Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

BMKG: Aceh Masih Diguyur Hujan hingga Desember

Admin1 by Admin1
30/11/2021
in Nanggroe
0
BMKG: Hujat Lebat Akan Landa Aceh, Jawa Barat Hingga Kalsel

BANDA ACEH – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan curah hujan dengan intensitas sedang hingga deras masih mengguyur wilayah Aceh hingga Desember 2021. Warga diminta lebih waspada terhadap potensi bencana tanah longsor dan banjir.

Koordinator Data dan Informasi BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh Besar Zakaria Ahmad di Banda Aceh, mengatakan selama Oktober-November 2021, Aceh telah diguyur hujan intensitas sedang hingga deras dan membuat daya resap tanah semakin sedikit sehingga berpotensi tanah longsor.

“Terutama daerah pegunungan karena permukaan tanah mulai Oktober-November ini sudah sangat banyak menerima air hujan sehingga daya resap sudah sangat sedikit maka rentan longsor ketika hujan turun,” kata Zakaria, Senin (29/11).

Zakaria mengatakan pada November-Desember ini Aceh sudah memasuki puncak musim hujan. Diperkirakan musim hujan tersebut akan berakhir pada akhir Desember 2021 atau awal Januari 2022.

Untuk beberapa hari ke depan, kata Zakaria, pertumbuhan awan-awan konvektif masih terus terjadi di wilayah Aceh sehingga menyebabkan terjadi hujan sedang hingga bahkan sangat lebat.

Pihaknya juga telah mengeluarkan peringatan dini curah hujan tersebut dalam kategori tiga yang berbasis dampak bencana hidrometeorologi terutama banjir dan tanah longsor.

Beberapa daerah yang akan diguyur hujan dengan kategori tersebut meliputi Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Aceh Besar, Bireuen, Aceh Utara Lhokseumawe, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Langsa dan Aceh Utara.

Selanjutnya untuk wilayah dataran tinggi Aceh seperti Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara.

“Oleh karena itu kami mengimbau masyarakat untuk waspada banjir terutama untuk wilayah pinggiran sungai dan daerah cekungan yang dikelilingi bukit, dan juga waspada dampak tanah longsor,” katanya.

Sementara prakiraan gelombang laut masih relatif normal di wilayah Aceh. Menurut Zakaria, kecepatan angin di Aceh antara 5-20 kilometer per jam sehingga efek terhadap gelombang laut tidak begitu tinggi.

Untuk wilayah utara Sabang, perairan barat Aceh, dan samudera hindia barat Aceh tinggi gelombang laut mulai 1,25 hingga 2,50 meter. Sedangkan wilayah penyeberangan Meulaboh-Sinabang, Banda Aceh-Sabang, perairan Lhokseumawe, dan selat malaka bagian utara tinggi gelombang laut antara 0,1 hingga 1,25 meter.

“Secara umum masih normal. Tetapi waspada juga ketika tumbuh awan hitam atau cumulonimbus yang berpotensi terjadi cuaca buruk dan angin kencang,” kata Zakaria.

Sumber: merdeka.com

Previous Post

Ohku, Bandar Sabu asal Aceh Ditangkap Saat Ketiduran di Warung

Next Post

PKC PMII Aceh Gelar Konkoorcab ke XI dan Halaqah Moderasi Beragama

Next Post

PKC PMII Aceh Gelar Konkoorcab ke XI dan Halaqah Moderasi Beragama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Zikri Yanda Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua HPBM pada Mubes ke-XIII, Ajak Seluruh Kader Perkuat Persatuan

Zikri Yanda Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua HPBM pada Mubes ke-XIII, Ajak Seluruh Kader Perkuat Persatuan

12/10/2026
Prancis Desak Palestina Batalkan Penundaan Pemilu

Prancis Desak Palestina Batalkan Penundaan Pemilu

12/10/2026
Trump Desak Ukraina Ganti Presiden, Zelensky: Rusia Penyebab Perang

Trump Desak Ukraina Ganti Presiden, Zelensky: Rusia Penyebab Perang

12/10/2026
Wali Nanggroe Aceh Terima Kunjungan MAPIM, Jajaki Kerja Sama Strategis Aceh–Malaysia

Wali Nanggroe Aceh Terima Kunjungan MAPIM, Jajaki Kerja Sama Strategis Aceh–Malaysia

11/10/2026
Ketua KNA: Didong Jalu Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Perekat Persaudaraan Masyarakat Gayo

Ketua KNA: Didong Jalu Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Perekat Persaudaraan Masyarakat Gayo

11/10/2026

Terpopuler

Dua Ceh Senior Siap Adu Syair di Didong Jalu, Win Kul Comeback Setelah Lama Vakum

Dua Ceh Senior Siap Adu Syair di Didong Jalu, Win Kul Comeback Setelah Lama Vakum

10/10/2026

Sriwijaya Taklukkan Kebinet dengan Selisih Dua Angka, Ceh Win Kul Bertahan dari Gempuran Syair

Persada Abdya U-17 Lolos ke Putaran Nasional Soeratin Akan Segera Berlaga di IKN, Berikut Jadwalnya

Polda Aceh Kerahkan 1.820 Personel Amankan Muzakarah Ulama

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 10

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com