Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

RS Pendidikan USK Beri Pelayanan Kesehatan Rutin bagi Rohingya di Aceh

Admin1 by Admin1
08/01/2024
in Nanggroe
0
RS Pendidikan USK Beri Pelayanan Kesehatan Rutin bagi Rohingya di Aceh

Tim medis dari Rumah Sakit Pendidikan USK melakukan pemeriksaan kesehatan bagi etnis Rohingya yang berada di gedung Balai Meseuraya Aceh (BMA), Kota Banda Aceh, Senin (8/1/2024). (ANTARA/Khalis Surry)

Banda Aceh – Tim medis dari Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh memberi pelayanan kesehatan rutin bagi pengungsi Rohingya yang berada di basement Balai Meseuraya Aceh (BMA) di Kota Banda Aceh.

“Alhamdulillah, mereka tidak ada yang kritis. Permasalahan yang paling banyak kita temui seperti penyakit lambung, permasalahan kulit, dermatitis seperti jamur, gatal-gatal, itu rata-rata,” kata Petugas Medis RS Pendidikan USK dr Nur Salmi di Banda Aceh, Senin.

Ia menjelaskan pelayanan kesehatan itu merupakan salah satu bentuk kerja sama dengan International Organization for Migration (IOM), yang mendelegasikan kepada tim medis RS Pendidikan USK untuk melakukan pemeriksaan kesehatan pengungsi etnis Rohingya.

Kegiatan pelayanan pemeriksaan kesehatan tersebut rutin dilakukan RS Pendidikan USK terhadap pengungsi etnis Rohingya di BMA setiap Senin dan Kamis selama Januari 2024.

“Ini pemeriksaan yang ketiga. Untuk saat ini (pemeriksaan kesehatan) selama Januari saja, nanti bakal dilakukan evaluasi lagi,” ujarnya.

Selama pemeriksaan, menurut dia, penyakit yang umumnya didapati pada pengungsi etnis Rohingya itu seperti penyakit kulit dan lambung. Hal tersebut tidak bisa dipungkiri karena para pengungsi menempati penampungan yang belum layak.

Selain itu, cakap dia, mereka juga berpotensi terkena infeksi saluran pernafasan akut (ISAP).

“Karena mereka tinggal ramai-ramai, jadi tidak bisa dipungkiri masalah kulit pasti bakalan terjadi,” ujarnya.

Selain pemeriksaan kesehatan di lokasi penampungan, pihaknya juga menerima pengungsi Rohingya yang dibawa ke IGD Rumah Sakit Pendidikan USK untuk perawatan medis.

“IGD biasanya memang menerima pasien-pasien yang lemas, diare. Jadi kita berikan infus sebagai tata laksana awal di rumah sakit, kemudian kita berikan obat jalan, dan Alhamdulillah, pasien sehat,” ujarnya.

Sebanyak 137 orang pengungsi Rohingya ditempatkan di Balai Meseuraya Aceh usai mendarat di pantai kawasan Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar pada (10/12) lalu.

Setelah pendaratan, pengungsi Rohingya itu sudah mengalami penolakan di beberapa tempat seperti Lamreh Aceh Besar, Scout Camp Pramuka Pidie, dan Ladong Aceh Besar, hingga akhirnya dibawa ke BMA.

Sumber: antara

Previous Post

Pimpin Apel Gabungan Perdana 2024, Ini Amanat Pj Wali Kota Amiruddin

Next Post

Polda Aceh Catat Terjadi 21 Kali Aksi Penolakan Warga Terhadap Pengungsi Rohingya

Next Post
Mahasiswa Aceh Bawa Lagi Pengungsi Rohingya ke Penampungan

Polda Aceh Catat Terjadi 21 Kali Aksi Penolakan Warga Terhadap Pengungsi Rohingya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lazismu Abdya Gelar Raker dan Pembekalan Amil, Kuatkan Tata Kelola Organisasi

Lazismu Abdya Gelar Raker dan Pembekalan Amil, Kuatkan Tata Kelola Organisasi

15/08/2026
Pemerintah Abdya Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir dan Kebakaran di Babahrot

Pemerintah Abdya Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir dan Kebakaran di Babahrot

15/08/2026
HUT RI ke-81, Kecamatan Jeumpa Sukseskan Berbagai Perlombaan Ceria Merdeka

HUT RI ke-81, Kecamatan Jeumpa Sukseskan Berbagai Perlombaan Ceria Merdeka

15/08/2026
Kirab Aceh 2026, Garda Damai Aceh Serukan Perdamaian sebagai Fondasi Masa Depan Aceh

Kirab Aceh 2026, Garda Damai Aceh Serukan Perdamaian sebagai Fondasi Masa Depan Aceh

15/08/2026
Proyek Rp100 Miliar di Muara Pidie Jaya: Progres, Alat, dan Target Mulai Dipertanyakan

Proyek Rp100 Miliar di Muara Pidie Jaya: Progres, Alat, dan Target Mulai Dipertanyakan

15/08/2026

Terpopuler

RS Pendidikan USK Beri Pelayanan Kesehatan Rutin bagi Rohingya di Aceh

RS Pendidikan USK Beri Pelayanan Kesehatan Rutin bagi Rohingya di Aceh

08/01/2024

KPA Sagoe Malaka Wilyah 013/Blangpidie Ikut Sukseskan Zikir dan Doa Bersama Hari Perdamaian Aceh

Nyan, Tim Gabungan Temukan Mobil Tangki 1.000 Liter Antre BBM di SPBU Aceh

Turnamen Catur Kasyful Wara Cup I Bergulir, Bentuk Pondasi Atlet Amatir menjadi Profesional

Warga Aceh Diajak Kibarkan Bendera Alam Peudeung pada 15 Agustus 2026, Kenapa?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com