Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Ribuan Warga Banda Aceh Ajukan Pembuatan Akta Kematian

Admin1 by Admin1
23/02/2022
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Disdukcapil Kota Banda Aceh mencatat ada 1.869 warga mengajukan pembuatan akta kematian selama 2021.

Kepala Disdukcapil Banda Aceh Emila Sovayana menilai, warga sudah semakin sadar pentingnya akta kematian, sehingga setiap tahunnya terus meningkat.

“Apalagi setelah ada program santunan kematian,” katanya, melansir Antara, Rabu (23/2/2022).

Emila mengimbau masyarakat yang anggota keluarganya sudah meninggal dunia supaya dapat melakukan pengurusan akta kematian kematian, sehingga bisa mendapatkan santunan dari pemerintah.

“Kita berharap kepada warga untuk segera mengurusnya, karena masih banyak yang belum mengurus akta kematian tersebut, ini penting karena juga berkaitan dengan data kependudukan,” katanya.

Akta kematian tersebut sebagai pembersih database dan juga bermanfaat untuk pengurusan warisan, pemberhentian tunjangan keluarga, pengurusan pensiunan bagi pegawai (janda/duda), pengurusan taspen dan melaksanakan pencatatan perkawinan (cerai/mati).

“Kemudian untuk mengklaim asuransi jiwa, mengklaim asuransi jasa raharja, pencairan dana /tabungan bank, penghentian pembayaran JKA dan BPJS dan lain-lain,” katanya.

Selain itu, akta kematian juga menjadi salah satu syarat dalam pengurusan santunan kematian yang merupakan program unggulan Pemerintah Banda Aceh sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakatnya.

Sumber: suara.com

Previous Post

Gajah Liar Kembali Ditemukan Mati di Pedalaman Aceh Utara

Next Post

APA Nilai Pemkab Pijay Tak Serius Atasi Kemiskinan

Next Post
APA Nilai Pemkab Pijay Tak Serius Atasi Kemiskinan

APA Nilai Pemkab Pijay Tak Serius Atasi Kemiskinan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

‎YARA Desak Polda Aceh Bongkar Tambang Emas Ilegal Berkedok Normalisasi Sungai di Linge

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

22/08/2026
IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang

IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang

22/08/2026
PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

PLN Bangun Backbone Cadangan Jaringan Transmisi Aceh-Sumut

22/08/2026
Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026

Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026

22/08/2026
Distan Aceh Besar Dukung Gampong Bakthu Persiapan Gammawar Tingkat Provinsi

Distan Aceh Besar Dukung Gampong Bakthu Persiapan Gammawar Tingkat Provinsi

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Ribuan Warga Banda Aceh Ajukan Pembuatan Akta Kematian

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Nyan, 514 ASN Pidie Jaya Dipetakan, Karier Kini Diuji: Kompetensi atau Kedekatan?

Ohku, Negara Rugi Rp1 Triliun akibat Penyalahgunaan BBM di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com