Banda Aceh -Pemerintah Aceh melalui Dinas Syariat Islam (DSI) kembali menggelar Dialog Tokoh Lintas Agama dalam rangka Penguatan Syariat Islam, di Grand Nanggroe Banda Aceh.
Dalam dialog yang bertemakan Melalui Dialog Tokoh Lintas Agama Kita Tingkatkan Kerukunan dan Keharmonisan Hubungan Sosial antar Umat Beragama di Aceh, mengahdirkan narasumber antara lain Kakanwil Kemenag Aceh yang diwakili Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Drs H Arijal MSi.
Salam sesi materi yang dipadu diskusi, yang dipandu Subkoordinator Ortala dan KUB Zulfahmi SAg MH, Kakanwil membahani peserta lewat materi Peran Tokoh Agama dalam Merawat Kerukunan Umat Beragama.
Kakanwil yang diwakili Kabid PHU Arijal, menjelaskan bahwa Indonesia adalah rumah bersama karena di negara kita multi etnis, multi bahasa, multi agama, multi pulau dan sebagainya.
“Oleh sebab tugas tokoh agama memberi pengertian dan pemahaman kepada umat masing-masing,” ajak Arijal, yang pernah menjabat Kakankemenag Aceh Timur dan Kakankemenag Aceh Barat Daya.
Acara tiga hari, Rabu-Jumat (14-16 Desember) diikuti 90 peserta.
Peserta dari tokoh agama yang ada di Aceh, dan yang berasal dari Banda Aceh, Aceh Besar dan Sabang.
Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Dr H EMK Alidar SAg MA ketika membuka acara meminta seluruh tokoh agama berperan aktif untuk menjaga kerukunan umat beragama.
“Karena tokoh agama berada di tengah-tengah masyarakat dan sangat mengetahui umat dan persoalan yang di hadapi,” imbuhnya.
Selain Kakanwil, beberapa materi penting yang disajikan lewat kegiatan akhir tahun ini. Dan yang menjadi key note speaker adalah Kepala Pusat Keturunan Umat Beragama (Kapus KUB) Kemenag RI Dr Wawan Junaidi MA yang langsung hadir dalam acara yang akhir bulan lalu juga hadir aktif dalam Orientasi Pelopor Penguatan Moderasi Beragama Angkatan IV di Kanwil.
Kapus KUB sampaikan materi terkait Memahami Kerukunan Umat Beragama.
“Dan seluruh peserta sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut,” pungkas Tgk H Akhyar MAg, satu peserta aktif.










