BANDA ACEH – Kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa santri asal Palembang, Muhammad Wildan Al Fauzan di Jalan Pucot Baren, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Anak yatim ini meninggal dunia di lokasi kejadian seusai ditabrak truk pengangkut material tanah.
Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, peristiwa itu terjadi Selasa (11/1) kemarin. Dia telah memerintahkan Kasat Lantas Polresta Banda Aceh AKP Yasnil Akbar Nasution untuk menangkap sopir truk itu.
“Pelaku segera menyerahkan diri atau akan kami lakukan penegakan hukum yang tegas,” kata Dicky, Rabu (12/1).
Dia menyebut, polisi akan membentuk tim khusus untuk memburu pelaku tabrak lari. Pemilik truk diingatkan supaya menyerahkan pelaku jika mengetahui keberadaannya.
“Jangan menyembunyikan pelaku, karena juga akan kena sanksi pidana,” tegas Dicky.
Ditlantas Polda Aceh telah menyebar foto dan kendaraan yang dikemudikan pelaku berdasarkan hasil rekaman kamera CCTV. Masyarakat diminta memberi informasi kepada Satlantas Polresta Banda Aceh apabila mengetahui pelaku atau pemilik kendaraan.
Berdasarkan informasi dihimpun merdeka.com, Muhammad Wildan Al Fauzan merupakan seorang santri asal Palembang. Dia anak yatim yang sedang menimba ilmu agama di yayasan Qolbun Salim, Lamdingin, Kota Banda Aceh.







