Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

BPBD Apresiasi Respon Cepat Pemerintah Aceh Terkait Banjir Aceh Timur

Admin1 by Admin1
04/01/2022
in Lintas Timur
0

BANDA ACEH – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, Ashari, menyampaikan terima kasih atas respon cepat Pemerintah Aceh, terhadap bencana yang terjadi di daerah itu. Pemerintah melalui BPBA, kata dia telah mengirimkan bantuan logistik masa panik langsung kepada masyarakat terdampak.

“Terima kasih yang tak terhingga khususnya kepada Bapak Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Ketua DPRA dan kepada jajaran Pemerintah Aceh secara umum atas respon terhadap bencana ini dengan memberi bantuan logistik masa darurat,” kata Ashari, Selasa, 4/1/2022.

Sebelum itu, Gubernur Aceh Nova Iriansyah, menyampaikan rasa kepeduliannya. Ia menyebutkan dirinya mengikuti perkembangan dan memantau situasi banjir yang terjadi di Aceh Timur dan beberapa kabupaten lainnya di Aceh. “Saya prihatin dan menaruh rasa kepedulian yang amat besar terhadap bencana ini,” ujar Nova.

Sebagai wujud tanggung jawab dan rasa kepedulian Pemerintah Aceh, Nova Iriansyah kemudian memerintahkan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ilyas agar segera menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak bencana di kabupaten/kota tersebut, sesuai dengan standar dan norma pelayanan darurat bencana banjir.

Menindaklanjuti arahan Gubernur Aceh itu, Kalak BPBA, Ilyas, telah memerintahkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada unsur pelaksana BPBA, Fadmi Ridwan, agar segera menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak bencana banjir utamanya untuk masyarakat terdampak di kabupaten/kota yang telah berstatus darurat bencana banjir.

Bantuan logistik untuk kabupaten Aceh Timur yang telah diserahterimakan kepada Kepala Pelaksana BPBD Aceh Timur, yaitu Beras 5.000 Kg, Minyak Goreng 500 Liter, Gula Pasir 250 Kg, Air Mineral dalam kemasan 400 kardus (6000 liter) dan Telur Ayam Buras 6000 Butir serta Mie Instan 500 Kardus.

“Harapan Pak Gubernur agar bantuan tersebut secepatnya didistribusikan kepada masyarakat terdampak secara berkeadilan dan tepat sasaran,” kata Ilyas.

Sebelum itu dilaporkan, banjir melanda beberapa kabupaten seperti Aceh Tamiang, Aceh Timur, Kota Langsa dan Aceh Utara. Dalam laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBA, disebutkan bahwa bencana banjir telah berdampak pada kehidupan sosial masyarakat.

Di Aceh Tamiang, ada 12 kecamatan yang terdampak. Pusdalops BPBD Aceh Tamiang melaporkan, secara umum beberapa kecamatan di sana masih terendam banjir dan berpotensi meningkat jika intensitas curah hujan masih tinggi hingga 24 jam ke depan. Status bencana di sana adalah darurat bencana banjir.

Sementara itu, Kota Langsa tidak menetapkan banjir sebagai status darurat. Hanya ada 5 kecamatan yang terdampak banjir. Saat ini pun dilaporkan jika banjir mulai memperlihatkan kecenderungan surut, namun jika intensitas curah hujan meningkat hingga 24 jam ke depan, maka permukaan air berpotensi meningkat.

Selanjutnya adalah Kabupaten Aceh Timur. Banjir di sana terdampak ke 17 kecamatan. Pantauan terkini wilayah yang dilanda banjir mulai memperlihatkan surut. Namun masih berpotensi meningkat jika intensitas curah hujan masih tinggi hingga 24 jam ke depan.

Untuk Kabupaten Aceh Utara, ada 14 kabupaten yang terdampak. Dilaporkan bahwa ada satu korban yang meninggal dunia di Kecamatan Samudera. Pantauan Pusdalops BPBD Aceh Utara, dilaporkan bahwa banjir di sana mulai memperlihatkan tanda-tanda surut. Dengan catatan intensitas curah hujan tidak semakin meningkat dalam 24 jam ke depan. Status banjir di sana adalah darurat bencana banjir.

Previous Post

Pemerintah Aceh Kirim Empat Truck Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir

Next Post

Polri Izinkan Novel Cs Aktif di IM57: Asal Tak Langgar Aturan

Next Post

Polri Izinkan Novel Cs Aktif di IM57: Asal Tak Langgar Aturan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

ITB-Paragon Kirim Filter Air ke Aceh Tamiang

ITB-Paragon Kirim Filter Air ke Aceh Tamiang

08/03/2026
Bawaslu Pidie Jaya Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Yatim

Bawaslu Pidie Jaya Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Yatim

08/03/2026
Muhammad Syuhada Kawal Perbaikan Ruas Jalan Peunaron melalui HRD

Muhammad Syuhada Kawal Perbaikan Ruas Jalan Peunaron melalui HRD

08/03/2026
Kapolres Pidie Gelar Tanam Jagung Serentak

Kapolres Pidie Gelar Tanam Jagung Serentak

08/03/2026
Ribuan PPPK Paruh Waktu Abdya Segera Terima SK, Diserahkan Langsung Oleh Dr Safaruddin

Ribuan PPPK Paruh Waktu Abdya Segera Terima SK, Diserahkan Langsung Oleh Dr Safaruddin

08/03/2026

Terpopuler

Nyan, Kejagung Periksa Pejabat Bea Cukai Aceh Terkait Korupsi Ekspor Limbah Sawit

Nyan, Kejagung Periksa Pejabat Bea Cukai Aceh Terkait Korupsi Ekspor Limbah Sawit

07/03/2026

Saat Mualem-Dek Fadh Mulai ‘Melenceng’ dari Visi Misi

Pertamina Minta Masyarakat Aceh Tidak Panik, Stok BBM dan LPG Cukup

Dr Wiratmadinata Kritik Keras Kebijakan Pemerintah: Jangan Jadikan Rakyat Korban Keputusan Politik

Penyunatan Anggaran JKA dan Rumah Dhuafa di APBA 2026: TAPA “Khianati” Instruksi Gubernur

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com