Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Waka DPRA: Pj Gubernur Harus Sosok yang Paham Tentang Aceh

Atjeh Watch by Atjeh Watch
19/01/2022
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) melalui Wakil Ketua (Waka) Safaruddin, S. Sos. MSP berharap kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk menunjuk sosok Pj Gubernur Aceh yang tepat dengan paham kondisi kekinian Aceh.

Harapan itu disampaikan mengingat Gubernur Aceh Nova Iriansyah akan berakhir 5 Juli 2022, kemudian selanjutnya kepemimpinan Aceh dilanjutkan Penjabat (Pj) Gubernur hingga terpilihnya Gubernur Definitif hasil Pilkada 2024 mendatang.

“Soal penetapan Pj Gubernur itu ranahnya Mendagri. Kita berharap yang ditunjuk nanti adalah sosok yang paham tentang Aceh,” kata Safaruddin, Selasa (18/01/2022).

Safaruddin mengungkapkan bahwa kondisi Aceh saat ini tidak sedang baik-baik saja. Ada bebrapa persoalan masih menjadi pekerjaan rumah (PR), diantaranya Pengentasan Kemiskinan, Pengangguran, Pendidikan, dan Kesehatan. Konon lagi Pandemi Covid-19 belum usai.

Pria yang saat ini menjabat Sekretaris Partai Gerindra Aceh juga berharap Pj Gubernur kedepan sosok yang bisa bersinergi dengan DPRA dalam menyelesaikan berbagai persoalan Aceh.

Yang lebih penting lagi, kata Safaruddin, Pj Gubernur adalah orang mendapat mandat khusus dari Presiden untuk menyelesaikan berbagai masalah di Aceh, termasuk soal kekhususan.

“Ini penting bagi Aceh. Kita berharap Pj Gubernur adalah sosok yang bisa membangun Aceh dan bisa bergandengan tangan dengan DPRA. Sebab membangun Aceh tidak bisa hanya dilakukan sendiri oleh Pemerintah Aceh, tapi harus bersama-sama dengan DPRA,” ungkap Safaruddin

Untuk menimalisir konflik kepentingan antar eksekutif dan legislatif seperti yang sudah-sudah terjadi, menurut alumni Ikatan Pelajar Muhammadiyah itu Aceh membutuhkan pembangunan dan kesejahteraan.

“Di masa transisi kepemimpinan nanti kita tidak ingin terjadi konflik kepentingan antara DPRA dan Pemerintah Aceh. Aceh hanya butuh perubahan dan kesejahteraan,” pungkas Safaruddin.

Reporter: Rusman

Previous Post

Suhaimi Kritisi Teknis Pilchiksung yang Akan Digelar di Abdya

Next Post

Ini Alasan Ketua CCIA Pengelola TOKOPIKA Mengundurkan Diri

Next Post

Ini Alasan Ketua CCIA Pengelola TOKOPIKA Mengundurkan Diri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Cecar Kementerian ESDM Soal Gas Blok Andaman di Rapat Komite, Azhari Cage: Aceh Jangan Lagi Jadi Penonton

Cecar Kementerian ESDM Soal Gas Blok Andaman di Rapat Komite, Azhari Cage: Aceh Jangan Lagi Jadi Penonton

09/06/2026
Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

09/06/2026
Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

09/06/2026
Bupati Al-Farlaky Hadiri Rapat Rekomendasi LKPJ Tahun 2025

Bupati Al-Farlaky Hadiri Rapat Rekomendasi LKPJ Tahun 2025

09/06/2026
Pemkab Aceh Timur dan Kejari Teken Kesepakatan Bersama Penanganan Masalah Hukum

Pemkab Aceh Timur dan Kejari Teken Kesepakatan Bersama Penanganan Masalah Hukum

09/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com