BLANGPIDIE – Mendengar adanya kabar salah seorang warga Gampong Padang Hilir Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya, yang terlantar di Rumah Sakit Umum Daerah Yuliddin Awai (RSUD-YA) Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Yayasan Herry Center (YHC), dengan sigap relawannya menjemput warga tersebut dengan menggunakan Ambulans Herry Center, Selasa (04/04/2023).
Pendiri Yayasan Herry Center Abdya, Heri Sunanda, saat dihubungi awak media ini menyampaikan jika pihaknya merasa prihatin atas kejadian tersebut dan menjemput pasien terlantar itu.
“Secara SOP, Ambulans kita hanya beroperasi di wilayah Abdya saja, ini hanya inisiatif saja menjemput, pagi tadi petugas atau relawan kita didampingi keluarga pasien yang terlantar itu menjemput ke RSUDYA ” kata Herry Sunanda.
Sesampai di Rumah Sakit, petugas YHC menjumpai Kabid Yanmed (dokter Ikhram), setelah mendapatkan keterangan khusus dari Kabid Yanmed, petugas langsung bersama keluarganya membawa pulang Salma ke Gampong Ie Mirah Kecamatan Babahrot, rumah adik pasien.
“Alhamdulillah, warga kita tersebut saat dijumpai dalam kondisi sehat dan baik-baik saja, dan saat ini sudah berada di Abdya,” imbuh Herry Sunanda, Pemuda asal Kecamatan Jeumpa Abdya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, petugas RSUDYA menemukan seorang ibu tanpa identitas dalam kondisi tergeletak dan lemas di lingkungan setempat.
Petugas berusaha membangunkan wanita itu yang dipikir tidur sembarangan. Dipanggil-panggil tidak ada respon. Kemudian petugas membawa ibu tersebut UGD untuk mendapatkan perawatan.
Untuk mempermudah melakukan pencarian dan pelacakan identitas wanita tersebut, pihak RSUD-YA telah mencek sidik jari pasien di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Selatan.
Hasil dari pengecekan sidik jarinya, wanita yang ditemukan tergeletak tanpa identitas itu diduga bernama Salma beralamat di Padang Hilir, Kecamatan Susoh, Kabupaten Abdya. (Rusman)










