri, Rabu, 24 Juni 2021.

Ia mengatakan, pemerintah mewacanakan untuk mewujudkan Balai Latihan Kerja (BLK) di pondok pesantren sebagai wadah untuk mempersiapkan santri yang multi talenta.

“Kita juga sudah koordinasi dengan PUPR, kali ini kita ingin mewujudkan sarana MCK, untuk wilayah Aceh ada 196 MCK yang tersebar di Aceh. PUPR juga sudah menset apa yang disiapkan untuk mewujudkan kemandirian pondok pesantren misalnya di bidang industri atau produk kebutuhan harian,” ujarnya.

Maiyusri menjelaskan, dalam sejumlah pertemuan dengan pimpinan daerah di Aceh, Kemenag Aceh telah menyampaikan ikhtiar penguatan ekonomi pesantren dan keterampilan para santri dayah di Aceh. Usulan ini, kata Maiyusri, disambut hangat oleh para pimpinan daerah dan mereka siap membantu.

“Jadi ke depan akan ada kopi santri di Bener Meriah, jus avokad santri di Aceh Tengah, beras santri di Bireuen, kerupuk melinjo di Pidie, atau ikan kering santri di Aceh Singkil. Itu masih kita wacanakan,” kata Maiyusri.

Ia menilai, pondok pesantren merupakan lembaga yang berperan besar dalam pembangunan ekonomi masyarakat. Sehingga pemerintah menilai bahwa pondok pesantren akan memberikan kontribusi lebih besar jika program kemandirian tersebut berhasil diwujudkan.

“Contohnya di Mudi Mesra Samalanga, ekonomi masyarakat tergantung pada pesantren.Termasuk di pasar Samalanga jumlah penjualan barang saat ada santri dan tidak ada santri berbeda,” ungkapnya.

Kemenag Aceh, kata Maiyusri, saat ini aktif mengkampanyekan program ini kepada pemerintah daerah maupun pihak pondok pesantren sehingga dapat diterima dengan baik.

“Wacana ini masih kita kampanyekan untuk mengarahkan para santri dan pondok pesantren bisa mandiri. Selama menjalankan pendidikan dalam sejumlah waktu di pondok pesantren, jadi tidak hanya membangun mental, tapi membangun fisik dan ekonomi, termasuk olahraga, olahraga yang religi. Apalagi akan ada Pospenas 2022 di Kalimantan insya Allah di Pospenas kita juga akan tampil,” katanya. [Advertorial]

Tulisan ini merupakan hasil kerjasama atjehwatch.com dengan Dinas Kebudayaan dan  Pariwisata Aceh dalam rangka Promosi Wisata Islami (Dayah) di Aceh.

Previous Post

Usaha Papan Bunga Sang Entrepreneur Muda

Next Post

Wamenag: 3.308 Kamar Asrama Haji Siap Jadi Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Next Post
Wamenag: 3.308 Kamar Asrama Haji Siap Jadi Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Wamenag: 3.308 Kamar Asrama Haji Siap Jadi Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

UIN Ar-Raniry Tetapkan 4 Bakal Calon Rektor Periode 2026–2030

UIN Ar-Raniry Tetapkan 4 Bakal Calon Rektor Periode 2026–2030

17/04/2026
Omen, Dua dari Tiga Bayi di Aceh Belum Diimunisasi

Omen, Dua dari Tiga Bayi di Aceh Belum Diimunisasi

17/04/2026
Ketua FJA Minta Legislatif Sisihkan Pokir Bangun Rumah untuk Dhuafa di Abdya

Ketua FJA Minta Legislatif Sisihkan Pokir Bangun Rumah untuk Dhuafa di Abdya

17/04/2026
Angin Puting Beliung Landa Tiga Desa di Aceh Tenggara

Angin Puting Beliung Landa Tiga Desa di Aceh Tenggara

17/04/2026
Satu Unit Rumah di Ulee Kareng Terbakar

Satu Unit Rumah di Ulee Kareng Terbakar

17/04/2026

Terpopuler

YARA: Dugaan Penganiayaan Wabup Pijay Alarm Krisis Moral Pejabat

YARA: Dugaan Penganiayaan Wabup Pijay Alarm Krisis Moral Pejabat

16/04/2026

ABG di Aceh Diperiksa Polisi Usai Live Pamer ‘Aset Pribadi’ di Tiktok

Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Soal Gubernur Mualem, Humam Bohongi Publik!

Wisata Islami Berbasis Dayah di Aceh

Asa Janda Miskin di Gubuk Plastik, Uluran Tangan Dermawan hingga Perhatian Pemerintah Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com