Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Komisi V DPRA Minta Pemerintah Aceh Benahi Pelayan RSUZA Banda Aceh

Admin1 by Admin1
09/03/2022
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Komisi V DPR Aceh melakukan sidak ke RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, Selasa 4 Januari 2022.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi V DPR Aceh M. Rizal Falevi Kirani dari partai PNA dan enam orang anggota Komisi V DPR Aceh, Tarmizi (dari Partai Aceh), Muslim Syamsudin (Partai Sira), Nora Idah Nita, SE ( Partai Demokrat), Ansari Muhammad, S. PT., M. Si ( Partai Golkar), dr. Purnama Setia Budi, SpOG (Partai PKS) dan Fakhrurrazi H. Cut ( Partai PPP).

Dalam sidak ini Komisi V DPR Aceh mengawali dengan mengunjungi ruang UGD, dilanjutkan ke  ruang Instalasi Pemusalaran Jenazah, Instalasi  Kemotoran, ruang pelayanan rawat inap, ruang pendaftaran rawat inap, ruang radiologi, toliet dan fasilitas lainnya di RSUDZA dr. Zainoel Abidin.

“Hasil dari kegiatan ini Komisi V DPR Aceh mendapatkan informasi, bahwa pada ruang instalasi UGD terdapat permasalahan kapasitas UGD penuh, perlu penambahan bed dan perluasan UGD yang memadai. Pada ruang instalasi pemusalaran jenazah tahun 2021 RSUD ZA sudah memulangkan kurang lebih 3000 an,” kata Falevi.

Kemudian, kata dia, pada instalasi Kemotoran jumlah ambulance yang belum memadai untuk frekwensi pasien atau jenazah yang harus dipulangkan. Banyak ambulance yang sudah tidak layak lagi. Pada fasilitas Pelayanan Rawat Inap terdapat 40 kamar yang rusak yang tidak dapat digunakan, demikian juga kamar rawat inap yang dapat digunakan tetapi terdapat beberapa kerusakan seperti AC, plafon, bed dsb.

“Pada instalasi pendaftaran pasien rawat inap, dari peninjauan yang dilakukan Komisi V DPR Aceh melihat masih panjangnya antrian pasien yang menunggu kamar untuk rawat inap hal ini dikarenakan kamar yang penuh, loket pendaftaran hanya terdapat satu loket dan masih adanya kurang informasi yang diberikan petugas kepada keluarga pasien yang menyebabkan keluarga pasien menunggu dalam waktu yang lama.”

“Pada instalasi radiologi, Komisi V DPR Aceh menemukan adanya monitor USG yang rusak, kemudian dari Informasi yang diberikan manajemen rumah sakit menyampaikan alat MRI yang ada saat ini usianya sudah 10 tahun sehingga jika digunakan MRI 10 orang pasien sehari maka MRI down. Untuk CT Scan setiap hari nya jumlah pasien membludak 25 35 pasien, dokter tidak sanggup perlu penambahan alat dan dokter. Demikian juga perlu ada nya penambahan dokter SpOG, saat ini yang sangat diperlukan di RSUD Zainoel Abidin Sangat diperlukan Banker Oncology karena jika itu belum ada semua pasien Kanker harus di Rujuk Ke Medan atau Jakarta tentunya berat bagi pasien kurang mampu,” ujar mantan aktivis mahasiswa ini lagi.

Sedangkan untuk pelayanan terhadap pasien baik itu pada UGD dan ruang rawat inap, Komisi V DPR Aceh masih melihat belum dilakukan dengan pelayanan yang maksimal hal ini dapat dilihat dari pasien antri memerlukan waktu yang lama.

Dikarenakan adanya kegiatan rapat dan pemberian SK Tenaga Kontrak pada RSUD dr. Zainoel Abidin pihak manajemen diwakili oleh Wakil Direktur Pelayanan dr. Endang beserta beberapa pegawai RSUD dr. Zainoel Abidin lainnya.

“Komisi V DPR Aceh mengharapkan pihak manajemen segera berbenah dari pelayanan dan koordinasi dengan RS kabupaten/kota tentang pasien rujukan. Manajemen rumah sakit harus benar-benar melakukan pembenahan guna memastikan seluruh layanan rumah sakit tetap akan berlangsung dengan baik.”

“Harus kita ketahui bersama sidak ini merupakan kali ke 5 yang dilakukan oleh Komisi V DPR Aceh, menyahuti laporan masyarakat tentang buruknya pelayanan di Rumah Sakit Plat Merah Tersebut,” ujar Falevi. [Parlementaria]

Previous Post

[Opini] Arah Baru Politik Aceh Dimulai 2022

Next Post

Ini Putusan Hukum Terdakwa Pemalsuan Tandatangan Yang Menjerat Mantan Keuchik di Abdya

Next Post

Ini Putusan Hukum Terdakwa Pemalsuan Tandatangan Yang Menjerat Mantan Keuchik di Abdya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Aceh Barat Terima Pengembalian Temuan Dana Desa Rp3 Miliar

Pemkab Aceh Barat Terima Pengembalian Temuan Dana Desa Rp3 Miliar

15/04/2026
Wabup Tamiang Resmi Luncurkan Program Mobile Health Clinic di Sekerak

Wabup Tamiang Resmi Luncurkan Program Mobile Health Clinic di Sekerak

15/04/2026
Al-Farlaky Minta Camat Dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah

Al-Farlaky Minta Camat Dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah

15/04/2026
Wagub Mohon Ulama Sampaikan Proses Pembangunan Aceh kepada Rakyat

Wagub Mohon Ulama Sampaikan Proses Pembangunan Aceh kepada Rakyat

15/04/2026
Plt Kadisdikbud: Penataan Kepala Sekolah di Aceh Selatan Mengacu Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025

Plt Kadisdikbud: Penataan Kepala Sekolah di Aceh Selatan Mengacu Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025

15/04/2026

Terpopuler

Gubernur Mualem Tunjuk Nurlis Jadi Jubir

Gubernur Mualem Tunjuk Nurlis Jadi Jubir

14/04/2026

Muscab PKB Pidie Lahirkan 7 Nama Kadidat Ketua

Wabup Abdya Kunjungi Warga Cot Mane, Pastikan Pembangunan Rumah Layak Huni

Setelah Diarahkan Bupati, Baitul Mal Abdya Langsung Tinjau Rumah Nurlaila

Komisi V DPRA Minta Pemerintah Aceh Benahi Pelayan RSUZA Banda Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com