Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Sandiaga Uno Serahkan 42 Set Sprei Untuk Home Stay Pariwisata Untuk Pelaku Wisata Di Lhoknga

Admin by Admin
21/10/2021
in Nanggroe
0
Sandiaga Uno Serahkan 42 Set Sprei Untuk Home Stay Pariwisata Untuk Pelaku Wisata Di Lhoknga

LHOKNGA – Peningkatan satu tempat wisata adalah dengan pelayanan yang terbaik, begitu juga dengan lokasi penginapan dimana harus bersih dan nyaman. Bila telah nyaman maka wisatawan akan datang, bila sudah rutin ada kedatangan wisatawan maka ekonomi juga ikut bangkit. Hal tersebut yang dilihat oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, mas Menteri memberikan 42 set sprei, sarung bantal, dan handuk untuk home stay di Desa Wisata Nusa, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. 

“Saya sengaja memberikan warna putih, karena memang biar terlihat bersih dan juga nyaman. Sehingga wisawatan yang datang bisa merasakan kenyamanan,” katanya.

Dia menjelaskan, sebelum kedatangannya sebenarnya Sandi sudah melakukan penelusuran oleh tim khusus sehingga apa yang diberikan yaitu seperangkat alat tidur adalah satu hal yang tepat dan dibutuhkan.

Sandi menuturkan, di Desa Wisata Nusa ada 42 home stay yang ada di desa wisata tersebut. Dan lokasi wisata yang ada di Aceh Besar ini merupakan satu diantara gampong di Aceh yang terus bergerak mengembangkan Desa wisata berbasis masyarakat. Potensi lokal yang dimiliki terus diramu menjadi berbagai atraksi wisata dengan tujuan utama adalah meningkatkan ekonomi masyarakat dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Yang menarik ke-42 homestay adalah rumah panggung kayu tradisional dengan balutan warna-warni dari swadaya warga desa Nusa.

Dia mengungkapkan alasan hadiah yang diberikan kepada Desa Wisata Nusa, salah satu alasannya adalah karena pengelola desa wisata Nusa yaitu Rubama merupakan pejuang wanita untuk desa wisata Nusa sejak tahun 2010. Dari informasi yang diterima Mas Menteri Rubama sudah selama 11 tahun berjuang mengembangkan desa wisata Nusa dari nol hingga menjadi seperti sekarang ini. “Karena perjuangannya kini desanya perlahan menjadi salah satu desa wisata yang diminati wisatawan Indonesia, Malaysia, Singapur, Thailand dan Jerman,” tegas Sandi. 

Mas Mentri juga mengungkapkan, desa nusa merupakan desa wisata pertama untuk edukasi kebencanaan. Dengan adanya ini maka dipastikan pengembangan desa Nusa merupakan semangat baru untuk desa wisata berkembang. “Saya pastikan bantuan yang diberikan itu konkrit dan sesuai kebutuhan,” tegaanya ditengah guyuran hujan dan angin.

Rubama mengungkapkan rasa senangnya kepada Sandi dengan berkaca-kaca. Dia mengucapkan terimakasih kepada Mas Menteri. “Saya terharu dan senang dengan apa yang diberikan oleh Mas Menteri, Ini membantu homestay kami menjadi lebih rapi dan bersih”, tukasnya.(*)

Previous Post

Gubernur Aceh Ajak PKK Ikut Aktif Sosialisasikan Vaksinasi Covid-19

Next Post

Sandiaga Dorong Peningkatan Inovasi Dalam Sektor Kuliner Aceh

Next Post
Sandiaga Dorong Peningkatan Inovasi Dalam Sektor Kuliner Aceh

Sandiaga Dorong Peningkatan Inovasi Dalam Sektor Kuliner Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

08/06/2026
Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Januari hingga 6 Juni 2026, Aceh Alami Kerugian Rp34,7 Miliar Akibat Karhutla

08/06/2026
Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

08/06/2026
Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

08/06/2026
Jendela Masjid Al-Muttaqin Bener Meriah Rusak Usai Gempa 4,2 Magnitudo

Jendela Masjid Al-Muttaqin Bener Meriah Rusak Usai Gempa 4,2 Magnitudo

08/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Din Saja: Seniman Sudah 35 Tahun Mengeluh, Dinas Kebudayaan Perlu Dievaluasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com