Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Sosok

Cleopatra Sang Wanita Penakluk, Hidup Penuh Intrik dan Berakhir Tragis

Admin1 by Admin1
29/10/2021
in Sosok
0
Cleopatra Sang Wanita Penakluk, Hidup Penuh Intrik dan Berakhir Tragis

Patung lilin aktris Elizabeth Taylor dalam perannya sebagai Cleopatra di Madame Tussauds Hollywood, Hollywood, California, 23 Maret 2011. Foto/REUTERS

KAIRO – Cleopatra lahir pada 69 Sebelum Masehi (SM). Dia menjadi Ratu Mesir ketika sang ayah Ptolemy XII meninggal pada 51 SM.

Pada saat itu juga saudara laki-lakinya diangkat menjadi Raja Ptolemy XIII. Cleopatra dan Ptolemy XIII menjadi anggota Dinasti Makedonia yang memerintah Mesir sejak kematian Alexander Agung pada 323 SM.

Diketahui, Cleopatra tidak mempunyai darah Mesir. Maka untuk memajukan pengaruhnya atas orang-orang Mesir, dia dinyatakan sebagai Putri Re (Dewa matahari Mesir). Meskipun sudah menikah dengan saudara laki-lakinya, Cleopatra enggan berbagi kekuasaan dengan Ptolemy XIII.

Cleopatra berselisih dengan saudara laki-lakinya, kemudian terjadi perang saudara pada 48 SM. Ptolemy XIII tewas dalam perang saudara tersebut.

Ketika perang saudara terjadi, Julius Cesar terpikat dengan kecantikan Cleopatra. Dia pun sepakat menengahi perang tersebut atas nama Cleopatra. Setelah Ptolemy XIII tewas, Cleopatra menjadi penguasa ganda Mesir dengan saudara laki-laki lainnya, Ptolemy XIV.

Julius Caesar dan Cleopatra menghabiskan waktu bersama menjalin asmara. Pada Juni 47 SM, Celopatra melahirkan seorang anak yang diduga sebagai anak dari Caesar.

Anak itu diberi nama Caesarion. Setelah meraih kemenangan, Caesar kembali ke Roma. Cleopatra dan sang anak menyusulnya. Mereka tinggal diam-diam di satu vila yang dimiliki Caesar.

Pada 44 SM, Caesar tewas dibunuh dan Cleoptara memutuskan kembali ke Mesir. Setelah itu Ptolemy XIV tewas, diduga diracun Cleopatra.

Lantas Cleopatra menjadikan sang anak sebagai pemimpin Mesir bersamanya dan diberi nama Ptolemy XV Caesar.

Akhirnya Cleopatra menikah dengan Mark Anthony yang merupakan seorang jenderal Romawi. Mereka diketahui mempunyai anak kembar. Namun hal tersebut menjadi skandal.

Hal ini dimanfaatkan Gaius Octavius sebagai propaganda dan menuduh Anthony telah berkhianat dari Kerajaan Romawi dan memicu perang.

Pada 31 SM, Kerajaan Romawi perang dengan Cleopatra. Cleopatra langsung memimpin perang ini. Sedangkan Kerajaan Romawi dipimpin oleh Octavius.

Namun, dalam perang ini Cleopatra mengalami kekalahan. Setelah mengalami kekalahan dalam perang, Cleopatra dan Anthony kabur ke Mesir. Namun, hal tersebut tidak membuat mereka aman. Pasukan Octavius terus mengejar Cleopatra dan Anthony ke Mesir.

Anthony yang mendapat kabar burung mengenai kematian Cleopatra lalu menusuk dirinya sendiri dengan pedang.

Pada 12 Agustus 30 SM, Cleopatra tewas karena bunuh diri yang diduga akibat bisa ular. Namun beberapa penelitian mengatakan bahwa Cleopatra meninggal bukan karena gigitan ular melainkan meminum koktail beracun yang telah dicampur dengan hemlock air, wolfsbane, dan opium.

Dengan demikian, kematian Cleopatra masih menjadi misteri. Tak ada yang bisa memastikan, apakah dia bunuh diri atau tewas diracun.

Sumber: sindonews.com

Previous Post

Turki Tuntut AS Kembalikan Rp20 Triliun dari Program F-35 atau Beri Opsi Lain

Next Post

Facebook Ubah Nama Jadi Meta Platforms

Next Post
Facebook Ubah Nama Jadi Meta Platforms

Facebook Ubah Nama Jadi Meta Platforms

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Gelar Lokakarya Hadih Maja, Herman RN Hadirkan Peneliti dan Kolektor

Gelar Lokakarya Hadih Maja, Herman RN Hadirkan Peneliti dan Kolektor

02/06/2026
Para Pejabat dan Kepala Puskesmas di Abdya Resmi Dilantik, Berikut Daftar Lengkapnya

Para Pejabat dan Kepala Puskesmas di Abdya Resmi Dilantik, Berikut Daftar Lengkapnya

02/06/2026
Warga Aceh Besar Diminta Tak Bakar Sampah Sembarangan

Selama Mei 2026, Bencana di Aceh Dominan Kebakaran Hutan dan Lahan

02/06/2026
Satu Hektare Lahan di Ketol Aceh Tengah Terbakar

15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau

02/06/2026
25 Siswa SMAN 7 Banda Aceh Lulus di PTN Jalur Talenta

25 Siswa SMAN 7 Banda Aceh Lulus di PTN Jalur Talenta

02/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

Bertemu DPR RI dan Mendagri, Aliansi PPPK PW Minta Presiden Perhatian Nasibnya

Kaya SDA Tapi Miskin, Hasto: Jangan Seperti di Aceh

Para Pejabat dan Kepala Puskesmas di Abdya Resmi Dilantik, Berikut Daftar Lengkapnya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com