Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

MUI Minta BNPT Sajikan Data soal Terorisme agar Tidak Memancing Kegaduhan

Admin1 by Admin1
22/02/2022
in Nasional
0
MUI Minta BNPT Sajikan Data soal Terorisme agar Tidak Memancing Kegaduhan

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional MUI, Muhyiddin Junaidi, bersama Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat Amirsyah Tambunan, saat menyambangi Kantor Wakil Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin, 25 Maret 2019. Tempo/Egi Adyatama

Jakarta – Majelis Ulama Indonesia kembali mengkritisi pernyataan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme atau BNPT. Setelah sebelumnya dianggap membuat gaduh soal 198 pesantren terafiliasi teroris, kini soal teroris menyusup ke ormas dan lembaga negara.

Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan mengatakan ucapan itu disampaikan Direktur Deradikalisasi BNPT Irfan Idris pada Jumat, 18 Februari 2022. “Kali ini kembali membuat pernyataan yang membuat geduh dan menyesalkan diantaranya (ucapan) Irfan Idris,” kata Amirsyah saat dihubungi, Senin, 21 Februari 2022.

Amirsyah menyoroti pernyataan Irfan yang menyebutkan bahwa teroris memilik pola aksi yang baru, seperti berusaha menguasai lembaga-lembaga formal, termasuk lembaga negara. Mereka memanfaatkan sejumlah istilah yang selama ini digunakan umat Islam, seperti pembaiatan, pengajian, tarbiyah, hingga taklim untuk menarik simpatisan.

“Narasi ini harus dilakukan investigasi bersama sehingga ada fakta dan data seperti apa proses pembaitan, pengajian, sehingga jelas fakta dan datanya agar tidak meresahkan masyarakat,” ucapnya.

Di sisi lain, menurut Amirsyah, melalui narasi-narasi tersebur, BNPT hanya menginformasikan ke publik bahwa bahwa individu-individu di organisasi masyarakat juga sudah ada yang terpapar radikalisme atau terorisme. Namun, pernyataan itu hanya dilontarkan tanpa adanya upaya pencegahan yang jelas dengan diiri fakta dan data sebagai bukti. “Hemat saya keberhasilan penggulangan terorisme bukan pada penangkapan tapi pada pencegahan. Karena pencegahan merupakan kewajiban,” ujar Amirsyah.

Pada akhir pekan lalu Direktur Deradikalisasi BNPT Irfan Idris memang mengingatkan semua pihak untuk semakin mewaspadai modus-modus teroris dalam melancarkan aksi mencari simpatisan. Ia menyebut bahwa aparat di tubuh TNI maupun Polri ada yang sudah terpapar paham radikalisme ini. Mereka disebut semakin lihai berkamuflase.

“Buktinya mohon maaf, TNI – Polri juga ada yang terpapar. Jadi, sekali lagi bukan lembaganya, tapi intinya mereka harus ke mana pun bisa menyesuaikan,” ungkap Irfan dalam sebuah diskusi di kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat, 18 Februari 2022.

Oleh sebab itu, dia menekankan pentingnya penguatan pembinaan atau pemahaman deradikalisasi di manapun. Saat ini, BNPT pun telah mengusung kebijakan penanggulangan terorisme dengan skema pentahelix sejak awal 2022. “Makanya pembinaan atau deradikalisasi yang harus kita kuatkan jangan agar mereka kembali beraksi, kembali lagi terpapar untuk tampil memasuki lembaga-lembaga seperti Majelis Ulama atau partai politik,” tutur Irfan.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

DPR Ingatkan Kepala IKN Langsung Ditunjuk Presiden Hanya pada Tahap Awal

Next Post

Salah Satu Terdakwa Pemerkosa ABG hingga Hamil Divonis Bebas

Next Post
Jaksa Akan Kasasi Vonis Bebas Perkosaan Anak di Aceh Besar

Salah Satu Terdakwa Pemerkosa ABG hingga Hamil Divonis Bebas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

24/08/2026
Respon Erosi Krueng Babahrot, Pemkab Abdya Usulkan Penanganan Hingga ke Pemerintah Pusat

Respon Erosi Krueng Babahrot, Pemkab Abdya Usulkan Penanganan Hingga ke Pemerintah Pusat

24/08/2026
Muara Lhok Pawoh Dangkal Lagi, Nelayan Gotong Royong Keruk Sendimen, BPBK: Tunggu Hasil Survey

Muara Lhok Pawoh Dangkal Lagi, Nelayan Gotong Royong Keruk Sendimen, BPBK: Tunggu Hasil Survey

23/08/2026
Janji Kampanye Tertunai, Dr. Safaruddin Buktikan Bisa Selamatkan Aset

Janji Kampanye Tertunai, Dr. Safaruddin Buktikan Bisa Selamatkan Aset

23/08/2026
Rayakan HUT, Demokrat Pidie Gelar Lomba Rakyat

Rayakan HUT, Demokrat Pidie Gelar Lomba Rakyat

23/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

MUI Minta BNPT Sajikan Data soal Terorisme agar Tidak Memancing Kegaduhan

Dr. Safaruddin Bawa Tim Sepak Bola Kodim Abdya Sebagai Juara Piala Pangdam IM Cup Tahun 2026

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com