Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Menilik Kehidupan ‘Kota Gereja’ di Negara Muslim Qatar

Admin1 by Admin1
16/12/2022
in Internasional
0

Jakarta – Qatar menuai sorotan saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Tak hanya soal gempita olahraga, sudut lain seperti tempat ibadah juga menuai perhatian.

Misalnya Gereja Katolik Our Lady of the Rosary di ibu kota Qatar, Doha.

Tempat ibadah ini berada di kompleks agama atau yang dikenal ‘Kota Gereja’. Dari luar, bangunan itu biasa saja, tak mencolok, dan tak ada Salib.

“Ini sesuatu yang sangat unik di sini, di Timur Tengah. Minggu kami adalah Jumat,” kata pastor paroki, Pendeta Reli Gonzaga, seperti dikutip Associated Press, Kamis (15/12).

Sebagaimana gereja pada umumnya, gereja ini juga melayani Misa hingga pembaptisan, pernikahan dan pengakuan dosa.

Gereja semakin tampak ramai saat Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Banyak pengunjung yang menyempatkan diri beribadah.

Selain itu, pekerja migran di Qatar yang berasal dari berbagai negara juga turut melakukan ibadah di gereja tersebut.

“Saya bisa merasakan semangat gereja yang sesungguhnya, gereja universal.” ungkap dia.

Menurut laporan Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat soal kebebasan beragama, kompleks yang dikenal sebagai Kota Gereja terletak di tanah milik pemerintah.

Namun, pihak berwenang melarang simbol atau atribut apapun yang berkaitan dengan Kristen di bangunan tersebut.

“Dengan instruksi pemerintah yang jelas bahwa simbol Kristen seperti salib, menara, dan patung tak diizinkan di bagian luar gedung gereja,” demikian bunyi laporan AS.

Nyanyian lagu dan perayaan lain juga hanya berlangsung di dalam kompleks.

Qatar membatasi ibadah umum bagi agama non-Islam dan mengkriminalisasi dakwah atas nama organisasi, masyarakat, atau yayasan agama apa pun selain Islam di ruang publik.

Kelompok agama non-Muslim di Qatar beberapa di antaranya Hindu, Katolik, Budha, Anglikan, Protestan dan Koptik Mesir.

Namun, larangan tersebut tak meluruhkan niat dan semangat Umat Katolik dalam menjalankan ibadah.

Bagi Gonzaga, tak menggunakan salib di luar gedung adalah bentuk rasa hormat terhadap negara dan rakyatnya.

Pihak-pihak gereja juga memberikan layanan untuk agama Kristen dari mulai kelompok dewasa hingga anak-anak.

“Banyak orang mengira tak ada gereja Kristen di sini. Itulah mengapa mereka terkejut ketika melihat kami bisa melakukan semua yang kami lakukan di dalam kompleks gereja” kata dia.

Di luar kompleks, para pendeta juga kerap mengunjungi narapidana Kristen dan pergi ke rumah sakit untuk menanggapi permintaan Komuni, pengakuan dosa, atau mendoakan orang yang sedang sakit.

Saat melakukan perjalanan, para pendeta tetap mengenakan jubah Fransiskan.

Beberapa umat Katolik yang tinggal jauh dari kompleks ingin melihat gereja baru di wilayah lain, tak hanya di Doha.

Harapan ini mungkin akan membantu warga yang bekerja atau tinggal jauh dari Gereja Our Lady of the Rosary, sehingga bisa melaksanakan ibadah secara rutin.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Korban Tewas Longsor Malaysia Jadi 8 Orang, Termasuk Anak-anak

Next Post

Jembatan Nusa Penida Ambruk, 35 Orang Jatuh ke Laut

Next Post

Jembatan Nusa Penida Ambruk, 35 Orang Jatuh ke Laut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mualem Resmi Dukung Nurdiansyah Alasta Pimpin Partai Demokrat Aceh, 18 DPC Solid Menangkan di Musda

Mualem Resmi Dukung Nurdiansyah Alasta Pimpin Partai Demokrat Aceh, 18 DPC Solid Menangkan di Musda

08/07/2026
Afdhal Buka Sosialisasi Pendidikan Kader Ulama MPU Banda Aceh

Afdhal Buka Sosialisasi Pendidikan Kader Ulama MPU Banda Aceh

08/07/2026
Aceh Berpotensi Dilanda Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Warga di Dataran Tinggi Gayo Diminta Waspadai Hujan Deras

08/07/2026
Diniyah Ruhama Tanjong Resmi Diluncurkan, Prof Fauzi Saleh: Ubah Gawai Jadi Media Belajar Santri

Diniyah Ruhama Tanjong Resmi Diluncurkan, Prof Fauzi Saleh: Ubah Gawai Jadi Media Belajar Santri

08/07/2026
Lahirkan Berbagai Prestasi di SMAN Unggul Aceh Timur, Ini Kiprah Kepseknya

Lahirkan Berbagai Prestasi di SMAN Unggul Aceh Timur, Ini Kiprah Kepseknya

08/07/2026

Terpopuler

Ohku, DAK Fisik Nol Persen, Pembangunan Pidie Jaya Terancam Molor

Ohku, DAK Fisik Nol Persen, Pembangunan Pidie Jaya Terancam Molor

07/07/2026

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Komisaris PIM Awasi Distribusi Pupuk Bersubsidi di Pidie Jaya

Panen Perdana Bawang Merah di Lahan Pascabanjir, BI dan Pemkab Pidie Jaya Siapkan Model Pemulihan Ekonomi Berbasis Pertanian

Raker Tahunan Dayah Darul Quran Aceh Perkuat Sinergi Sambut Tahun Ajaran Baru

Menilik Kehidupan ‘Kota Gereja’ di Negara Muslim Qatar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com