Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

WHO: 413 Orang Tewas Gegara Perang Saudara di Sudan, Termasuk 9 Anak

Atjeh Watch by Atjeh Watch
22/04/2023
in Internasional
0
Pasukan RSF Sepakat Gencatan Senjata di Sudan selama Idulfitri

RSF dan militer Sudan sepakat gencatan senjata 72 jam selama Idulfitri. Foto: Situasi mencekam di Khartoum, ibu kota Sudan. (Istimewa)

Jakarta – Lebih dari 400 orang tewas dan 3.500 lainnya terluka akibat perang saudara yang masih berlangsung di Ibu Kota Khartoum, Sudan, per Jumat (21/4).

Meski sempat sepakat gencatan senjata selama Idulfitri 2023 kemarin, paramiliter Rapid Support Force (RSF).

“Empat ratus tiga belas orang tewas dan 3.551 orang terluka, itu yang kami ketahui,” kata juru bicara Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) Margaret Harris kepada wartawan pada konferensi pers di Jenewa.

Badan PBB untuk urusan anak-anak, UNICEF, menambahkan setidaknya sembilan anak termasuk di antara yang tewas dan lebih dari 50 anak-anak terluka.

Mengutip angka kementerian kesehatan Sudan, Harris mengatakan 20 fasilitas kesehatan telah berhenti berfungsi dan 12 lainnya berisiko berhenti.

“Ini akan mempengaruhi tidak hanya orang-orang yang terluka selama pertempuran yang mengerikan ini, tetapi juga orang-orang yang membutuhkan perawatan sebelumnya,” ucap Harris.

“Ini sangat merugikan anak-anak di negara ini,” kata juru bicara UNICEF James Elder kepada wartawan.

“Pertempuran berarti banyak keluarga yang terjebak, dengan sedikit atau tanpa akses listrik, takut kehabisan makanan, air, dan obat-obatan.Selama pertempuran berlanjut, anak-anak yang akan menanggung kerugiannya,” paparnya lagi.

Dia mengatakan Sudan telah memiliki salah satu tingkat malnutrisi anak tertinggi di dunia. Dengan perawatan rumah sakit yang makin kritis sekarang, sekitar 50.000 anak di Sudan kekurangan gizi akut.

“Ini mengancam jiwa. Diberi makan dengan tabung karena itulah satu-satunya cara mereka dapat diberi makan,” kata Elder.

“Ketika pengeboman atau penembakan dimulai di luar rumah sakit dan staf medis harus mengungsi, lalu apa?”

Pertempuran antara dua faksi militer Sudan dengan pasukan paramiliter RSF pecah sejak Sabtu (15/4) lalu.

Konflik ini dipicu perebutan kekuasaan dua faksi militer utama, yang mengakibatkan gagalnya proses transisi pemerintahan sipil sejak digulingkannya pemimpin diktator Omar al-Bashir.

Sepekan pasca perang, sebanyak 350 orang tewas dalam perebutan kekuasaan antara dua pemimpin militer, yang sebelumnya justru bersekutu menggulingkan al-Bashir.

Konflik ini bahkan dinilai akan memupus harapan kemajuan Sudan menuju pemerintahan yang demokratis, bahkan bisa menarik persaingan regional antara Rusia dengan Amerika Serikat di kawasan itu.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Memaknai Kemenangan di Hari Raya

Next Post

Tembakan Kembali Menyalak di Sudan, Gencatan Senjata Lebaran Ambyar

Next Post
Tembakan Kembali Menyalak di Sudan, Gencatan Senjata Lebaran Ambyar

Tembakan Kembali Menyalak di Sudan, Gencatan Senjata Lebaran Ambyar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Krak, KemenPU Bangun Jembatan Permanen di Jalur Strategis Aceh

Krak, KemenPU Bangun Jembatan Permanen di Jalur Strategis Aceh

22/06/2026
Seorang Pria Didakwa Terkait Serangan Anti-Muslim di Skotlandia

Seorang Pria Didakwa Terkait Serangan Anti-Muslim di Skotlandia

22/06/2026
AS-Iran Kembali Negosiasi di Swiss Usai Serangan Israel ke Lebanon

AS-Iran Kembali Negosiasi di Swiss Usai Serangan Israel ke Lebanon

22/06/2026
Azhari Cage Gelar 4 Pilar di Paloh Dayah Lhokseumawe

Azhari Cage Gelar 4 Pilar di Paloh Dayah Lhokseumawe

21/06/2026
Nasir Djamil Desak Pelaku Pemotongan Tangan Warga Aceh Besar Diproses Hukum

Nasir Djamil Desak Pelaku Pemotongan Tangan Warga Aceh Besar Diproses Hukum

21/06/2026

Terpopuler

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

19/06/2026

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Menyeluruh Pasca Insiden KMP Aceh Hebat 2

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com