Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Serangan Udara Israel Tewaskan 36 Anggota Keluarga Saat Sahur

redaksi by redaksi
17/03/2024
in Internasional
0
Serangan Udara Israel Tewaskan 36 Anggota Keluarga Saat Sahur

Ilustrasi. Serangan udara Israel menewaskan satu keluarga beranggotakan 36 orang saat hendak santap sahur. (Foto: AP/Tsafrir Abayov)

Jakarta – Serangan udara militer Israel menghantam bangunan tempat tinggal keluarga Tabatibi di Nuseirat, Gaza, Jumat (15/3). Akibat serangan tersebut, setidaknya 36 anggota keluarganya tewas.

Serangan tersebut terjadi ketika para perempuan di keluarga tersebut tengah menyiapkan makanan untuk sahur.

Mengutip AFP, Kementerian Kesehatan Palestina menyalahkan Israel atas tragedi tersebut. Sementara, militer Israel mengaku tengah menyelidiki insiden tersebut.

“Ini ibu saya, ini ayah saya, ini bibi saya, dan ini saudara-saudara saya,” kata Mohammed al-Tabatibi, 19 tahun, yang tangan kirinya terluka dalam serangan tersebut, mengatakan sambil menangis di Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah.

“Mereka mengebom rumah ketika kami sedang berada di dalamnya. Ibu dan bibi saya sedang menyiapkan makanan sahur. Mereka semua menjadi martir,” lanutnya.

Sejumlah korban tewas, termasuk setidaknya dua anak-anak, dibungkus dengan kain putih yang berlumuran darah karena kantong mayat tidak mencukupi.

Yussef Tabatibi mengatakan jumlah keluarganya yang tewas tewas akibat serangan ini mungkin lebih banyak lagi.

“Beberapa martir tidak dapat kami ambil. Kami kekurangan peralatan, buldoser, mesin, atau apa pun,” katanya.

“Kami mengambilnya hanya dengan tangan kami. Kami membawa sekop dan palu, tapi tidak berhasil. Lihatlah betapa parahnya kerusakan yang terjadi,” lanjut dia.

Serangan di Nuseirat merupakan salah satu dari 60 “serangan udara mematikan”. Serangan itu terjadi dari Kota Gaza di utara hingga Rafah di selatan.

“Ini adalah malam yang berdarah, malam yang sangat berdarah,” kata Salama Maarouf dari kantor media pemerintah Hamas.

Serangan Israel ke Gaza sejak Oktober 2023 menewaskan sedikitnya 31.553 orang. Sebagian besar korban tewas adalah perempuan dan anak-anak.

Sementara itu, kekhawatiran akan pertumpahan darah yang semakin banyak muncul ketika kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan ia setuju rencana operasi di Rafah, tempat mayoritas 2,4 juta penduduk Gaza mengungsi.

Namun, bahkan sebelum operasi itu dimulai, serangan udara Israel terus berlanjut, termasuk satu serangan pada Sabtu dini hari yang menurut para saksi mata menewaskan Issa Duhair, seorang muazin sebuah masjid, bersama dengan dua putranya.

Mahmoud Duhair, seorang kerabat berusia 41 tahun yang tinggal di dekatnya, menggambarkan muazin tersebut sebagai “orang yang baik” yang, seperti biasa, dengan patuh mengumandangkan azan sebelum fajar pada hari Sabtu, kemudian pergi makan bersama keluarganya “ketika rumahnya dihantam”.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Rusia Tuduh Ukraina Lancarkan ‘Aktivitas Teroris’ Buat Kacau Pemilu

Next Post

Ngabuburit, Kemenag Aceh Besar Gandeng Radio Lokal untuk Syiar Ramadan

Next Post
Ngabuburit, Kemenag Aceh Besar Gandeng Radio Lokal untuk Syiar Ramadan

Ngabuburit, Kemenag Aceh Besar Gandeng Radio Lokal untuk Syiar Ramadan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

29/09/2026
Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

29/09/2026
150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

29/09/2026
DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

29/09/2026
Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

29/09/2026

Terpopuler

Serangan Udara Israel Tewaskan 36 Anggota Keluarga Saat Sahur

Serangan Udara Israel Tewaskan 36 Anggota Keluarga Saat Sahur

17/03/2024

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com