47 orang diantaranya lulus di perguruan tinggi negeri dan 2 orang Lulus di Luar Negeri
BANDA ACEH – Dayah Terpadu Inshafuddin Kota Banda Aceh, Senin 31 Juli 2023, kembali menggelar Haflatut Takharruj (Wisuda) bagi 148 0rang lulusan Angkatan ke 25 bertempat di halaman dayah setempat. Tahun ini rincian santri yang diwisuda adalah 72 orang tingkat SMA dan 72 Orang tingkat SMP. Selain prosesi wisuda santri kelas akhir, pada kesempatan tersebut juga diumumkan prestasi santri yang diraih selama menuntut ilmu pada Dayah terpadu Inshafuddin baik prestasi akademik dan non akademik.
Kegiatan yang dihadiri oleh Kadis Pendidikan Dayah Aceh, Kadis Pendidikan Kota Banda Aceh, Anggota DPRK Banda Aceh, Kemenag Kota Banda Aceh, unsur Muspika Kecamatan Kuta Alam, Pengurus Besar Inshafuddin, Pengurus Yayasan Pembina Inshafuddin, para santri, dan orang tua/wali santri serta tamu.
Pimpinan Dayah Terpadu Inshafuddin, dalam sambutannya yang diwakili oleh Wakil Pimpinan Dayah Terpadu Inshafuddin, Tgk Nasrul Zahidy, S. Sos memaparkan sejarah awal berdirinya Dayah Terpadu Inshafuddin, Dayah Terpadu Inshafuddin didirikan oleh para ulama yang diketuai oleh Almarhum Abu Daud Zamzami, Dayah kebanggaan masyarakat Aceh ini berdiri pada tanggal 17 Juli 1998 dan hari ini memperingati miladnya yang ke 25 tahun. Dalam keterbatasan Dayah Terpadu Inshafuddin terus berupaya untuk berkembang dan maju yang saat ini memiliki santri 500 orang yang berasal dari semua daerah tingkat dua di Aceh, ada yang dari Negeri Pattani Thailand yang belajar ilmu di dayah ini.
“Kami berpesan kepada wisudawan untuk terus menuntut ilmu dan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama belajar di dayah ini. Ia mengatakan kejujuran dan kesabaran adalah kunci kesuksesan. Kalian harus menjadi teladan dan bermamfaat bagi masyarakat. Anak-anak kami harus berakhlakul karimah dan tampil dalam masyarakat sebagai juru dakwah dan pendidik. Kalau suatu negeri mau maju maka harus bagus akhlaknya, dan sebaliknya kalau moralitas (akhlak) masyarakat tidak bagus maka kehancuran akan melanda suatu negeri. Hari ini anak-anak kami menjadi alumni Dayah Terpadu Inshafuddin, harapan kami jaga ibadah kalian, rajin salat lima waktu dan berbakti kepada orang tua dan masyarakat,”Tambah Tgk. Nasrul Zahidy.
Sementara itu, Pejabat Gubernur Aceh yang diwakili Kepala Dinas Dayah Aceh Zahrol Fajri, S. Ag, MM mengatakan, Bapak Gubernur sangat mengapresiasi atas terlaksananya milad ke 25 dan wisuda serta tasyakkur santri akhir Dayah Terpadu Inshafuddin. Sejak dulu hingga sekarang dayah ini telah berkiprah dalam mencerdaskan masyarakat, terutama dalam hal mencetak kader-kader ulama. Banyak torehan prestasi yang telah diraih oleh Dayah Terpadu Inshafuddin.
“Kami sangat mengharapkan dayah ini terus berkembang dan maju. Ada beberapa Upaya yang dapat dilakukan untuk mewujudkan Lembaga pendikan dayah maju diantaranya: pertama adanya sumber daya manusia yang berkualitas, memiliki unit usaha ekonomi yang menghasikan,dan peningkatan kualitas tenaga pengajar (dewan Guru), disamping itu dayah sangat berperan dalam membentuk akhlak dan moralitas generasi muda dan mencegah pengaruh negative dari dampak kemajuan teknologi diera global,” kata Zahrol Fajri.
Kegiatan milad dan wisuda tahun ini berjalan lancar, penampilan santri yang tergabung dalam Sanggar Al-Funun Dayah Terpadu Inshafuddin turut memeriahkan berjalannya kegiatan ini. Disamping itu penampilan pidato empat Bahasa (Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Bahasa Aceh) mampu menarik perhatian para tamu.
Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Tgk Azhari, Kegiatan wisuda santri akhir tahun ini juga diumumkan 45 orang santri Dayah Terpadu Inshafuddin yang lulus disejumlah perguruan tinggi negeri dan dua orang lulus universitas di luar negeri, yaitu Nillida Salsabila (Universitas Kebangsaan Malaysia), dan Alfi Syahrin (Universitas Osman Gazi Turki).










