Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Jokowi Diminta Tegas Terkait Dugaan Korupsi di Aceh

Admin1 by Admin1
16/09/2021
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Presiden Jokowi diminta bersikap tegas terkait penanganan korupsi di Aceh. Pasalnya, kehadiran KPK di Aceh beberapa bulan lalu masih menyisakan tanda tanya besar bagi rakyat Aceh, para pejabat pemerintah Aceh yang turut terperiksa ikut tersandera dalam ombang ambing kasus yang tak kunjung muaranya.

“Kami meminta presiden Joko Widodo Agar mempertegas kinerja KPK dalam penuntasan kasus Mega korupsi di Aceh. KPK terkesan tidak transparan dan tidak serius dalam menetapkan status hukum Gubernur Aceh yang terindikasi melakukan praktek Korupsi,” ujar Koordinator Majelis Pemuda Aceh (MPA), Heri Mulyandi.

“Presiden harus bongkar dana Otsus yang digunakan sesuka penguasa Aceh, dana recofusing, skandal apendiks, skandal wastafel dinas pendidikan, skandal benih ikan di DKP, bagi bagi angpao utuk OKP / OKK tanpa peruntukan yang jelas dari sumber dana recofusing, dan teranyar mega scadal MYC Di Aceh terutama Pengadaan Kapal Aceh hebat yang menuai polemik berkepanjangan di media nasional dan lokal.”

Konon, katanya, terindikasi Mega korupsi yang di endus oleh Penyidik KPK dalam skema program anggaran Multi Years Contract ( MYC ) sampai saat ini belum ada titik terang dari lembaga anti rasuah tersebut.

Hal dimaksud tentu berdampak pada tergerusnya kepercayaan (trust) rakyat Aceh terhadap pemerintah pusat serta keseriusan lembaga penegakan hukum yang ada di Indonesia khususnya KPK.

“Tak anyar bila sebagian stake holders di Aceh menilai KPK hanya bertamasya di Aceh dengan Dana SPPD penyidikan dari Pajak yang dipungut atas rakyat. “

“Harapan kami dan rakyat Aceh hanya dengan momentum kehadiran presiden Joko Widodo di provinsi Aceh, tentunya tidak hanya kegiatan ceremonial seremonial kunjungan kenegaraan saja, namun yang menjadi harapan besarnya adalah bagaimana keseriusan pemerintah pusat dalam menyelesaikan berbagai persoalan Aceh yakni kasus Mega korupsi yg sampai saat ini masih hanya diperbincangkan di media massa. Mulai tak jelasnya skema recofusing oleh Pemerintah Aceh, penanganan covid 19 yang “ auto pilot “ serta dugaan skandal mega korupsi Anggran MYC baik itu Aceh hebat, gedung Oncology hingga MYC pembangunan jalan tembus lingkar Aceh dan bendungan di Aceh,” kata dia.

Kata Heri, rakyat Aceh berharap presiden tidak menutup mata terhadap penderitaan rakyat Aceh dari brobok nya sistem pemerintahan di bawah kendali Nova Iriansyah.

“Karena keistimewaan Rakyat Aceh yang diberikan negara bukan semudah Daerah khusus DKI Jkarta dan Daerah istimewa Jogja, tapi kami orang aceh meraih dana otsus itu dengan nyawa, air mata, dan amisan darah korban konflik Aceh selama 32 tahun dan musibah gempa dan tsunami pada 17 tahun yang silam.”

 

Previous Post

Desak Pemerintah Aceh Segera Cairkan Insentif Nakes, DPRA: Jubir Pemerintah Aceh Jangan Sesatkan Publik!

Next Post

Puluhan Mahasiswa UIN Ar-Raniry Dibekali Pelatihan Mendeley

Next Post
Puluhan Mahasiswa UIN Ar-Raniry Dibekali Pelatihan Mendeley

Puluhan Mahasiswa UIN Ar-Raniry Dibekali Pelatihan Mendeley

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Gempa M 7,8 Guncang Filipina Berpotensi Tsunami

Lagi, Gempa Magnitudo 4.0 Guncang Sinabang

15/06/2026
Empat Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Pidie

Empat Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Pidie

15/06/2026
Karhutla di Aceh Barat Meluas Jadi 34,1 Hektare

Karhutla di Aceh Barat Meluas Jadi 34,1 Hektare

15/06/2026
Ketua MWA USK Dorong Perluasan Program Pengabdian Masyarakat FK USK ke Seluruh Wilayah Terdampak Bencana di Aceh

Ketua MWA USK Dorong Perluasan Program Pengabdian Masyarakat FK USK ke Seluruh Wilayah Terdampak Bencana di Aceh

15/06/2026
Tiga Desa di Aceh Barat Mulai Terendam Banjir Luapan

BPBD Siagakan Personel Hadapi Banjir Luapan di Aceh Barat

15/06/2026

Terpopuler

Jokowi Diminta Tegas Terkait Dugaan Korupsi di Aceh

16/09/2021

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Rp800 Juta untuk HUT Pidie Jaya: Sederhana Bagi Pemkab, Bagaimana Menurut Rakyat?

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com