Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional Teknologi

NASA Temukan Sistem Misterius di Bawah Antartika Terhubung ke Seluruh Bumi

Admin1 by Admin1
18/07/2021
in Teknologi
0
NASA Temukan Sistem Misterius di Bawah Antartika Terhubung ke Seluruh Bumi

JAKARTA – Para ilmuwan di NASA mengumumkan bahwa mereka menemukan dua danau baru yang terkubur di bawah Lapisan Es Antartika. Danau yang ditemukan di bawah 1,5 mil es membentuk bagian dari jaringan luas saluran air bawah tanah.

Danau-danau ini dikatakan terus mengisi dan mengalir dalam siklus misterius yang dapat mempengaruhi seberapa cepat lapisan es bergerak dan bagaimana dan di mana air lelehan mencapai Samudra Selatan – proses kunci untuk sirkulasi laut global.

Pemimpin studi Profesor Matthew Siegfried, seorang ahli geofisika di Colorado School of Mines, mengatakan ini bukan hanya lapisan es biasa. “Ini merupakan sistem air yang terhubung ke seluruh sistem Bumi,” katanya seperti dikutip Express.co.uk, Minggu (18/7/2021).

Sistem air di dasar lapisan es ini pertama kali ditemukan berkat bantuan misi ICESat NASA pada tahun 2003. Setelah menganalisis data, para ilmuwan menemukan bahwa variasi ketinggian es di Antartika Barat mencerminkan massa besar pergerakan air subglasial di bawah lapisan es.

Sebelumnya diyakini bahwa danau air lelehan tersembunyi ada dalam isolasi, terputus satu sama lain. Namun pada tahun 2007, para peneliti menemukan bahwa fluktuasi ketinggian permukaan es Antartika menandakan pergerakan air yang mengalir di antara jaringan danau subglasial yang tersembunyi, yang secara bergantian mengisi dan mengalirkan air sebelum airnya mengalir ke Samudra Selatan.

Sekarang, misi lanjutan ICESat – ICESat-2 – memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada para ilmuwan tentang jaringan misterius tersebut.

Prof Siegfried menjelaskan, penemuan sistem danau yang saling berhubungan ini di antarmuka lapisan es yang menggerakkan air, dengan semua dampak pada glasiologi, mikrobiologi, dan oseanografi – itu adalah penemuan besar dari misi ICESat.

“ICESat-2 seperti memakai kacamata Anda setelah menggunakan ICESat, datanya sangat presisi sehingga kami benar-benar dapat mulai memetakan batas danau di permukaan,” katanya.

Studi baru tim mengumpulkan data dari ICESat-2 dan misi asli ICESat, bersama dengan pengukuran yang diambil dari CryoSat-2, satelit pengamat es yang dioperasikan oleh European Space Agency (ESA).

Dengan mempelajari data yang berkisar antara tahun 2003 hingga 2020, para peneliti dapat memantau danau subglasial yang aktif.

“Sistem ini tersembunyi di bawah hingga 2,5 mil es dan tetap menjadi salah satu ketidakpastian fisik utama pada proyeksi dinamika lapisan es di masa depan,” tulis peneliti.

“Altimetri laser ICESat-2 tidak hanya dapat memperpanjang catatan aktivitas danau subglasial, tetapi juga memberikan pemahaman yang lebih baik tentang proses hidrologi dengan menangkap detail spasial yang lebih padat dan lebih presisi.”

Sumber: sindonews.com

Previous Post

AS Ingin Bangun Pangkalan Mata-mata di Inggris

Next Post

Teuku Nyak Arif; Gubernur Aceh Pertama yang Disegani Belanda

Next Post
Teuku Nyak Arif; Gubernur Aceh Pertama yang Disegani Belanda

Teuku Nyak Arif; Gubernur Aceh Pertama yang Disegani Belanda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ardhiyanto Ujung: Aceh Singkil dan Subulussalam Sudah Layak Jadi Satu Dapil DPRA

DPRK Subulussalam Minta Pemko Tindaklanjuti Surat DPMG Aceh soal Calon Kepala Kampung Bawan

12/09/2026
Kwarcab Abdya Peringati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Usung Tema Swasembada Pangan

Kwarcab Abdya Peringati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Usung Tema Swasembada Pangan

12/09/2026
Penyaluran Jadup Korban Banjir Tahap Pertama Gelombang Satu di Aceh Timur Capai 99 Persen

Penyaluran Jadup Korban Banjir Tahap Pertama Gelombang Satu di Aceh Timur Capai 99 Persen

12/09/2026
Dinkes Banda Aceh Dampingi Penerapan LLTT di Gampong Jeulingke

Dinkes Banda Aceh Dampingi Penerapan LLTT di Gampong Jeulingke

12/09/2026
KUA di Aceh Besar Diserahterimakan, Layanan bukan Hanya Soal Asmara

KUA di Aceh Besar Diserahterimakan, Layanan bukan Hanya Soal Asmara

12/09/2026

Terpopuler

NASA Temukan Sistem Misterius di Bawah Antartika Terhubung ke Seluruh Bumi

NASA Temukan Sistem Misterius di Bawah Antartika Terhubung ke Seluruh Bumi

18/07/2021

Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

Demam Foto Jadul AI Melanda Jagat Maya, Termasuk Abdya

Kwarcab Abdya Peringati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Usung Tema Swasembada Pangan

Bupati Aceh Jaya Rotasi Empat JPT Pratama, Dorong Birokrasi Lebih Profesional

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com