Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Suhaimi Kritisi Teknis Pilchiksung yang Akan Digelar di Abdya

Atjeh Watch by Atjeh Watch
19/01/2022
in Lintas Barat Selatan
0

BLANGPIDIE – Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung) di Kabupaten Aceh Barat Daya terancam gagal, pasalnya anggaran yang dikucurkan dari APBG dinilai kurang cukup.

Hal tersebut disampaikan Suhaimi. N, SH selaku Kepala YARA perwakilan Abdya pada media ini usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang diinisiasi oleh DPRK Abdya dengan mengundang Kabag Pemerintahan dan unsur terkait mengenai kesiapan pelaksanaan Pilchiksung di bumoe Teuku Peukan tersebut, Selasa (18/01/2022).

“Saya rasa dengan anggaran 15 juta itu terlalu sedikit, karena untuk membayar honorium Panitia Pemilihan Keuchik (P2K), Petugas Pedaftar Pemilih (P2P), Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS) dan Linmas saja saya rasa kurang, apa lagi kebutuhan yang lain. Kami menyarankan agar anggaran Pilchiksung tersebut ada upaya penambahan, karena mengingat keadaan sekarang masih dalam pandemi Covid-19,” sebut Suhaimi.

Ia juga mengkritisi persoalan surat suara pemilihan Keuchik, menurutnya ukuran kertas yang sudah ditentukan dalam Perbup itu tidak etis karena terlalu kecil, apa lagi bahanya dari kertas HPS mudah luntur.

“Kita khawatirkan jika surat suara dicetak dari HPS akan sangat mudah luntur, kemudian juga akan mudah terjadi kecurangan,” ujarannya.

Pemuda yang berprofesi sebagai advokat itu juga menyarankan agar teknis Pilchiksung harus dengan pencoblosan. Karena menurutnya, kalau cuma memasukkan surat suara kedalam kota suara terlalu mudah terhitung tanpa ada pembukaan kotanya.

“Lucu juga jika 1 calon ada 1 kotak suara, pada pemilihan Presiden saja cukup mengunakan 1 kotak suara meski calonnya ada 2,” cetusnya.

Kepala Yara Abdya itu juga mengungkapkan jika Perbup Pilchiksung tersebut masih belum sempurna sehingga perlu di revisi kembali sebelum Pilchiksung di mulai.

“Didalam Qanun Aceh Nomor 4 Tahun 2009 tentang ‘Tata cara pemilihan dan pemberhentian Keuchik’ memang sudah diatur. Tapi, kita berharap harus ada ketegasan dalam isi Perbup tersebut, sehingga masyarakat tidak salah menafsirkan,” pungkasnya.

Reporter: Rusman

Previous Post

Pengelolaan Limbah Non Medis Terkesan Asal – Asalan di Puskesmas

Next Post

Waka DPRA: Pj Gubernur Harus Sosok yang Paham Tentang Aceh

Next Post

Waka DPRA: Pj Gubernur Harus Sosok yang Paham Tentang Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

09/06/2026
Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

09/06/2026
Bupati Al-Farlaky Hadiri Rapat Rekomendasi LKPJ Tahun 2025

Bupati Al-Farlaky Hadiri Rapat Rekomendasi LKPJ Tahun 2025

09/06/2026
Pemkab Aceh Timur dan Kejari Teken Kesepakatan Bersama Penanganan Masalah Hukum

Pemkab Aceh Timur dan Kejari Teken Kesepakatan Bersama Penanganan Masalah Hukum

09/06/2026
Kemendikdasmen Targetkan Tahap Sekolah Darurat di Tenda Aceh Tengah Segera Tuntas

Kemendikdasmen Targetkan Tahap Sekolah Darurat di Tenda Aceh Tengah Segera Tuntas

09/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com