Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Kemenag Tetapkan 69 Madrasah Inovasi Se-Aceh

Admin1 by Admin1
04/07/2021
in Nanggroe
0

Banda Aceh – Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh menetapkan 69 madrasah (MIN, MTsN, MAN) inovasi se-Aceh.

Madrasah yang dimaksud adalah memiliki ciri khas keunggulan tersendiri yang menjadi pembeda dengan madrasah atau sekolah lain secara umum.

Sebagai contoh, madrasah inovasi untuk level MAN memiliki target jumlah siswa yang lulus UTBK masuk PTN dengan nilai yang memuaskan pada tahun 2022.

Peluncuran madrasah inovasi ini dilakukan oleh Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Dr Iqbal Muhammad MA, di Hotel Permata Hati Aceh Besar, Kamis (01/07/2021).

Kegiatan ini dihadiri oleh 69 calon kepala madrasah inovasi dan pengurus Pusat Pengembangan Madrasah (MDC).

Dalam kesempatan itu, Iqbal mengatakan, madrasah inovasi ini dipilih tiga madrasah dari setiap kabupaten/kota di Aceh, yaitu masing-masing MAN, MTsN dan MIN.

“Untuk tahap awal pada tahun 2021/2022 ini pada setiap kabupaten/kota kita tetapkan tiga madrasah inovasi, yaitu MAN, MTsN dan MIN. Totalnya ada 69 madrasah di seluruhAceh,” kata Iqbal seperti dikutip siaran pers yang ditulis oleh Hasan Basri M Nur, anggota MDC Kemenag Aceh.

Ditambahkan, pembentukan madrasah inovasi ini merupakan proposal dari kajian madrasah Kemenag Aceh bersama tim MDC.

“Tim MDC bersama bidang madrasah akan merancang program/kegiatan untuk tahun 2021. MDC juga akan memonitor serta mengadakan evaluasi selama enam bulan ke depan,” kata Iqbal.

Setelah diluncurkan oleh Kakanwil Kemenag, 69 kepala madrasah inovasi bersama MDC mengadakan lokakarya penyusunan petunjuk teknis pelaksanaan inovasi madrasah selama 2 hari, yaitu dari Jumat sampai Sabtu.

Ketua MDC, Dr Sofyan A Gani mengapresiasi Kakanwil Kemenag yang sangat peduli terhadap pengembangan pendidikan di Aceh, meskipun terbatas dalam investasi.

“Dukungan Kakanwil dan jajarannya untuk program ini luar biasa. Kami dari MDC siap mendampingi sampai setiap madrasah sehingga memiliki keunggulan tersendiri,” kata Sofyan yang dosen Pascasarjana Universitas Syiah Kuala ini.

Sofyan menambahkan, nantinya setiap madrasah yang telah ditetapkan memiliki keunggulan yang merupakan hasil dari inovasi kepala madrasah tersebut.

Sementara itu, Kabid Pendidikan Madrasah Kemenag Aceh, Drs H Mukhlis MPd, mengatakan, 90 persen keberhasilan pendidikan ada di tangan kepala madrasah/sekolah.

“Karena itu, kepala madrasah harus ‘gila’,” kata Mukhlis saat menjadi pemateri pada lokakarya penyusunan juknis madrasah inovasi yang diikuti 69 kepala madrasah, Jumat (2/7/2021).

Kepala madrasah harus gila yang dimaksud gola oleh Mukhlis adalah harus dipimpin oleh sosok Kepala Madrasah yang pemberani memunculkan ide ide kreatif.

“Kepala madrasah jangan takut ini, takut itu. Kepala madrasah harus berani sehingga dijuluki benar-benar gila,” kata Mukhlis yang mantan Kepala MTsN dan MAN Model Banda Aceh itu.

Mukhlis meminta agar kepala madrasah berani memajang keunggulan atau tujuan yang ingin dicapai sehingga semua orang dapat melihat dan menjadi motivasi bagi kepala madrasah dan dewan guru untuk meraihnya.

“Ayo kita berubah dari yang tidak baik ke arah yang lebih baik. Di Kemenag ada peluang untuk melakukan inovasi, termasuk dalam bidang kurikulum,” ungkap Mukhlis.

“Bapak-bapak dan ibu-ibu kepala madrasah harus berani memunculkan inovasi yang beda dari madrasah lain,” katanya.

Previous Post

PKK Kota Ikuti Webinar Pemenuhan Hak Kesehatan Perempuan dan Anak

Next Post

Luhut: Mulai 6 Juli, WNA Masuk RI Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin

Next Post

Luhut: Mulai 6 Juli, WNA Masuk RI Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Pidie Serius Benahi Tata Kelola Pajak

Pemkab Pidie Serius Benahi Tata Kelola Pajak

09/06/2026
Kepemimpinan Prof. Ishak Hasan dalam Membangun UTU Dibukukan

Kepemimpinan Prof. Ishak Hasan dalam Membangun UTU Dibukukan

09/06/2026
HMP PMI STAIN Meulaboh Hijaukan Lingkungan Kampus

HMP PMI STAIN Meulaboh Hijaukan Lingkungan Kampus

09/06/2026
Cecar Kementerian ESDM Soal Gas Blok Andaman di Rapat Komite, Azhari Cage: Aceh Jangan Lagi Jadi Penonton

Cecar Kementerian ESDM Soal Gas Blok Andaman di Rapat Komite, Azhari Cage: Aceh Jangan Lagi Jadi Penonton

09/06/2026
Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

09/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com