Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Manuskrip Kuno Koleksi Museum Aceh Didigitalisasi

Admin1 by Admin1
04/08/2021
in Pariwisata
0

BANDA ACEH – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh segera mendigitalisasi manuskrip atau naskah kuno di Museum Aceh untuk memudahkan wisatawan melihatnya.

“Kita akan membuat digitalisasi naskah-naskah kuno yang ada di Museum Aceh, sehingga memudahkan masyarakat mengakses tentang manuskrip tersebut,” kata Kepala Disbudpar Aceh Jamaluddin, dalam bincang virtual dalam rangka ulang tahun ke-106 tahun Museum Aceh.

Jamaluddin mengatakan, program digitalisasi terhadap kajian manuskrip Aceh tersebut masuk dalam program prioritas Disbudpar Aceh, serta membuat database koleksi museum yang dilahirkan orang Belanda, Stammeshous.

“Jika ada database masyarakat bisa melihat secara digital apa saja yang ada di Museum Aceh, karena itu pengelolaan harus segera kita digitalisasikan,” terang Jamaluddin.

Menurut dia, selama ini akses untuk melihat manuskrip Aceh harus diberi pendampingan oleh petugas, karena ditakutkan ada pengunjung yang memegang langsung dan mengantisipasi terjadi kerusakan.

Karena itu, lanjutnya, dalam rangka menjaga dan merawatnya, maka ke depan segera digitalisasikan, sehingga para wisatawan tidak lagi membuka naskah-naskah tersebut, melainkan dapat dilihat secara virtual.

“Untuk tahap pertama akan dibuatkan digital yang dapat dilihat dari Museum Aceh dulu. Kemudian secara bertahap baru kita buat bisa diakses secara online oleh siapapun dan dari manapun berada,” tuturnya.

Ia menambahkan, Museum Aceh menjadi pusat edukasi bagi masyarakat, penelitian, terutama terhadap para mahasiswa dan pelajar di Aceh, karenanya dunia pendidikan harus berkolaborasi dengan Museum Aceh.

“Kita juga terus menggali kemampuan pelajar kita di Aceh tentang sejarah dan kebudayaan Aceh,” ujarnya.

Pemerintah Aceh kata dia, terus melakukan pembenahan baik dari sisi infrastruktur, revitalisasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung museum di tengah badai pandemi Covid-19 ini.

“Harapan kita semua masyarakat hingga para wisatawan dapat mempelajari sejarah dan budaya Aceh lewat Museum Aceh ini,” tutupnya.

Sumber: okezone.com

Previous Post

Sejumlah PJU dan Kapolres di Lingkup Polda Aceh Resmi Berganti

Next Post

Gugatan Rp2 Miliar di Mahkamah Syar’iyah Jantho Berakhir Damai

Next Post

Gugatan Rp2 Miliar di Mahkamah Syar'iyah Jantho Berakhir Damai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Terkait Gaji, Guru PPPK Paruh Waktu Abdya Apresiasi Komitmen Bupati Dr. Safaruddin

Terkait Gaji, Guru PPPK Paruh Waktu Abdya Apresiasi Komitmen Bupati Dr. Safaruddin

04/07/2026
Kerja Keras Bupati Dr. Safaruddin Lobi Pusat, Petani Abdya Senyum Bahagia

Kerja Keras Bupati Dr. Safaruddin Lobi Pusat, Petani Abdya Senyum Bahagia

04/07/2026
STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

04/07/2026
Wakil Ketua DPRK Banda Aceh: Pendidikan Diniyah Kunci Membangun Generasi Berkarakter

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh: Pendidikan Diniyah Kunci Membangun Generasi Berkarakter

04/07/2026
Direktorat Jenderal Pajak Diminta Sosialisasi dan Edukasikasikan Pajak ke Pelaku Usaha

Direktorat Jenderal Pajak Diminta Sosialisasi dan Edukasikasikan Pajak ke Pelaku Usaha

04/07/2026

Terpopuler

Manuskrip Kuno Koleksi Museum Aceh Didigitalisasi

04/08/2021

Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

Daftar Lengkap 16 Tim Negara Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Ohku, Kas Ada Tapi Gaji Belum Cair: Tunggakan Aparatur Gampong Pidie Jaya Capai Rp14,4 Miliar

STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com