Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Bandara Juanda dan Ngurah Rai Dibuka Lagi untuk WNA Segala Tujuan

Admin1 by Admin1
15/02/2022
in Nasional
0

Jakarta – Pemerintah kembali melakukan penyesuaian regulasi pintu keluar masuk internasional di wilayah Jawa-Bali. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan pemerintah akan membuka pintu keberangkatan dan kedatangan jamaah umrah melalui Bandara Juanda Surabaya.

“Selain itu, Bandara Juanda juga akan dapat menerima WNA dan WNI di luar pekerja migran Indonesia,” ujar Luhut dalam konferensi pers, Senin, 14 Februari 2022.

Sementara Bandara Ngurah Rai Bali juga akan dibuka untuk WNA-WNI non-PMI dengan segala tujuan, tidak hanya wisatawan. “Pintu laut di Bali juga dibuka untuk WNA dan WNI yang datang dengan menggunakan kapal pesiar (cruise) atau kapal layar (yacht),” ujar Luhut.

Selain itu, pemerintah juga akan melakukan penyesuaian lama waktu karantina bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Mulai pekan depan, PPLN yang telah melakukan vaksinasi booster, hanya perlu melakukan karantina selama tiga hari. Jika belum, maka tetap berlaku aturan masa karantina seperti sebelumnya, yakni selama lima hari.

Ke depan, jika situasi terus membaik, kata Luhut, pemerintah berencana menurunkan masa karantina menjadi tiga hari untuk seluruh PPLN pada Maret mendatang.

“Lalu jika situasi terus membaik dan vaksinasi terus meningkat, pada 1 April, kita tidak akan lagi menerapkan karantina terpusat bagi PPLN. Namun sekali lagi, ini bergantung pada situasi pandemi dan upaya kita mengendalikan penyebaran kasus,” ujar Luhut.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Nyan Hai, 20.735 Kantong Darah Terkumpul dari ASN Pemerintah Aceh Sejak 2020

Next Post

Kasus Baru Covid-19, Indonesia Kembali yang Terbesar di ASEAN

Next Post

Kasus Baru Covid-19, Indonesia Kembali yang Terbesar di ASEAN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

ITB-Paragon Kirim Filter Air ke Aceh Tamiang

ITB-Paragon Kirim Filter Air ke Aceh Tamiang

08/03/2026
Bawaslu Pidie Jaya Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Yatim

Bawaslu Pidie Jaya Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Yatim

08/03/2026
Muhammad Syuhada Kawal Perbaikan Ruas Jalan Peunaron melalui HRD

Muhammad Syuhada Kawal Perbaikan Ruas Jalan Peunaron melalui HRD

08/03/2026
Kapolres Pidie Gelar Tanam Jagung Serentak

Kapolres Pidie Gelar Tanam Jagung Serentak

08/03/2026
Ribuan PPPK Paruh Waktu Abdya Segera Terima SK, Diserahkan Langsung Oleh Dr Safaruddin

Ribuan PPPK Paruh Waktu Abdya Segera Terima SK, Diserahkan Langsung Oleh Dr Safaruddin

08/03/2026

Terpopuler

Nyan, Kejagung Periksa Pejabat Bea Cukai Aceh Terkait Korupsi Ekspor Limbah Sawit

Nyan, Kejagung Periksa Pejabat Bea Cukai Aceh Terkait Korupsi Ekspor Limbah Sawit

07/03/2026

Saat Mualem-Dek Fadh Mulai ‘Melenceng’ dari Visi Misi

Pertamina Minta Masyarakat Aceh Tidak Panik, Stok BBM dan LPG Cukup

Dr Wiratmadinata Kritik Keras Kebijakan Pemerintah: Jangan Jadikan Rakyat Korban Keputusan Politik

Penyunatan Anggaran JKA dan Rumah Dhuafa di APBA 2026: TAPA “Khianati” Instruksi Gubernur

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com