Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Tips Mendampingi Anak Belajar di Masa Pandemi

Admin1 by Admin1
12/11/2021
in Nanggroe
0

Jantho — Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh kembali bergulir. Pada Rabu, 27 Oktober 2021 pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, telah dilangsungkan webinar bertajuk “Tips Dampingi Anak Belajar di Era Pandemi”.

Kegiatan masif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif-nya untuk mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.

Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 202,6 juta jiwa. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 juta jiwa. Ini artinya, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7 persen.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait literasi digital.

“Hasil survei literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan katadata pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” katanya lewat diskusi virtual.

Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital.

Pada webinar yang menyasar target segmen mahasiswa PAUD, guru PAUD, dan orang tua di Aceh Besar, dihadiri oleh sekitar 273 peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, yakni Masfuukhatur Rokhmah, M.Psi., Psikolog Klinis., Dosen Fak. Psikologi Universitas Gunadarma; Donny Prayudi Nugroho, Chief Of Academic Officer NUEFA Digital Campus; Ita Warliani, M.Ed., Widyaprada Ahli Madya, BP PAUD dan Dikmas Provinsi Aceh; dan Gracia Mandira, S.Pd., M.Ed., Dosen PG–PAUD FKIP Universitas Syiah Kuala. Elyas Nur Firdayana sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya. Para narasumber tersebut memperbincangkan tentang 4 pilar literasi digital, yakni Digital Culture, Digital Ethic, Digital Safety dan Digital Skill.

Pada sesi pertama tampil Masfuukhatur Rokhmah, M.Psi., Psikolog Klinis., memaparkan pendampingan psikologis orangtua bagi anak cakap digital akan menyempurnakan kecanggihan teknologi dalam memberikan kendali agar lebih aman dan bermanfaat di ruang digital.

Giliran pembicara kedua, Donny Prayudi Nugroho, menjelaskan lakukan pengaturan (parental control) sederhana pada gawai yang digunakan anak untuk beraktivitas digital. Gunakan aplikasi pendampingan orangtua untuk memantau aktivitas digital anak-anak. Google Family Link atau Microsoft Family Safety.

Tampil sebagai pembicara ketiga, Ita Warliani, M.Ed., mengatakan enam aspek perkembangan kemampuan anak usia dini antara lain perkembangan perilaku (pendidikan karakter) dengan perkembangan nilai agama dan moral dan perkembangan sosial-emosional, kemudian kemampuan dasar berupa perkembangan motorik, kognitif, bahasa dan seni.

Pembicara keempat, Gracia Mandira, S.Pd., M.Ed., menuturkan perlunya mendampingi anak saat mengakses gawai, menyeleksi konten yang sesuai untuk anak, memahami informasi yang disediakan media digital, menganalisis konten digital untuk menemukan pola positif atau negatif serta memverifikasi media digital.

Para peserta mengikuti dengan antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber. Seperti Akbar Raditya yang bertanya bagaimana agar anak-anak sekarang bisa memahami etika digital dan dapat diterapkan di dunia maya maupun nyata? Narasumber Gracia Mandira, S.Pd., M.Ed., menanggapi etika perlu untuk dibiasakan, tentu untuk anak-anak harus dibiasakan sejak dini, karena etika mencerminkan perilaku seseorang. Guru dan orang tua harus mengajarkan dan mengkomunikasikan kepada anak-anak bahwa berperilaku yang baik itu penting, jika sudah diterapkan di dunia nyata maka akan terbawa kepada dunia maya.

Webinar ini merupakan satu dari rangkaian webinar yang diselenggarakan di Kabupaten Aceh Besar. Masyarakat diharapkan dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang.[]

Previous Post

Belajar Agama di Dunia Maya, Niatkan Semua karena Allah

Next Post

Menjadi Pengguna Internet yang Beradab

Next Post

Menjadi Pengguna Internet yang Beradab

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Rian Syaf Targetkan Demokrat Kembali Berjaya di Aceh Tengah

Rian Syaf Targetkan Demokrat Kembali Berjaya di Aceh Tengah

19/06/2026
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Pidie Jaya Sambangi Purnawirawan: Pengabdian Tak Pernah Pensiun

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Pidie Jaya Sambangi Purnawirawan: Pengabdian Tak Pernah Pensiun

19/06/2026
Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

19/06/2026
Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

19/06/2026
Kasus Potong Tangan di Aceh Besar, PMII Tolak Main Hakim Sendiri

Kasus Potong Tangan di Aceh Besar, PMII Tolak Main Hakim Sendiri

19/06/2026

Terpopuler

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

18/06/2026

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com