Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

BKSD Pasang Pagar Kejut Cegah Konflik Gajah-Manusia

Admin1 by Admin1
22/03/2022
in Nanggroe
0
BKSD Pasang Pagar Kejut Cegah Konflik Gajah-Manusia

BANDA ACEH – Interaksi antara Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) dan masyarakat yang berdampak buruk, kerap terjadi di Kabupaten Pidie Aceh.

Untuk menanggulangi dampak negatif tersebut, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Fauna & Flora International’s Indonesia Programme (FFI’s IP) dan konsorsium konservasi gajah di Provinsi Aceh yang diwakili oleh CRU Aceh, melakukan antisipasi.

Yakni menyiapkan dan menyerahkan pagar kejut atau power fencing, ke masyarakat di enam gampong dalam Kemukiman Beungga, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, pada hari Kamis (17/3/2022) lalu. Pagar kejut, sepanjang 4.200 meter, dipasang di Dusun Geunie, Kampung Lhok Keutapang, Kecamatan Tangse Aceh.

Kepala BKSDA Aceh Agus Arianto menuturkan, penyerahan alat tersebut merupakan bentuk komitmen dalam rangka implementasi salah satu strategi penanggulangan interaksi negatif gajah liar dan manusia, yang kerap terjadi di Kabupaten Pidie.

“Kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari kegiatan rapat koordinasi penanggulangan interaksi negatif di Kabupaten Pidie pada tanggal 8 Maret 2022 lalu,” katanya di Aceh, Senin (21/3/2022).

Menurutnya, implementasi strategi lainnya dalam penanggulangan interaksi negatif gajah liar dan manusia yang akan dilakukan, antara lain pemasangan GPS collar dan penanaman bio barrier.

Pagar kejut yang dipasang di Kabupaten Pidie Aceh, untuk menekan interaksi negativ antara Gajah Sumatra dan warga sekitar (Dok. BKSDA Aceh / Liputan6.com)

Seperti tanaman yang tidak disukai gajah, antara lain jenis tanaman jeruk nipis dan kemiri, serta proses penyusunan koridor gajah liar yang secara paralel saat ini sedang berproses.

Asisten II Bupati Pidie Tarmizi menuturkan, power fancing telah dipasang untuk menjaga enam gampong mukim di Beungga di Kabupaten Pidie. Namun juga, masih banyak kegiatan lain untuk mencegah adanya interaksi negatif dari gajah dan manusia.

“Masyarakat sudi menjaga alat dengan baik, merawat dan jangan membiarkan hal-hal negatif pada alat ini. Harus tetap dilapor dan dijaga,” ujarnya.

Pagar kejut yang dipasang di Kabupaten Pidie Aceh, untuk menekan interaksi negativ antara Gajah Sumatra dan warga sekitar (Dok. BKSDA Aceh / Liputan6.com)

Ilyas, Imun Mukim Beungga merasa senang mendapatkan power fencing. Menurutnya, gajah masuk ke dalam desa mereka sudah lama dan merusak banyak tanaman kebun atau padi masyarakat.

“Masyarakat sangat rugi bila hasil tanamannya rusak, namun mereka mengerti bahwa gajah dilindungi oleh pemerintah, maka masyarakat terbuka akan pendampingan dari pemerintah lokal atau mitra yang bekerja di sekitar desa ini,” katanya.

Dia berharap, desa lain yang masih belum ada pagar kejut, juga dapat diinisiasi agar menjaga tanaman hasil kebun atau padi masyarakat dari keberadaan gajah yang masuk ke pemukiman.

Sumber: liputan6.com

Previous Post

Komnas HAM Sedang Kawal 3 Kasus Dugaan Pelanggaran HAM di Papua

Next Post

Aminullah Gelar Silaturahmi dengan Pensiunan Bank Aceh Syariah

Next Post
Aminullah Gelar Silaturahmi dengan Pensiunan Bank Aceh Syariah

Aminullah Gelar Silaturahmi dengan Pensiunan Bank Aceh Syariah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Sudah Hampir 6 Bulan Warga di Krueng Mane Tak Bisa Tanam Padi

Ohku, Sudah Hampir 6 Bulan Warga di Krueng Mane Tak Bisa Tanam Padi

02/06/2026
Kadinsos Aceh Ajak ASN Perkuat Pelayanan dan Hadirkan Inovasi untuk Masyarakat

Kadinsos Aceh Ajak ASN Perkuat Pelayanan dan Hadirkan Inovasi untuk Masyarakat

02/06/2026
Satu Hektare Lahan Pinus di Weh Pesam Bener Meriah Terbakar

Satu Hektare Lahan Pinus di Weh Pesam Bener Meriah Terbakar

02/06/2026
Mualem Saksikan Langsung RDP DPR-RI Bahas Revisi UUPA

Mualem Saksikan Langsung RDP DPR-RI Bahas Revisi UUPA

02/06/2026
Pemerintah Aceh Diminta Bersikap Kritis Soal Pengelolaan Blok Andaman

Pemerintah Aceh Diminta Bersikap Kritis Soal Pengelolaan Blok Andaman

02/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

Kaya SDA Tapi Miskin, Hasto: Jangan Seperti di Aceh

Bertemu DPR RI dan Mendagri, Aliansi PPPK PW Minta Presiden Perhatian Nasibnya

BKSD Pasang Pagar Kejut Cegah Konflik Gajah-Manusia

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com