Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Pria di Jerman Bunuh Keluarga karena Pemalsuan Sertifikat Vaksinasi

Admin1 by Admin1
08/12/2021
in Internasional
0

Jakarta – Seorang pria yang membunuh istri dan tiga anaknya yang masih kecil sebelum bunuh diri, telah memalsukan sertifikat vaksinasi COVID-19 dan khawatir anak-anaknya akan diambil darinya ketika pemalsuan itu ditemukan, kata seorang jaksa Jerman, Selasa.

Polisi menemukan dua orang dewasa, keduanya 40 tahun, dan tiga anak berusia empat, delapan dan 10 tahun tewas akibat luka tembak di sebuah rumah keluarga di Koenigs Wusterhausen selatan Berlin pada Sabtu, dilaporkan Reuters, 7 Desember 2021.

Dalam catatan perpisahan yang ditemukan polisi, pria itu mengatakan bahwa dia memalsukan sertifikat vaksinasi COVID-19 untuk istrinya. Perusahaan tempat istrinya bekerja mengetahui pemalsuan itu, sehingga membuat pasangan itu takut mereka akan ditangkap dan kehilangan anak-anak mereka, kata jaksa Gernot Bantleon kepada Reuters.

Polisi dipanggil ke rumah itu setelah diberitahu oleh saksi yang melihat mayat di rumah itu, kata polisi dan jaksa pada Sabtu.

Kasus mengerikan muncul ketika Jerman telah memperketat pembatasan untuk mencoba membendung gelombang keempat pandemi virus corona. Sejak bulan lalu, karyawan telah diminta untuk menunjukkan bahwa mereka divaksinasi, pulih atau dites negatif untuk COVID-19.

Pihak berwenang Jerman sepakat pekan lalu untuk melarang orang yang tidak divaksinasi dari akses ke semua kecuali bisnis yang paling penting seperti toko kelontong, apotek dan toko roti, dan mereka juga berencana untuk mewajibkan vaksinasi COVID-19 untuk beberapa pekerjaan.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Amerika Serikat Donasi 1,5 Juta Dosis Vaksin Virus Corona

Next Post

Selamat, Gampong Nusa Juara 1 Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Next Post

Selamat, Gampong Nusa Juara 1 Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

30/05/2026
Open House di Kediaman Bupati Al-Farlaky Dipadati Ribuan Warga

Open House di Kediaman Bupati Al-Farlaky Dipadati Ribuan Warga

30/05/2026
Nyan, Mutibas FC Juara Trofeo Lapas Kota Bakti Tanpa Kekalahan

Nyan, Mutibas FC Juara Trofeo Lapas Kota Bakti Tanpa Kekalahan

30/05/2026
Penumpang di Bandara SIM Aceh Turun 46 Persen saat Iduladha

Penumpang di Bandara SIM Aceh Turun 46 Persen saat Iduladha

30/05/2026
YPIK Nurul Quran Sembelih 11 Sapi dan 14 Kambing pada Iduladha 1447 H

YPIK Nurul Quran Sembelih 11 Sapi dan 14 Kambing pada Iduladha 1447 H

30/05/2026

Terpopuler

Lulus Seleksi di Bireuen, Atlet Sepak Bola Al Zahrah Lanjut Seleksi Regional Pra POPDA Aceh

Lulus Seleksi di Bireuen, Atlet Sepak Bola Al Zahrah Lanjut Seleksi Regional Pra POPDA Aceh

30/05/2026

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

Pria di Jerman Bunuh Keluarga karena Pemalsuan Sertifikat Vaksinasi

Kejagung Didesak Usut Indikasi Pungli Revitalisasi Sekolah di Aceh Selatan

STAI Tgk. Chik Pante Kulu Gelar Asesmen Lapangan Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Secara Daring

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com