SIGLI – Warga Blang Asan Kota Sigli Pidie mengadakan khanduri wot ie bu dan do’a bersama tolak bala dengan cara “tageun ie bu” tolak bala.
Kegiatan ini dilakukan untuk menolak bala terutama karena semakin tidak menentunya virus covid-19 yang belum hilang di bumi Aceh.
Sebagaimana yang perlu diketahui, di kabupaten Pidie kebiasaan seperti ini sudah dilakukan jauh hari oleh endatu – endatu bangsa Aceh dalam rangka tolak bala atau ta’eun.
ini adalah tradisi orang Aceh dalam rangka menolak setiap bala.
Filosofinya adalah memberikan sedekah kepada sesama masyarakat sama – sama berdo’a agar Allah Swt jauhkan setiap bala atau malapetaka terhadap masyarakat.
Wot ie bu tolak bala ini dilakukan oleh warga, baik bapak bapak maupun ibu ibu warga Blang Asan di tanah kosong samping rumah dinas Ketua DPRK Pidie.
Teknisnya, nanti setelah wot ie bu, masyarakat berdo’a terlebih dahulu kemudian membagikan Khanduri wot ie bu beserta uang sedekah kepada warga lainnya terutama masyarakat miskin di sekitarnya.
Filosofi dari khanduri wot Ie bu ini adalah nilai sedekahnya yang di harapannya bisa menolak bala.
Ketua DPRK Pidie Mahfuddin Ismail yang ikut serta dalam acara khanduri ini mengapresiasi khanduri yang dilakukan warga Blang Asan ini.
“Ini karena memang sangat mulia kegiatan ini, ini adalah sempena endatu terdahulu kita, semestinya memang harus terjaga dengan baik, apalagi khanduri ini disertai dengan do’a bersama masyarakat dalam rangka tolak bala,” katanya.











