BANDA ACEH – Sebanyak 190 pengungsi Rohingya di Aceh dipindahkan ke Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Selasa (4/4) malam. Mereka bus menuju Kota Medan, kemudian melanjutkan perjalanan dengan pesawat ke Kota Pekanbaru.
Juru bicara UNHCR Indonesia, Mitra Suryono mengatakan, pengungsi Rohingya yang dipindahkan ini berasal dari lokasi penampungan sementara di Kabupaten Pidie dan Kota Lhokseumawe.
“Dari lokasi pengungsian Pidie 140 orang dan di Lhokseumawe 50 orang,” katanya kepada merdeka.com, Rabu (5/4).
UNHCR, tutur Mitra, berterima kasih kepada pemerintah daerah dan masyarakat Aceh atas kemurahan hati dan dukungan kepada pengungsi Rohingya selama ini.
Dia menyebut, setelah perpindahan ratusan pengungsi ke Pekanbaru, masih ada 307 warga Rohingya di Provinsi Aceh. Sebanyak 174 menempati penampungan di Aceh Besar, dan 133 lainnya di Pidie.
Perwakilan Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk pengungsi itu mengatakan mereka berencana juga bakal memindahkan sisa pengungsi Rohingya di Aceh ke wilayah lain.
“Ke depannya, UNHCR akan terus berkoordinasi dengan otoritas dan para mitra setempat untuk memastikan bahwa kebutuhan dan hak para pengungsi terpenuhi,” ujar Mitra Suryono.











