Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Pria Thailand Dibui 2 Tahun Gegara Hina Raja dengan Kalendar ‘Bebek’

Admin1 by Admin1
09/03/2023
in Internasional
0
Pria Thailand Dibui 2 Tahun Gegara Hina Raja dengan Kalendar ‘Bebek’

Raja Maha Vajiralongkorn dan Ratu Suthida menyapa para warga di Ibu Kota Bangkok. (AP/Wason Wanichakorn)

Jakarta – Seorang aktivis politik Thailand divonis hukuman dua tahun penjara karena menjual kalendar satir bergambar bebek karet kuning yang dianggap menghina Raja Maha Vajiralongkorn.

Dilansir dari Reuters pada Rabu (8/3), bebek karet kuning adalah simbol gerakan anti-pemerintah yang muncul sejak 2020 lalu. Gerakan anti-pemerintah ini mendorong dilakukannya reformasi monarki di Thailand.

Aktivis yang tidak disebutkan namanya ini, semula didakwa hukuman tiga tahun penjara. Namun vonis hakim dikurangi menjadi dua tahun karena kesaksiannya dianggap berguna.

Sang aktivis ditangkap pada Desember 2020, setelah polisi melakukan penggerebekan di rumahnya dan menemukan kalender bebek kuning dijual secara online.

“Dia menyangkal dakwaan karena dia tidak memproduksi kalendar tersebut, dan isi kalendernya juga tidak mengandung karakteristik yang melanggar pasal (lese majeste) 112,” kata pengacara terpidana, Yaowalak Anuphan.

Pasal 112 atau lese majeste merupakan hukum yang melindungi keluarga kerajaan dari penghinaan dan sejenisnya. Setiap pihak yang dianggap menghina raja dan keluarganya bisa dijatuhi sanksi berdasarkan hukum ini.

Hingga kini penerapan pasal ini masih tabu untuk diperdebatkan di Thailand.

Namun para aktivis terus melakukan pembahasan pasal ini di media sosial dan di depan umum, bahkan didorong untuk menekan partai politik jelang kampanye pemilu dengan pasal tersebut.

Hukum lese majeste yang diterapkan di Thailand termasuk yang paling ketat di dunia. Setiap pelaku penghina kerajaan, dapat dihukum hingga maksimal 15 tahun penjara.

Hingga kini, sudah ada ratusan orang yang ditangkap dan dipenjara di bawah hukum ini.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Oposisi Turki Umumkan Maju Pilpres Juni, Siap Kalahkan Erdogan

Next Post

Korut Siap Perang Jika AS Berani Tembak Rudal Uji Cobanya

Next Post
Korut Siap Perang Jika AS Berani Tembak Rudal Uji Cobanya

Korut Siap Perang Jika AS Berani Tembak Rudal Uji Cobanya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua DPRK Dukung Forkom KDMP Banda Aceh Jadi Motor Penggerak Kemandirian Gampong

Ketua DPRK Dukung Forkom KDMP Banda Aceh Jadi Motor Penggerak Kemandirian Gampong

21/04/2026
Mendagri Ingatkan Pentingnya Tata Kota Terarah di Aceh

Mendagri Ingatkan Pentingnya Tata Kota Terarah di Aceh

21/04/2026
Aceh Rebut Delapan Medali di Kejurnas Angkat Besi Senior

Aceh Rebut Delapan Medali di Kejurnas Angkat Besi Senior

21/04/2026
Nyan, Petani Sawit Aceh Masih Berjuang Pulihkan Kebun

Nyan, Petani Sawit Aceh Masih Berjuang Pulihkan Kebun

21/04/2026
Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

21/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Pria Thailand Dibui 2 Tahun Gegara Hina Raja dengan Kalendar ‘Bebek’

Apel Senin di Disdikbud, Plt Sekda Abdya Minta Tempat Meusuraya Lemang Dibersihkan

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com