Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Badai Pasir Terjang Ibu Kota Saudi Hingga Hambat Jarak Pandang Lalin

Admin1 by Admin1
18/05/2022
in Internasional
0
Badai Pasir Terjang Ibu Kota Saudi Hingga Hambat Jarak Pandang Lalin

Kabut pasir pekat membuat gedung-gedung ikonik di Riyadh termasuk Pusat Kerajaan hampir mustahil dilihat dari jarak ratusan meter. Ilustrasi. (Foto: AP/Hadi Mizban)

Jakarta – Badai pasir melanda ibu kota Arab Saudi, Riyadh, dan wilayah lain di kerajaan itu hingga menghambat jarak pandang dan memperlambat lalu lintas pada Selasa (17/5).

Kabut pasir pekat membuat gedung-gedung ikonik di Riyadh termasuk Pusat Kerajaan hampir mustahil dilihat dari jarak lebih dari beberapa ratus meter.

Meski cuaca buruk, pihak berwenang tidak menerapkan pembatalan atau penundaan penerbangan.

“Angin debu di permukaan timur negara dan di Riyadh akan berlangsung dalam beberapa waktu, mengurangi pandangan horizontal,” kata Pusat Meteorologi Saudi melalui pernyataan di kantor berita resmi Saudi Press Agency pada Selasa (17/5).

Kondisi kabut debu juga diperkirakan akan menerjang wilayah di barat Saudi, termasuk Mekah dan Madinah, menurut perkiraan. Hal ini dapat menghambat para jemaah yang tengah melaksanakan ibadah umrah.

Rambu-rambu elektronik di sepanjang jalan raya Riyadh menyala demi memperingatkan setiap pengemudi untuk mengurangi kecepatan mereka karena jarak pandang yang buruk.

Di pusat kota Riyadh, mobil dan bangunan berlapis pasir, dan penduduk berjuang membersihkan butiran debu dan pasir yang menyelimuti rumah mereka.

“Bekerja di luar sangat sulit karena tanahnya kotor,” kata seorang pekerja konstruksi Pakistan yang bernama Kalimullah kepada AFP.

“Saya mencoba mencuci muka dari waktu ke waktu,” tambah pria berusia 30 tahun itu, melilitkan selembar kain di wajahnya mencegah pasir masuk.

Sementara itu, pekerja kantor Saudi Abdullah Al-Otaibi mengatakan dia bersyukur dapat bekerja di dalam ruangan.

“Badai debu adalah bagian dari budaya kami dan kami sudah terbiasa, tetapi beberapa di antaranya parah,” kata Al-Otaibi, 39, menggosok matanya saat dia bergegas ke gedung kantornya.

Sebagian wilayah Arab Saudi biasanya mengalami badai pasir antara bulan Maret dan Mei, dengan intensitas yang bervariasi. Frekuensi badai telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir di wilayah tersebut.

Tetangga Saudi, Irak, telah mengalami delapan badai pasir sejak pertengahan April, sebuah fenomena yang dipicu oleh degradasi tanah, kekeringan hebat, dan curah hujan rendah terkait dengan perubahan iklim.

Sementara itu, di Iran, kantor-kantor pemerintah dan sekolah hingga universitas ditutup di banyak provinsi karena “cuaca yang tidak sehat” dan badai pasir, media pemerintah melaporkan.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Rusia: 265 Tentara Ukraina Menyerah di Azovstal

Next Post

Fraksi Partai Aceh Peroleh Dua AKD di DPRK Aceh Besar

Next Post
Fraksi Partai Aceh Peroleh Dua AKD di DPRK Aceh Besar

Fraksi Partai Aceh Peroleh Dua AKD di DPRK Aceh Besar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

APBK 2027 Harus Menjawab Krisis Pascabanjir, Bukan Sekadar Menyusun Angka Anggaran

APBK 2027 Harus Menjawab Krisis Pascabanjir, Bukan Sekadar Menyusun Angka Anggaran

04/08/2026
Fraksi Partai Aceh “Kuliti” Kinerja Pemkab Pidie Jaya: Delapan Bulan Pascabanjir Belum Pulih, RTRW Mandek, Qanun PDAM Tak Jelas

Fraksi Partai Aceh “Kuliti” Kinerja Pemkab Pidie Jaya: Delapan Bulan Pascabanjir Belum Pulih, RTRW Mandek, Qanun PDAM Tak Jelas

04/08/2026
Dari Rumah Layak Huni Menuju Ekonomi Mandiri, TMMD ke-129 Hadirkan Semangat Baru Warga Aceh Selatan

Dari Rumah Layak Huni Menuju Ekonomi Mandiri, TMMD ke-129 Hadirkan Semangat Baru Warga Aceh Selatan

04/08/2026
HT Ibrahim Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Jaya, Warga Sampaikan Beragam Persoalan Pembangunan

HT Ibrahim Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Jaya, Warga Sampaikan Beragam Persoalan Pembangunan

04/08/2026
Kejari Pidie Jaya Lelang 1.296 Liter Solar dan iPhone Rampasan Negara, Eksekusi Aset Hasil Putusan Berkekuatan Hukum Tetap

Kejari Pidie Jaya Lelang 1.296 Liter Solar dan iPhone Rampasan Negara, Eksekusi Aset Hasil Putusan Berkekuatan Hukum Tetap

04/08/2026

Terpopuler

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

02/08/2026

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

Badai Pasir Terjang Ibu Kota Saudi Hingga Hambat Jarak Pandang Lalin

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com