SIGLI – Pemerintah Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Jabal Ghafur (Unigha) menyoroti rencana pembangunan Tugu Buah Melinjo dalam Anggaran Pemerintah Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Pidie 2022.
Hal itu dikatakan Refan Nurreza, Gubernur Fakultas Ekonomi Unigha melalui rilisnya kepada atjehwatch.com, Selasa, 22 Maret 2022.
Refan menyampaikan kekecewaannya terhadap keputusan itu yang dinilai merugikan rakyat Pidie dan pemborosan anggaran.
“Pembangunan tugu itu dengan anggaran sebesar Rp. 5 Milyar sungguh sangat tidak bijak,” kata Refan.
Lanjutnya, sepakat saja dengan pembangunan tugu tersebut. Namun, dengan pagu anggaran sebesar itu pemborosan anggaran namanya, Pidie masih banyak PR yang harus diselesaikan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Maret 2021 Pidie menempati posisi ketiga termiskin di Aceh dengan persentase kemiskinan 19,59 %. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Pidie pada tahun 2021 sebesar 70,70 % lebih rendah dari kabupaten tetangganya, Pidie Jaya sebesar 73,20 % lebih rendah dari Nasional 72,29%.
Seharusnya, Pidie lebih fokus pada persoalan sangat mendasar seperti pengentasan kemiskinan, pembukaan lapangan kerja baru untuk mengurangi angka pengangguran.
“Kondisi rakyat sedang susah efek pasca pandemi, seharusnya Pemerintah Pidie mencari solusi bukan mecari kesempatan dan kesempitan,” ujar Gubernur Fakultas ekonomi Universitas Jabal Ghafur Sigli.[ ]










