Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Syech Fadhil dan Baitul Mal Bahas Kondisi Mahasiswi Aceh yang Sakit di Mesir

Admin1 by Admin1
01/03/2023
in Nanggroe
0
Syech Fadhil dan Baitul Mal Bahas Kondisi Mahasiswi Aceh yang Sakit di Mesir

BANDA ACEH – Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA atau akrab disapa Syech Fadhil dan para komisioner Baitul Mal Aceh, menggelar pertemuan khusus, Senin siang, 27 Februari 2023.

Pertemuan ini dalam rangka membahas kondisi Yusniati, mahasiswi asal Subulussalam yang kini masih kritis di salah satu rumah sakit (RS) di Mesir.

Pertemuan ini dihadiri Ketua Badan Baitul Mal Aceh (BMA), Mohammad Haikal, bersama anggota Badan BMA, Khairina, Mukhlis Sya’ya dan Muhammad Ikhsan. Syech Fadhil sendiri merupakan mantan ketua Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh.

“Kita bahas mengenai kondisi adik kita yang sedang sakit di Mesir. Ya (Yusniati-red). Kita update perkembangan terkait dan apa yang bisa dilakukan bersama,” kata Syech Fadhil.

Menurut informasi yang diperolehnya, kata Syech Fadhil, kondisi Yusniati saat ini mulai menunjukan tahapan ke arah positif.

“Laporan dari Ketua IKAT Aceh dan pengurus KMA di Mesir, Yusniati sudah sadar dari koma. Jari tangannya juga mulai bergerak. Namun masih memerlukan penanganan intensif dari dokter ahli di sana,” kata Syech Fadhil.

Namun, kata dia, pengobatan Yusniati membutuhkan biaya besar di Mesir. Setidaknya, setiap hari membutuhkan biaya hingga 7 juta, dengan kebutuhan dana di atas 200 juta karena perawatan dan obat yang harus diberikan.

“Dia harus dirawat di Mesir. Sangat beresiko untuk di bawa pulang ke Aceh. Dokter di sana pun tak memberi izin. Pasien masih belum bisa melakukan perjalanan jauh,” kata Syech Fadhil.

“Kita duduk hari ini, untuk membahas persoalan kebutuhan dana untuk Yusniati. Alhamdulillah, Baitul Mal Aceh memberi signal positif. Mereka siap membantu. Di sisi lain, IKAT Aceh, termasuk saya di dalamnya selaku anggota, juga mengumpul dana untuk dikirim ke Mesir guna kebutuhan Yusniati.”

“Kita terus memantau kondisi. Kalau memang sudah diizinkan dokter untuk perjalanan pesawat, kita pulangkan. Demikian juga soal apakah orangtuanya diberangkatkan ke Mesir atau tidak. Kita akan berikan yang terbaik bagi adik kita di sana,” kata Syech Fadhil.

Sebagaimana yang diketahui, sejumlah lembaga saat ini melakukan penggalangan dana untuk pengobatan Yusniati di Mesir. Dua di antaranya adalah IKAT Aceh dan KNPI Subulussalam. Pengobatan Yusniati di Mesir dilaporkan memerlukan dana lebih kurang Rp7 juta setiap harinya dengan tagihan rumah sakit sudah di atas 200 juta.

Yusniati sendiri masih mendapat perawatan di salah satu RS di Mesir. Pasien mengalami komplikasi penyakit berupa sumbatan dalam paru-paru, gangguan ginjal stadium 2, dan gangguan saraf di kepala. Dokter belum mengizinkan pasien untuk melalui perjalanan udara sehingga tak bisa dipulangkan ke Aceh.

Previous Post

Kepala DLHK3: Piala Adipura Milik Masyarakat Kota Banda Aceh

Next Post

Ribuan Warga Sulbar Ikuti Panggung Rakyat, AHY: Indonesia Butuh Perubahan Agar Rakyat Bisa Sejahtera

Next Post
Ribuan Warga Sulbar Ikuti Panggung Rakyat, AHY: Indonesia Butuh Perubahan Agar Rakyat Bisa Sejahtera

Ribuan Warga Sulbar Ikuti Panggung Rakyat, AHY: Indonesia Butuh Perubahan Agar Rakyat Bisa Sejahtera

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Baitul Mal Abdya Verifikasi Puluhan Rumah Warga Tak Layak Huni

Baitul Mal Abdya Verifikasi Puluhan Rumah Warga Tak Layak Huni

21/04/2026
Kak Nana Kunjungi SPS Cahaya Hatee dan Ayeum Mata, Bunda PAUD Abdya

Kak Nana Kunjungi SPS Cahaya Hatee dan Ayeum Mata, Bunda PAUD Abdya

21/04/2026
Pelaku Karhutla Bisa di Pidana, Polres Abdya Ingatkan Masyarakat Tentang Bahayanya

Pelaku Karhutla Bisa di Pidana, Polres Abdya Ingatkan Masyarakat Tentang Bahayanya

21/04/2026
Polres Pidie Jaya Gencarkan Edukasi Karhutla, Satreskrim–DLHK Aceh Pasang Spanduk Imbauan Humanis

Polres Pidie Jaya Gencarkan Edukasi Karhutla, Satreskrim–DLHK Aceh Pasang Spanduk Imbauan Humanis

21/04/2026
Siswa SMAN 1 Pulau Banyak Barat Ikuti Cerdas Cermat OESN

Siswa SMAN 1 Pulau Banyak Barat Ikuti Cerdas Cermat OESN

21/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Syech Fadhil dan Baitul Mal Bahas Kondisi Mahasiswi Aceh yang Sakit di Mesir

Ajudan Dir Narkoba Aceh dilaporkan ke Div Propam Polri

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com