BLANGPIDIE – Dalam rangka menyambut kedatangan Wakil Mentri Pertanian (Wamentan) Republik Indonesi (RI) Harvick Hasnul Qolbi, pada Senin 21 November 2022 mendatang. Pj Bupati Aceh Barat Daya, H. Darmansah. S. Pd. MM, yang di dampingi Plt Kadis Kominsa Mawardi, SH melakukan Konferensi pers bersama sejumlah awak media di halaman Mesjid Agung Baitul Ghafur, Sabtu (19/11/2022).
Pada Konferensi Pers itu, Pj Bupati Abdya H. Darmansah mengatakan, Sejauh ini persiapan penyambutan Wamentan RI sudah mencapai 80 persen.
Kunjungan kerja Wamentan ke Abdya kabarnya ikut didampingi Pj Gebunur Aceh, Kapolda, Panglima Kodam Iskandar Muda, Kejati Aceh, Ketua DPRA dan disambut Pj Bupati Abdya serta unsur Forkopimkab dan sepuluh ribu petani Abdya.
“InsyaAllah, Wamentan akan tiba di Abdya pada hari Senin 21 November ini, sebelum ke lokasi Panen Raya, Wamentan dan rombongan terlebih dahulu menghadiri Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW, dengan hidangan 100 kuah beulangong yang kita sediakan nantinya di Masjid Agung Baitul Ghafur,” Ucap H. Darmansah.
Setelah Shalat Zuhur berjamaah, lanjut Darmansah, Wamentan beserta rombongan akan menuju ke lokasi Panen Raya yang ada di Gampong lhung Tarok Kecamatan Blangpidie dan juga ikut seribu petani dan masyarakat Abdya.
Di sela-sela kegiatan tersebut, ada penandatanganan kerjasama antar daerah Abdya dengan Kabupaten Aceh Singkil bidang pangan untuk mengatasi inflasi Kabupaten Aceh singkil, kemudia juga ada penyerahan bibit jengkol unggul, bibit Kelapa Aromatik Thailand kepada petani. Disamping itu juga ada penyerahan pinjam pakai lahan seluas 4 hektare di Gampong Lama Tuha kepada lembaga Rumah Zakat Indonesia.
“Surplus beras di Kabupaten Abdya ada 42 ton, oleh karena itu, kita membantu daerah tetangga yang sedang mengalami inflasi. Degan adanya penandatanganan kesepakatan bersama besok itu, harapan k terus berlanjut Singkil bisa sembuh dari inflasi hingga normal kembali,” ungkap H. Darmansah.
Sebelumnya untuk diketahui, tujuan kerjasama antara Abdya dengan Aceh Singkil ini, Pj Bupati Abdya H. Darmansah menyebutkan karena Abdya selalu surplus beras sementara Aceh Singkil daerah defisit beras dan rentan terjadinya inflasi.
“Tujuan dari kerjasama yang akan kita bangun nantinya, bertujuan untuk mendongkrak ekonomi petani Abdya. Karena, stok beras di daerah kita sudah melebih target makanya kita surplus ke kabupaten lainya yang minim dan terjadi inflasi, misalnya di Aceh Singkil,” pungkas Pj Bupati Aceh Barat Daya H. Darmansah. S. Pd. MM dihadapan sejumlah awak media. [Rusman]











