SIGLI – Puluhan petugas pemadam kebakaran yang bernaung di bawah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie menyampaikan aspirasi “unek-unek dan curhat” meminta ketua dewan mempressure BPBD Pidie untuk menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi.
Petugas ini berkunjung ke rumah dinas ketua DPRK Pidie malam hari setelah Isya. Pertemuan tersebut berlangsung hampir 2 jam itu dan berakhir sampai jam 10.00 malam.
Kedatangan mereka bukan tanpa sebab, mereka menyampaikan unek-unek yang sudah lama terpendam, banyak sekali permasalahan yang terjadi di SKPK tersebut.
Yang sangat aneh persoalan ini malah sudah di ekspose oleh beberapa media cetak dan online, tapi sampai hari ini belum ada penyelesaian menyeluruh oleh Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD dan Kabid Damkar.
“Seperti dibiarkan bagai angin berlalu,” kata utusan tersebut.
“Permasalahan yang sering terjadi selama BPBD dijabat oleh Kalak & kabid baru ini. Dulu dulu kami sangat nyaman bekerja tapi selama ini sangat amburadul dalam hal pengaturan/ perencanaan keuangan di dinas tersebut,” kata salah satu petugas Damkar tersebut.
Ketua DPRK Pidie, Mahfuddin Ismail, atau akrab disapa Bang Mahfud, berjanji akan menindak lanjuti persoalan ini.
“Besok kami akan memanggil kepala pelaksana BPBD untuk mempertanyakan persoalan tersebut. Kawan kawan komisi 1 akan menindak lanjuti persoalan ini. Memang beberapa waktu yang lalu kita tau ada persoalan di BPBD, kami pikir sudah selesai setelah di isi kekosongan bendahara kemarin, ternyata masih banyak persoalan lain di BPBD ini,” kata Mahfud.












