Jantho – Fraksi Partai Aceh peroleh dua Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRK Aceh Besar masa sisa periode 2019-2024. Perihal ini ditetapkan pada Paripurna ke-2 DPRK Aceh Besar masa persidangan ke-II tahun sidang 2021-2022, dengan agenda Pengesahan Perubahan Alat Kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Besar masa jabatan tahun 2019-2024.
Juanda Djamal, ketua Fraksi Partai Aceh DPRK Aceh Besar periode 2019-2024, menjelaskan bahwa perolehan ini menjadi momentum bagi F-PA karena pada paruh waktu pertama tidak memperoleh AKD apapun, karena memang F-PA bersikap untuk tidak masuk dalam koalisi saat itu.
Selama paruh waktu pertama, sikap politik F-PA jelas,yaitu penyeimbang eksekutif. Hal tersebut sebagaimana sikap atas penolakan pembelian lahan Rumah Sakit Siron, lahan kuburan gampong Lubuk Batee dan Lahan RPH di Blang Bintang.
“Sikap kita jelas, menolaknya, meskipun pemkab Aceh Besar tetap melakukan pembelian atas lahan-lahan tersebut,” kata Juanda.
Khusus paruh waktu kedua, jelas Juanda Djamal, F-PA memperoleh ketua Komisi II yang membidangi pembangunan ekonomi. F-PA menetapkan kader terbaiknya saudara Gunawan SE,MM.
“Beliau kader terbaik Partai Aceh dari daerah pemilihan wilayah -II yaitu Peukan Bada, Lhoknga, Pulo Aceh, Leupung dan Lhoong.”
Selanjutnya, AKD lainnya adalah Badan Kehormatan Dewan (BKD), F-PA menetapkan kader terbaiknya Tgk Saifuddin.
“Beliau adalah kader PA dari Daerah pemilihan Wilayah III yaitu Darul Imarah, Darul Kamal dan Simpang,” kata dia.
Untuk memperkuat posisi keduanya, baik Gunawan dan Saifuddin kemudiaan juga menempati Badan legislasi (Banleg) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRK Aceh Besar mewakili Fraksi Partai Aceh.
Juanda menambahkan, dalam paruh waktu kedua, kepemimpinan eksekutif akan dipimpin oleh penjabat Bupati, maka peran kedua kader terbaik kita, Gunawan dan Saifuddin, sangat strategis untuk menyampaikan berbagai pemikiran dan pendapatnya, agar agenda-agenda strategis PA dapat menjadi kebijakan pembangunan di masa depan.
“Harapan kita, kerja keras semua kita mendapatkan hasil yang efektif dan maksimal guna terus menguatkan kepercayaan public pada Partai Aceh,” tutup Juanda Djamal











