BLANGPIDIE — Pj Bupati Aceh Barat Daya H. Darmansah, S. Pd MM, melantik enam orang pejabat dalam jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya.
Pelantik enam pejabat eselon dua di lingkungan Pemerintah Abdya itu berlangsung di lobi utama kantor Bupati setempat, Rabu (15/02/2023).
Pada kesempatan tersebut, Pj Bupati Abdya H. Darmansah menyampaikan, pelantikan para pimpinan tinggi pratama tersebut sebuah keharusan yang dilakukan dengan melalui proses yang panjang serta terbuka (dilelang).
“Kepada bapak ibu yang baru saya diambil sumpah dan jabatan untuk selalu bersyukur dan jangan berbangga diri, sebab jabatan tersebut hanya sementara, bekerjalah dengan penuh hati demi tercapainya pelayanan maksimum,” kata H. Darmansah.
Lanjutnya, para pejabat yang dilantik akan dievaluasi enam bulan kedepan sesuai dengan perjanjian kerja yang sudah ditandatangani.
Enam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang diambil sumpah dan dilantik adalah Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Liza Marfandi, S STP. Asisten Adminitrasi Umum, Edi Darmawan SSos.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Fakhruddin SSos MSi. Kepala Dinas Perpustakaandan dan Arsip, H. Muhammad Rasyid, SAg MM, dan Kepala Inspektorat, drh. Amiruddin Adi.
Sedangkan Gusvizarni, S. Pd dilantik menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Abdya, mengantikan Jauhari, S. Pd yang sedang memasuki masa pansiun.
Dihadapan Prokopimkab dan para kepala SKPK, Pj Bupati Abdya juga menegaskan, pejabat yang dilantik adalah orang yang diuji coba amanah selama enam bulan kedepan, kemudian akan dievaluasi.
“Mari berikan kerja terbaik untuk masyarakat Abdya dan jangan sempat saya mendengar kekecewaan masyarakat saya salah lantik orang,” kata Darmansah.
Selain itu, Darmansah berharap, agar pejabat yang dilantik bersikap responsif, harus peka dan bergerak cepat dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.
Bukan saja itu, pejabat Abdya harus mempermudah urusan orang lain dan tidak menjadi pejabat yang bertele-tele dan memperlambat urusan masyarakat.
“Ini semua harus dijalankan dan akan kita evaluasi enam bulan kedepan,” tegasnya. [Rusman]









