Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pj Gubernur: Penanganan Banjir Lhoksukon Menjadi Atensi Pemerintah

Admin1 by Admin1
24/10/2022
in Nanggroe
0
Pj Gubernur: Penanganan Banjir Lhoksukon Menjadi Atensi Pemerintah

LHOKSUKON – Banjir Aceh Utara sangat memengaruhi kehidupan sosial masyarakat, terutama di sektor ekonomi. Saat ini, penanganan banjir Aceh Utara menjadi perhatian serius Pemerintah. Keseriusan tersebut dibuktikan dengan kunjungan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, ke Lhoksukon pada Selasa (18/10) lalu.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki saat meninjau lahan persawahan warga yang terendam banjir, di Gampong Matang Ubi, Kecamatan Lhoksukon, Minggu (23/10/2022).

“Penanganan banjir Aceh Utara memang menjadi salah satu atensi Pemerintah, karena memang setiap tahun banjir. Selasa lalu Menteri PUPR juga sudah datang ke sini, sebelumnya Kepala Badan Nasional Penanggulangan bencana juga sudah di sini. Jadi nanti akan dilakukan normalisasi di muara dan perbaikan tanggul. Saya berharap tahun depan tidak ada lagi banjir di sini,” ujar Achmad Marzuki.

“Tahun 2023 akan kita lakukan normalisasi sungai di Lhoksukon. Jika Waduk Keureuto selesai di tahun 2023, Insya Allah wilayah ini akan aman dari banjir. Waduk Keureuto harus selesai di akhir 2023. Jadi, kami memohon dukungan masyarakat, karena semua ini demi kepentingan masyarakat,. Dengan keberadaan waduk, maka sawah akan teraliri air dengan baik dan banjir pun teratasi,” sambung Pj Gubernur.

Achmad Marzuki mengungkapkan, banjir Aceh Utara lalu mengakibatkan 6.776 hektar sawah warga terendam dan sebanyak 3.611 hektar dipastikan gagal panen.

“itu sudah dapat penggantian asuransi yang selama ini preminya dibayar oleh Pemerintah Aceh serta bantuan benih. Dan ada juga padi terendam banjir yang dipanen masyarakat. Meski kualitasnya tidak terlalu bagus namun sudah ada pihak yang menyatakan siap membeli. Biasanya harganya itu Rp5.500, nah padi ini nantinya akan dibeli dengan harga Rp3.500 per kilogram yang akan dimanfaatkan untuk pakan ternak. ,” imbuh Pj Gubernur.

Di Aceh Utara, Pj Gubernur juga sempat singgah dan berdialog dengan Yusra, salah seorang masyarakat penerima bantuan Rumah Layak Huni, di Gampong Trieng Matang Ubi Lhoksukon. Dalam kunjungan tersebut, Pj Gubernur turut didampingi oleh Ketua DPRA Saiful Bahri.

“Assalamualaikum Ibu, bagaimana rumahnya?” tanya Gubernur pada Yusra.

“Alhamdulillah, rumahnya bagus Pak dan sudah kami tempati. Kami sekeluarga menyampaikan terima kasih atas bantuan dari Pak Gubernur,” kata Yusra.

Selanjutnya, Pj Gubernur bersama Ketua DPRA berkunjung ke Mapolsek Lhoksukon dan Makoramil Lhoksukon, yang juga terimbas banjir beberapa waktu lalu.

“Selama ini aparatur di kedua institusi ini cukup aktif terjun langsung membantu masyarakat yang terimbas banjir, meskipun markas mereka sendiri juga tak luput dari terjangan banjir. Jadi, kunjungan kami hari ini, sebagai bentuk dukungan dan penyemangat kepada teman-teman kepolisian dan TNI,” kata Pj Gubernur.

Previous Post

Sekda Ikut Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah

Next Post

Nyan, PT PIM Mulai Produksi Pupuk Lagi

Next Post
Nyan, PT PIM Mulai Produksi Pupuk Lagi

Nyan, PT PIM Mulai Produksi Pupuk Lagi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

7 Siswa SMAN 1 Dewantara Lolos ke OSN Provinsi, Siap Harumkan Aceh Utara

7 Siswa SMAN 1 Dewantara Lolos ke OSN Provinsi, Siap Harumkan Aceh Utara

07/07/2026
Menata Tambang Rakyat Melalui WPR dan IPR, Jalan Menuju Keadilan Pengelolaan SDA

Menata Tambang Rakyat Melalui WPR dan IPR, Jalan Menuju Keadilan Pengelolaan SDA

07/07/2026
Raker Tahunan Dayah Darul Quran Aceh Perkuat Sinergi Sambut Tahun Ajaran Baru

Raker Tahunan Dayah Darul Quran Aceh Perkuat Sinergi Sambut Tahun Ajaran Baru

07/07/2026
Ohku, Seorang Ayah di Banda Aceh Dihukum Bersihkan Masjid Usai Terbukti Terlantarkan Anak

Ohku, Seorang Ayah di Banda Aceh Dihukum Bersihkan Masjid Usai Terbukti Terlantarkan Anak

07/07/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Tegaskan Rotasi dan Mutasi Tanpa Pungutan Biaya pada Pelantikan Jabatan Tugas Tambahan

Kakanwil Kemenag Aceh Tegaskan Rotasi dan Mutasi Tanpa Pungutan Biaya pada Pelantikan Jabatan Tugas Tambahan

07/07/2026

Terpopuler

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Komisaris PIM Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Pidie Jaya

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Komisaris PIM Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Pidie Jaya

06/07/2026

Pj Gubernur: Penanganan Banjir Lhoksukon Menjadi Atensi Pemerintah

STAI Nusantara Buka Magister Studi Islam, Dr. Safwan: Saatnya Manuskrip Ulama Aceh Menjadi Rujukan Ilmu Pengetahuan Modern

Nasir Syamaun Dipastikan Hadir di Jazz Fusion Fiesta, Sinyal Kuat Kebangkitan Jazz Tanah Rencong

Panen Perdana Bawang Merah di Lahan Pascabanjir, BI dan Pemkab Pidie Jaya Siapkan Model Pemulihan Ekonomi Berbasis Pertanian

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com