Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Azwir Nazar: Rohingya Saudara Kita

Atjeh Watch by Atjeh Watch
09/01/2023
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Siang Minggu (8/1) dengan cuaca sangat terik manusia ‘perahu’ Rohingya kembali terdampar di Pantai Pesisir Aceh Besar. Setelah 2 Minggu lalu juga ditemukan di Ladong, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar.

Berawal dari informasi beberapa pemancing di muara Kuala Gigieng Lambada Lhok Aceh Besar, melihat sebuah perahu merengsek ke bibir Kuala yang berisi manusia.

Informasi itu secara cepat tersebar ke warga nelayan di Desa Lambada Lhok dan segera keluar rumah untuk membantu. Salah satu nelayan, Adi Daod, menghidupkan boat nya ingin menjemput saudara Rohingya yang katanya banyak Ibu Ibu dan anak anak.

Arah angin yang cepat berhembus ke Timur, akhirnya boat nelayan ini menepi di tepian kanan Kuala Gigieng, berbatasan Lambada-Gp Baroe. Akhirnya warga pun berputar haluan masuk ke pantai di sela sela pohon cemara melalui Desa Lamnga dan menuju Gampong Baro, yang menjadi wilayah Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar.

Karena akses yang jauh dengan pemukiman penduduk dan jalan Raya, terpaksa pengunjung harus berjalan kaki lebih 500 meter untuk sampai di tepi Kuala dan melihat pengungsi Rohingya.

Azwir Nazar, warga Lambada Lhok yang katanya sedang di Cahaya Aceh dan dekat dengan kejadian segera ke lokasi bersama warga. Masyarakat dari Desa Lamnga, Gampong Baro dan sekitar melihat langsung pengungsi Rohingya tersebut.

“Alhamdulillah masyarakat kita walaupun berjalan kaki cukup jauh, tapi sangat antusias datang membantu. Mereka menunjukkan simpati. Walau tak bisa bahasa Rohingya, tapi menunjukkan kemanusiaan yang dalam,” sebut mantan Presiden PPI Turki itu.

Apakah anda semua muslim? Tanya Azwir kemana warga yang diterjemahkan oleh Fairuz (25), salah seorang Rohingya yang bisa Bahasa İnggris.

“Rohingya ini adalah saudara kita. Mereka teraniaya. Jadi kalau sudah terdampar begini, ada yang bisa dibantu, kita bantu. Atas dasar kemanusiaan. Bukan yang lain,” pinta Azwir yang didampingi pak Mukim Lamnga Tgk Wahidin.

“Insya Allah kondisi mereka tadi siang kelihatan baik. Ada sekitar 184 orang. Anak anak sekitar 40 orang. Dan perempuan banyak yang bercadar,” sebutnya.

“Kita langsung melapor hal ini ke Kadis Sosial Aceh, “Alhamdulillah pak Kadis Dr Yusrizal merespon dengan cepat. Beliau berkoordinasi dengan Dinsos Abes,” tambahnya.

Untuk itu, kata Azwir, kita berharap pemerintah bersama stakeholder lain dan İnternational Solidarity, NGO, IOM maupun UNHCR dapat menemukan solusi permanen dan bermartabat atas manusia perahu ini.

“Bagaimanapun mereka adalah manusia juga. Ingat dulu kita Aceh pernah mengalami masa konflik dan tsunami. Berbondong-bondong bangsa di dunia tanpa melihat ras, etnis, agama datang membantu,” pinta Azwir yang juga pengurus Lembaga Adat Laot Aceh.

Kini para pengungsi Rohingya tersebut setelah pihak keamanan sampai, Dinsos dan awak media sampai, mereka telah dibawa ke UPTD Dinas Sosial di Ladong untuk penanganan lebih lanjut.

Diketahui, imigran yang terdampar di Aceh Besar, sebanyak 184 imigran tersebut terdiri dari, Laki-laki Dewasa 69, Perempuan dewasa 75, Anak anak 40.

“Untuk anak anak dengan rincian laki-laki 22 dan perempuan 18,” kata Kombes Irwan Fahmi. []

Previous Post

Menag Perpanjang Masa Jabatan Ketua STAIN Meulaboh Dr Inayatillah

Next Post

Presiden Brasil Deklarasi Intervensi Keamanan Usai Kerusuhan Brasilia

Next Post

Presiden Brasil Deklarasi Intervensi Keamanan Usai Kerusuhan Brasilia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

1.000 Paket Pangan Subsidi Dibagikan untuk Warga Banda Aceh

1.000 Paket Pangan Subsidi Dibagikan untuk Warga Banda Aceh

11/04/2026
Tim BRIN Kunjungi DKP Perkuat Kolaborasi Riset Kelautan dan Perikanan

Tim BRIN Kunjungi DKP Perkuat Kolaborasi Riset Kelautan dan Perikanan

11/04/2026
Penyintas Bencana Aceh Timur Beralih Profesi Jadi Buruh Kayu

Pembersihan Lumpur Sisa Banjir di Aceh Dipastikan Terus Berjalan

11/04/2026
Mensos Salurkan Rp205 M Santunan Korban Bencana Tamiang

Mensos Salurkan Rp205 M Santunan Korban Bencana Tamiang

11/04/2026
Sekda Serahkan Penghargaan API Award 2025 Kepada Pengelola Arung Jeram Lukup Badak

Sekda Serahkan Penghargaan API Award 2025 Kepada Pengelola Arung Jeram Lukup Badak

11/04/2026

Terpopuler

Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

09/04/2026

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

Ohku, Wabup Pijay Didesak Nonaktif Sementara Demi Prinsip Equality Before The Law

Heri Ahmadi dan 4 Tokoh Lainnya Dicalonkan Jadi Kandidat Ketua DPC PKB Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com