Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

BPS Proyeksikan Produksi Beras Aceh 802,75 Ribu Ton hingga Akhir 2023

Admin1 by Admin1
02/11/2023
in Ekonomi
0
Membangun Ketahanan Pangan Melalui Pembiayaan Bank Aceh

Sejumlah pekerja tengah melakukan proses pengemasan produksi beras dengan merk dagang DJ yang berada di Desa Lhang, Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya.

Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh memperkirakan provinsi paling barat Indonesia itu bisa memproduksi sekitar 802,75 ribu ton beras sepanjang tahun 2023, dengan luas panen sekitar 254,32 ribu hektare.

Statistik BPS Aceh Titiek Zurriyati di Banda Aceh, Rabu, mengatakan angka tersebut didapatkan dengan melihat tren produksi padi kualitas gabah kering panen (GKG) pada periode Januari-September 2023 yang diperkirakan mencapai 1,04 juta ton GKG.

Dan potensi produksi padi selama Oktober – Desember 2023 yang mencapai 354,43 ribu ton GKG, sehingga total produksi padi pada 2023 diperkirakan sebesar 1,39 juta ton GKG.

“Jika produksi padi dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, maka total produksi beras pada 2023 diperkirakan 802,75 ribu ton,” ujarnya.

Ia menjelaskan produksi beras pada September – Desember 2023 merupakan angka sementara, karena menggunakan angka panen padi pada September 2023 dan potensi luas panen padi pada Oktober – Desember 2023 serta rata-rata produksi Subround III 2018-2022.

“Maka potensi tiga bulan ke depan perlu dijaga agar tidak terjadi penurunan yang signifikan,” ujarnya.

Dalam proyeksi itu, kata dia, terdapat lima kabupaten dengan potensi produksi padi GKG tertinggi pada 2023, yaitu Aceh Utara sebesar 238,08 ribu ton dengan luas panen 44,29 ribu hektare, Pidie sebesar 220,58 ribu ton dengan luas panen 34,91 ribu hektare.

Kemudian Kabupaten Aceh Besar dengan produksi GKG sebesar 155,47 ribu ton dengan luas panen 29,52 ribu hektare, Bireuen sebesar 131,43 ribu ton dengan luas panen 22,03 ribu hektare dan Aceh Timur sebesar 107,27 ribu ton dengan luas panen 20,54 ribu hektare.

Jika produksi padi lima daerah itu dikonversikan menjadi beras, maka produksi beras di Aceh Utara sebesar 137,15 ribu ton, Pidie sebesar 127,07 ribu ton, Bireuen sebesar 75,71 ribu ton, Aceh Besar 89,56 ribu ton dan Aceh Timur sebesar 61,79 ribu ton serta daerah lain yang rata-rata di bawah 50 ribu ton.

“Produksi padi tertinggi selama tahun 2023 terjadi pada April yaitu sebesar 232,65 ribu ton GKG. Sedangkan produksi padi terendah terjadi pada Agustus yaitu 14,4 ribu ton GKG. Produksi beras tertinggi juga terjadi pada bulan April dan terendah pada Agustus,” ujarnya.

Untuk diketahui, luas baku sawah (LBS) di Aceh sesuai Keputusan Menteri ATR/Kepala BPN pada 2019 seluas 213.997 hektare.

Data statistik luas panen, dan produksi padi itu merupakan perbaikan terhadap metodologi perhitungan produksi beras dengan metode kerangka sampel area (KSA).

KSA ini memanfaatkan teknologi citra satelit yang berasal dari Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk melakukan pemetaan lahan baku sawah yang ditetapkan Kementerian ATR/BPN untuk mengestimasikan luas panen.

Sumber: antara

Previous Post

Tim Dosen Unimal Kembangkan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Komik

Next Post

Pemerintah Aceh Kembali Cabut Tiga Izin Tambang, Siapa Saja?

Next Post
Polda Aceh Usut Dugaan Tambang Ilegal di Pedalaman Aceh Barat

Pemerintah Aceh Kembali Cabut Tiga Izin Tambang, Siapa Saja?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

29/09/2026
DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

29/09/2026
Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

29/09/2026
Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

29/09/2026
Sukseskan TKA 2026, Cabdisdik Aceh Timur Gandeng Teknos Genius Aceh

Sukseskan TKA 2026, Cabdisdik Aceh Timur Gandeng Teknos Genius Aceh

29/09/2026

Terpopuler

Membangun Ketahanan Pangan Melalui Pembiayaan Bank Aceh

BPS Proyeksikan Produksi Beras Aceh 802,75 Ribu Ton hingga Akhir 2023

02/11/2023

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com